Posted in FanFiction (semua umur)

Fake [Part 2]

Title:  Fake!

Author : Seven94 @ https://indonesiafanfictionarea.wordpress.com/

Ask Fm: http://ask.fm/Seven941

Twitter: https://twitter.com/Seven941

NO SILENT READER PLEASE!

Cast :

Cho Kyuhyun [Super Junior], Go Hyunri [OC], Seo Johyun/Seohyun [SNSD], Choi Siwon [Super Junior]
Lee Hongbin[VIXX]

Genre : Romance,Marriage life,Comedy and Drama

Length : Undecided

Rating:PG 17

 

 << Part 1

2

Slowly

Mata ibu Kyuhyun menatap kearah Kyuhyun dan Hyunri, sepertinya wanita paruh baya itu benar-benar marah karena ekspressi benar-benar menyeramkan sekarang. Kyuhyun sendiri tidak berani menatap kearah ibunya karena dia hanya menunduk, Hyunri yang panik juga hanya bisa mengigit bibirnya cemas menunggu ibu Kyuhyun mengatakan sesuatu pada mereka.

“Sudah berapa lama kalian berhubungan?” akhirnya ibu Kyuhyun bertanya.

“Eomma sudah aku bilang kami tidak berhubungan.”

“MWO?! Jadi kalian hanya tidur bersama tanpa ikatan?!” Bentak ibu Kyuhyun.

Aniyoo Imo-nim, kami tidak seperti itu..” Hyunri membantah.

“Lalu? Kenapa kalian tidur bersama?”

“Euh..kami…”

 Ibu Kyuhyun menghela nafasnya, dia menatap kearah Kyuhyun yang masih menunduk juga kearah Hyunri yang kelihatan seperti remaja yangbaru saja tertangkap mencuri barang.

“Siapa namamu?”

“Go Hyunri imo-nim.” Jawab Hyunri.

“Hyunri-shi, apa kau tidak merasa malu tidur bersama anakku tanpa ikatan hubungan? Dimana moralmu Hyunri-shi?”

  Ucapakan ibu Kyuhyun langsung menyayat hatinya, sepertinya Kyuhyun mewarisi lidah pedasnya dari ibunya. Hyunri tidak tahu harus menjawab apa, dia malah meminta maaf berkali-kali sambil menunduk kearah ibu Kyuhyun.

Eomma! Ini semua bukan salah dia.” Ucap Kyuhyun.

“Lalu? Apa kau menggoda dia?” Ibu Kyuhyun menatap tajam kearah anak laki-lakinya itu.

   Kyuhyun menghela nafasnya, ibunya tidak akan melepaskan mereka jika dia mengatakan yang sebenarnya. Dia pasti mencekik mereka berdua, Kyuhyun akhirnya menarik tangan Hyunri dan menggengamnya erat membuat Hyunri terkejut matanya sampai melebar.

“Aku dan Hyunri berkencan, bisakah kau pergi sekarang?”

MWO? YAK! kau bilang kau tidak berkencan tadi?!” Ibu Kyuhyun langsung marah, Hyunri menelan ludahnya saat dia mendengar bentakan ibu Kyuhyun yang sangat menyeramkan.

“Aku menyuruh Hyunri untuk merahasiakan hubungan kami, kau puas? Aku lelah dan hari ini hari minggu setidaknya kau tidak mengangguku lagi eomma.” Kyuhyun berkata, dia mendorong ibunya untuk keluar dar apartemennya.

“Tapi Kyuhyun-ah…”

Annyeong eomma, aku akan menelepon nanti.” Kyuhyun berkata lalu menutup pintu apartemennya.

“Kau bisa pulang sekarang jika kau mau.” Kyuhyun melirik kearah Hyunri, Hyunri yang menunduk mengangguk lalu mengambil tasnya.

   Kyuhyun melihat Hyunri menangis tadi, matanya merah Kyuhyun bisa melihat itu dengan jelas dan entah kenapa hati Kyuhyun berkata kalau dia seharusnya melindungi wanita itu tadi. Seharusnya dia tidak membiarkan ibunya menghina Hyunri seperti itu, tapi seperti biasa logikanya berkata kalau itu semua salah Hyunri dan dia tidak memiliki kewajiban untuk melindungi wanita itu.

  Saat Kyuhyun melihat Hyunri hendak membuka pintu apartemennya entah kenapa ada sesuatu yang menganjal, rasanya dia tidak ingin meninggalkan Hyunri sendiri.

“Hyunri-shi!” Panggil Kyuhyun membuat Hyunri melirik kebelakang.

“Ya?”

“Apa kau ingin aku mengantarkanmu?”

“Eh?”

*****

  Hyunri tidak tahu bagaimana dia bisa berakhir didalam mobil sedan Kyuhyun yang baru saja Kyuhyun ambil dari parkiran klub malam, sekarang mereka sudah ada tepat didepan gedung apartemen Hyunri juga.

“Apa kau yakin kita tidak melukan ‘itu’?” Kyuhyun memecahkan hening diantara mereka, Hyunri mengerang kesal Kyuhyun sudah bertanya soal itu untuk kesekian kalinya.

Sunbae-nim aku juga tidak tahu, tapi jika kita melakukan itu tenang aja aku tidak akan mengatakannya pada siapapun.” Jawab Hyunri, dia hendak turun dari mobil Kyuhyun namun Kyuhyun menyentuh tangan Hyunri mencegah wanita itu untuk turun.

“Kau harus berjanji padaku, soal ini hanya kau dan aku yang tahu.” Ucap Kyuhyun dan Hyunri menganggukan kepalanya.

“Kau bisa percaya padaku, lagipula aku tidak mengingat kejadian apapun dari tadi malam.” Jawab Hyunri, dia akhirnya turun dari mobil Kyuhyun.

“Terimakasih sudah mengantarku sunbae-nim, hati-hati dijalan.” Hyunri membungkuk kearah Kyuhyun sebelum akhirnya dia menghilang masuk kedalam gedung apartemennya.

 Kyuhyun hanya bisa memandang kearah punggung Hyunri yang menjauh darinya, dia menghela nafasnya dan mengusap wajahnya dengan kesal. Dia bodoh sekali untuk membiarkan dirinya lengah, sekarang dia harus terlibat dengan Hyunri dia paling tidak suka jika dia harus menyimpan rahasia pada orang lain seperti ini karena dia tidak pernah percaya pada orang lain kecuali pada dirinya sendiri.

*****

“Aku dengar Kyuhyun sunbae-nim pulang bersama seorang wanita tadi malam.”

   Hyunri menghela nafasnya saat dia mendengar bisikan rekan kerjanya itu, dia tahu jika rumor selalu tersebar dengan cepat seperti virus penyakit endemik. Hyunri baru saja menyelesaikan pekerjaannya dan dia masih punya beberapa tugas yang harus dia kerjakan, tapi dengan bisik-bisik rumor tentang Kyuhyun membuat dia tidak nyaman.

  Bagaimana dia bisa bertingkah acuh saat semua orang membicarakan tentang pacar misterius Kyuhyun yang sebenarnya adalah dia. Dan yang jelas dia bukanlah pacar Kyuhyun, mereka hanya mabuk dan bangun diranjang yang sama pada pagi hari, Hyunri berhenti mengetik karena dia lelah.

  Entah kenapa mata Hyunri tiba-tiba saja melirik kearah jendela kantor Kyuhyun, dia bisa melihat Kyuhyun sedang sibuk membaca skrip-skrip yang direkomendasikan oleh para editor lain. Kyuhyun kelihatan sangat fokus bahkan keningnya sampai berkerut mungkin mencoba memahami isi skrip yang dia baca, tanpa Hyunri sadari sudut bibirnya terangkat dan diapun tersenyum.

“Hyunri…”

“Hyunri-shi..”

“Yak! Go Hyunri!”

  Mendengar namanya dipanggil Hyunri langsung sadar dari lamunannya, dia melirik kesamping dan menemukan Hongbin berdiri disampingnya.

Nde?” Hyunri langsung berdiri.

“Hyunri-shi, Nyonya Cho ingin bertemu anda. Beliau sudah menunggu di lobi, mari saya antar.” Hongbin berkata membuat Hyunri terkejut.

‘N-nyonya Cho? Apa nyonya Cho ibu Kyuhyun sunbae- nim?” Hyunri bertanya dan Hongbin langsung menutup mulut Hyunri dengan tangannya.

“Kita bahas itu nanti, mari Hyunri-shi.” Hongbin langsung menarik Hyunri yang berdiri dan keluar dari kantor.

  Sebagain editor lain menatap aneh kearah Hyunri dan Hongbin, Seolbi dan Ahra yang penasaran akhirnya berdiri dari tempat mereka dan mengikuti sosok Hongbin yang membawa Hyunri ke lobi perusahaan.

  Mereka berdua bisa melihat Hyunri menunduk kearah nyonya Cho, gadis itu terlihat sangat gugup. Ahra dan Seolbi bersembunyi dibalik tembok dekat lift saat Hongbin melirik kearah mereka, setelah itu mereka kehilangan jejak Hyunri dan nyonya Cho yang pergi entah kemana.

“Jadi Kyunie benar-benar mengencanimu?” Nyonya Cho bertanya, Hyunri ingin sekali tertawa saat dia mendengar nama panggilan Kyuhyun.

Nde Imo-nim.” Hyunri berkata, djantungnya masih berdetak sangat kencang searang, apalagi ibu Kyuhyun terlihat sangat megintimidasi dengan penampilannya yang serba glamour.

   Ibu Kyuhyun jelas sekali menunjukan kalau dia bukanlah wanita biasa, dia memiliki aura kebangsawanan yang biasa di pancarkan oleh anggota keluarga kerajaan.

“Jangan panggil aku seperti itu, panggil aku Eommo-nim.” Jawabnya akhirnya dia menunjukan senyumnya yang ramah, Hyunri menghela nafasnya lega saat dia melihat wajah cerah ibu Kyuhyun.

Nde Eommo-nim.

“Aku senang sekali saat aku mendengar kau dan Kyuhyun berkencan.” Ungkap ibu Kyuhyun membuat Hyunri mendongak dan menatap kearah ibu Kyuhyun.

“Kyuhyun sudah lama tidak berkencan, aku rasa dia tidak pernah berkencan…dia tidak pernah membawa wanita kerumah kami dan aku mulai khawatir.” Ungkapnya membuat Hyunri mengangguk mengerti.

“Apalagi belakangan ini ada rumor kalau Kyuhyun gay, aku lega sekali saat aku melihat Kyuhyun bersamamu walaupun aku masih marah soal kau dan Kyuhyun yang tidur bersama.”

  Hyunri hanya tersenyum canggung, dia tidak tahu sampai kapan kesalah -pahaman ini berlanjut.

“Oh iya, sudah berapa lama kalian berkencan?

  Hyunri terkejut mendengar pertanyaan itu dia meremas gelas kopinya tidak yakin harus menjawab apa.

“Oh lupakan saja, kalian pasti sudah berkencan cukup lama karena kalian sudah tidur bersama.” Ucap ibu Kyuhyun, Hyunri hanya bisa mengangguk.

Eomma!”

  Mendengar suara Kyuhyun Hyunri dan ibu Kyuhyun melirik kearah sumber suara, Kyuhyun langsung berjalan kearah ibunya dan memeluknya.

Eomma kenapa kau datang kesini? Kau tahukan aku masih bekerja.” Ujar Kyuhyun, dia melirik kebelakang dan menemukan sosok Hyunri yang gugup.

Eomma kenapa kau memanggil Hyunri?” Kyuhyun melirik kearah ibunya.

“Aku ingin lebih dekat dengan Hyunri, kau bilang kalian berkencankan?” Ibu Kyuhyun melirik kearah Hyunri dan tersenyum.

“Lagipula Hyunri kelihatannya wanita yang baik, oh ya kau juga bekerja sebagai editorkan Hyunri-ya?” Ibu Kyuhyun bertanya saat dia dan Kyuhyun duduk.

N-nde eommo-nim.” Jawab Hyunri, dia terlalu gugup untuk mengatakan apapun.

Eomma, kau tak usah khawatir Hyunri wanita yang baik sebaiknya kau pulang sekarang.” Kyuhyun berkata, ibu Kyuhyun malah cemberut dia kelihatannya tidak senang dengan perkataan Kyuhyun.

“Apa kau baru saja mengusirku Kyunie?” Tanya ibunya.

“Tidak Eomma, aku hanya…”

  Kyuhyun menghela nafasnya, dia tidak akan pernah menang melawan ibunya.

“Baiklah, apa yang kau inginkan?” Kyuhyun yakin dia akan menyesali perkataannya yang satu ini.

“Aku ingin kalian menikah.” Ibu Kyuhyun mengumumkan.

MWO?!”

  Kyuhyun dan Hyunri berseru bersamaan, mata keduanya melebar penuh dengan ketidak percayaan.

“Kenapa? Kalian sudah tidur bersama bukan? Itu sudah menunjukan kalau kalian siap untuk menikah.” Ibu Kyuhun memberi alasan, dia mengambil cangkir kopinya dan meminumnya dengan santai.

“Tapi eomma…”

Eommo-nim, aku rasanya semuanya terlalu cepat.”

  Ibu Kyuhyun tertawa saat dia mendengar perkataan Hyunri.

Aigoo, kalian tidak usah malu…aku tahu.” Ibu Kyuhyun berkedip kearah Hyunri.

“Kyuhyun-ah, eomma dan appa sudah tua…apa kau tidak ingin memberi kami cucu?” Ibu Kyuhyun menatap sedih kearah anaknya, Kyuhyun menghela nafasnya.

Eomma aku akan memberikanmu cucu, tapi tidak sekarang ok?”

“Lalu kapan? Kau sudah hampir berumur tiga puluh sekarang? Aku tidak mau menunggu lagi, Hyunri-ya…aku mohon, Kyuhyun lelaki yang baik kau tahukan?” Ibu Kyuhyun menyentuh tangan Hyunri.

  Hyunri yang kebingungan menatap kearah Kyuhyun meminta bantuan, Kyuhyun melepaskan gengaman tangan ibunya dari tangan Hyunri.

Eomma sudah cukup.”

“Tidak, aku sudah mendatangi orangtua Hyunri dan mereka sudah setuju.” Ibu Kyuhyun berkata.

“Bagaimana???” Hyunri berkata, dia tidak mengerti apa yang sebenarnya sedang terjadi sekarang.

“Aku sudah mengurus semuanya, kalian tinggal menikah beberapa bulan lagi.” Ibu Kyuhyun mengumumkan seakan perkataannya itu masuk akal.

Eomma!”

“Kyuhyunie, aku tahu kau menyukai Hyunri kau bahkan membiarkan dia tidur diranjangmu dan kalian tidur bersama bukan? Aku bahagia akhirnya kau bisa melupakan phobiamu.” Ungkap ibu Kyuhyun.

  Hyunri tidak tahu jika Kyuhyun punya phobia, dia melirik kearah Kyuhyun meminta penjelasan namun lelaki itu terlalu marah untuk memberikan penjelasan pada Hyunri. Kyuhyun menarik tangan Hyunri dan berjalan keluar dari café, dia tidak ingin berurusan dengan ibunya sekarang dia tidak punya energi untuk berdebat lagi.

  Kyuhyun membuka pintu café sambil menarik tangan Hyunri namun saat mereka sampai didepan café mereka melihat sosok Seohyun bersama Siwon yang baru turun dari mobilnya, Mata Siwon langsung menatap kearah Hyunri saat dia menemukan wanita itu berdiri disamping Kyuhyun.

  Seohyun tersenyum saat dia melihat Kyuhyun yang terkejut, gengaman tangannya lebih kuat dan Hyunri bisa merasakan tangan Kyuhyun gemetar sedikit.

Oppa!” Seohyun memanggil manja, dia berjalan kearah Kyuhyun sambil menarik tangan Siwon.

  Hyunri menunduk menyembunyikan wajahnya dari Siwon saat dia merasakan tatapan lelaki itu tertuju padanya.

“Seohyunnie.” Kyuhyun mencoba tersenyum walaupun hatinya terbakar oleh api cemburu saat dia melihat tangan Seohyun mengenggam tangan Siwon dengan mesra.

Oppa, apa benar? Aku dengar kau akan menikah bulan depan.” Seohyun bertanya, Hyunri terkejut dan mendongak saat dia mendengar pertanyaan itu.

 Kyuhyun berhenti sejenak namun tiba-tiba saja tangannya langsung melingkar dibahu Hyunri,menari tubuh Hyunri mendekat kearahnya. Hyunri yang terkejut tiak bisa berkutik, dia hanya diam mengikuti skenario yang Kyuhyun ciptakan.

“Ya kau benar, darimana kau tahu? Apa ibuku menceritakannya juga?” Tanya Kyuhyun dengan riang.

“Oh begitu ya, aku mendengarnya dari Imoah dia bilang kalau kau sudah punya pacar diam-diam selama ini.”

  Pandangan Siwon langsung tertuju pada Hyunri lagi saat dia mendengar itu, Hyunri hanya tersenyum senang saat dia melihat betapa sedihnya Siwon. Siwon pasti berpikir kalau dialah yang Hyunri selingkuhi bukan sebaliknya, Hyunri tidak peduli dia mendekat dan melingkarkan tangannya pada pingang Kyuhyun dengan mesra lalu tersenyum pada Seohyun.

“Apa ini calon istrimu? Wah.. Oppa kau memang punya selera bagus.” Seohyun memuji.

“Kenalkan, aku Seo Joohyun tapi kau bisa memanggilku Seohyun.” Seohyun mengulurkan tangannya.

“Hyunri, Go Hyunri.” Hyunri menjabat tangan Seohyun dan tersenyum.

“Hyunri-shi, perkenalkan ini tunanganku Choi Siwon.” Seohyun memperkenalkan.

   Siwon sudah mengulurkan tangannya berharap jika Hyunri akan menjabatnya namun Hyunri hanya menunduk sekilas, dia menggengam tangan Kyuhyun dengan erat tidak bermaksud untuk melepaskannya.

“Jadi kapan kalian akan mengadakan pesta pertunangan? Atau kalian akan segera menikah?” Seohyun penasaran, matanya mentap kearah Kyuhyun lalu Hyunri.

“Kami akan segera menikah.” Jawab Hyunri.

“Iya benar, eomma bilang dia tidak sabar.” Kyuhyun membalas lalu dia mencium dahi Hyunri membuat Hyunri terkejut.

 Ternyata bukan Hyunri saja yang terkejut tapi Siwon dan Seohyun juga, Seohyun lalu tersenyum sedangkan ekspressi Siwon benar-benar sangat kecut. Dia melirik kearah lain sambil menahan emosinya, bagaimanapun Siwon masih mencintai Hyunri dan dia sangat cemburu saat melihat Kyuhyun dengan mudahnya mencium mantan kekasihnya didepan matanya seperti tadi.

Hyunri mencoba meutupi keterkejutannya karena mereka harus terlihat se-natural mungkin, setelah Kyuhyun melepaskan ciumannya Hyunri memukul dada Kyuhyun pelan. Kyuhyun tersenyum lalu menarik tangan Hyunri kedadanya, Hyunri sedikit malu bahkan dia bisa merasakan pipinya memanas.

Omo..kalian memang pasangan yang mesra, apa kalian akan kembali bekerja?” Seohyun bertanya lagi memecah hening.

“Ya, kami akan kembali ke kantor sebenarnya kami belum mengumumkan pernikahan kami.” Kyuhyun berkata.

“Baiklah kalau begitu, sebaiknya kita bertemu lagi nanti.” Seohyun mengusulkan.

“Kalau begitu sampai jumpa lagi, Hyuri-shi.”

  Seohyun berpamitan sebelum dia akhirnya masuk kedalam café bersama Siwon.

“Apa kau tahu? Seohyun bertunangan dengan mantan keasihku Siwon.” Ungkap Hyunri setelah sosok Seohyun dan Siwon menghilang dibalik pintu café.

“Apa? Jadi dia lelaki yang membuatmu menangis?”

“Ya, Sebaiknya kau memberi peringatan pada Seohyun.” Hyunri berpendapat.

“Entahlah, aku tidak bisa begitu saja menyuruh Seohyun untuk membatalkan pertunangan mereka.” Jawab Kyuhyun.

   Mereka berdua merenung sejenak sampai akhirnya Hyunri sadar kalau tangannya masih digenggam Kyuhyun, Hyunri langsung melepaskan tangannya membuat Kyuhyun sadar dengan keadaan mereka dan melakukan hal yang sama.

  Sekarang keadaan kembali canggung lagi, Kyuhyun menganggaruk rambutnya yang tidak gatal sedangkan Hyunri mengigit bibirnya canggung.

*****

 “Apa ini?” Tanya Hyunri, dia menatap kearah kertas yang ada didepan nya.

“Perjanjian kita.” Jawab Kyuhyun dingin, dia menyimpan gelas kopinya di meja.

“Pernjanjian?”

“Ya, bukankah kita sepakat untuk ‘menikah’?” Kyuhyun memberikan tanda kutip dengan kedua tangannya.

    Hyunri baru mengerti sekarang, tadi sore mereka sudah mengumumkan ‘pernikahan’ mereka didepan semua rekan kerja. Seolbi dan Ahra hampir pingsan saat mereka mendengar berita kalau teman mereka akan menikah dengan Kyuhyun, sebagian pegawai memberi selamat pada Hyunri dan sebagian lagi kelihatannya tidak suka dengan berita yang mereka dapatkan.

   Sekarang bukan hanya didepan Seohyun dan Siwon tapi didepan seluruh dunia mereka harus berpura-pura saling mencintai, Hyunri sudah jengah saat dia membayangkan kalau sekarang dia akan terjebak dengan iblis yang duduk didepannya ini.

“Urggh apakah kita butuh peraturan ini?” Hyunri mulai membaca peraturan yang Kyuhyun tulis.

“Ya tentu saja, semua ini hanya bisnis nona Go Hyunri.” Jawab Kyuhyun santai,dia kembali mengambil gelas mug nya dan meminum kopi hangatnya.

“Nomor 1 aku tidak boleh tidur diranjangmu? Lalu aku tidur dimana?” Tanya Hyunri.

“Kau bisa tidur dikamar kosong yang ada di apartemenku.” Kyuhyun memberi solusi.

“Nomor 2 aku tidak boleh menyentuh barang-barangmu.”

“Ya, jangan pernah berani menyentuh barang-barangku.” Ancam Kyuhyun, dia terdengar sangat serius.

“Peraturan nomor 3, aku tidak boleh masuk kedalam kamarmu kecuali jika aku akan membersihkannya…yang benar saja?! Apa aku pembantumu sekarang?” Hyunri tidak senang dengan peraturan yang Kyuhyun buat.

“Kau ‘istri’ku tentu saja kau akan memasak, mencuci dan membereskan tempat ini iyakan yeobo?”

  Hyunri menatap tajam kearah Kyuhyun, jika Kyuhyun bukan atasannya mungkin dia sudah mencakar wajah tampan itu.

“Peraturan nomor 4 dilarang mencampuri urusan prbadi masing-masing, Oh itu bagus aku setuju.” Hyunri akhirnya menemukan peraturan yang cukup masuk akal.

“Peraturan nomor 5 jangan saling jatuh cinta.”

  Hyunri tertawa saat dia membaca peraturan itu, Kyuhyun keheranan sebenarnya apa yang lucu dari peraturan itu.

Wae? Apa ada yang lucu?”

“Hahaha Jatuh cinta? Hahaha yang benar saja.” Hyunri masih tertawa terbahak-bahak.

Yak! Aku cukup tampan, banyak wanita yang ingin ada diposisimu sekarang sebaiknya kau bersyukur!” Ujar Kyuhyun, dia merebut kertas peraturan yang masih Hyunri pegang.

“Peraturan nomor 6, dilarang terlibat dengan orang lain sebelum masa kontrak kita selesai.” Kyuhyun melanjutkan.

“Maksudmu aku tidak boleh berpacaran?”

“Ya, ataupun pergi kencan dengan lelaki lain kau hanya boleh pergi bersamaku.” Ucap Kyuhyun, Hyunri cemberut namun dia mengangguk.

“Peraturan nomor 7, kontrak kita hanya berlaku selama satu tahun.”

“Apa?! Kenapa lama sekali?”

“Apa kau ingin ibuku membunuh kita berdua? Kau tahukan bagaimana keluargaku.” Jawab Kyuhyun, Hyunri tidak mejawab apapun.

  Bagaimanapun dia sendiri yang sudah menyetujui semua drama ini, sekarang dia harus menerima konsikuensinya.

“Peraturan nomor 8, selalu menyempatkan waktu untuk mengunjungi orangtuaku dan orangtuamu.” Kyuhyun membaca, Hyunri tersenyum mendengar peraturan itu.

“Aku tahu kau akan khawatir pada keluargamu.” Ungkap Kyuhyun, Hyunri hanya mengangguk sambil tersenyum.

“Peraturan nomor 9, mari kita mengenal satu sama lain bagaimanapun kita akan menjadi partner selama satu tahun.”

  Hyunri menatap kearah Kyuhyun saat dia mendengar itu, Kyuhyun tidak menunjukan ekspressi apapun namun Hyunri bisa melihat ketulusan Kyuhyun saat dia mengatakan itu.

“Peraturan nomor 10, setelah kontrak selesai kita akan berpisah tanpa ada kaitan dengan satu sama lain.” Hyunri tersenyum tipis mendengar peraturan itu, mungkin mudah sekali bagi Kyuhyun untuk mengakhiri semuanya.

“Apa ada pertanyaan?” Kyuhyun melipat kertas peraturannya dan Hyunri mengangguk.

“Bagaimana jika mereka menanyakan kapan dan dimana kita bertemu?” Hyunri bertanya.

“Oh iya aku lupa, katakan saja kita bertemu di kampus jika mereka menanyakan lebih detail katakan kalau kau dan aku bertemu di acara yang diadakan di kampus.” Kyuhyun memberi usul.

“Aku tahu itu..tapi dalam acara apa?”

“Hyunri-shi katakan saja kalau kita bertemu di bazzar buku atau semacamnya.” Kyuhyun menjawab malas.

“Baiklah, ini sudah malam aku harus pulang.” Hyunri berkata dia berdiri dari duduknya dan mengambil tas merahnya.

“Aku antarkan.”

“Tidak usah, aku bisa naik bus.”

“Bagaimanapun kau calon istriku, apa kata orang nanti jika mereka melihat kau naik bus.”

     Kyuhyun mengambil kunci mobilnya dan Hyunri tersenyum, walaupun Kyuhyun terlihat sedikit angkuh dan dingin ternyata lelaki ini baik juga. Mungkin berpura-pura menjadi istri Kyuhyun tidak akan terlalu repot, Hyunri mengikuti langkah Kyuhyun menuju pintu utama apartemen.

*****

“Wah kau cantik sekali Seohyun!” Puji ibu Kyuhyun, ibu Seohyun yang duduk disampingnya mengangguk setuju.

  Sepertinya setiap gaun yang Seohyun kenakan selalu berhasil membuatnya terlihat seperti dewi yang baru saja turun dari langit, dia begitu cantik dalam balutan gaun berwarna putihnya. Kyuhyun dan Hyunri yang duduk tidak jauh dari kedua wanita paruh baya itu hanya menghela nafas, sekarang mereka harus membeli gaun pernikahannya juga.

  Semua ini adalah usulan dari ibu Kyuhyun, wanita itu benar-benar tidak sabar ingin melihat Kyuhyun dan Hyunri menggunakan gaun dan jas pesanannya. Hyunri merasa tidak nyaman saat ini,apalagi saat dia sadar Siwon selalu memperhatikannya. Rasanya lelaki itu akan membuat sebuah lubang diwajah Hyunri.

 Kyuhyun yang melihat Hyunri merasa tidak nyaman langsung melingkarkan tangannya dipundak wanita itu, dia menatap tajam kearah Siwon memberi peringatan untuk tidak menatap kearah calon ‘istri’ nya karena Hyunri sudah jelas miliknya.

   Siwon akhirnya mengalihkan pandangannya pada Seohyun, dia tidak terlihat bersemangat sedikitpun padahal Seohyun terlihat senang sekali dan ceria hari ini. Apa dia hanya berpura-pura dingin didepan Hyunri? Agar dia bisa mendapatkan hati gadis itu kembali?

Oppa  bagaimana gaunnya? Apa kau suka?”

   Suara Seohyun mengalihkan perhatian Siwon dari Hyunri, Siwon hanya tersenyum dan mengangguk. Seohyun tersenyum bahagia sebelum akhirnya dia kembali keruang ganti, Siwon melirik kearah Hyunri satu kali lagi sebelum dia pergi menuju kasir membayar gaun yang tadi Seohyun kenakan.

“Sekarang giliran Hyunri, ayo masuklah aku sudah memilihkan gaun yang sangat bagus untukmu.” Ucap ibu Kyuhyun, dia benar-benar terlihat sangat senang.

 “Iya eommo-nim.” Hyunri menurut, dia berjalan menuju ruang ganti untuk membiarkan para pelayan disana membantunya mengganti baju.

   Entah kenapa dada Kyuhyun tiba-tiba saja berdetak sangat kencang, dia merasa sedikit gugup padahal tadi saat Seohyun menggunakan gaun pengantin dia tidak segugup ini. Kyuhyun memutuskan untuk tidak memikirkan Hyunri sekarang, matanya tertuju kearah Seohyun gadis itu sedang mengobrol dengan riangnya bersama Siwon namun ekspressi Siwon begitu datar.

  Apakah Siwon selalu seperti itu dihadapan Seohyun? Kyuhyun tidak akan senang jika itu benar, seharusnya Siwon memperlakukan Seohyun lebih lembut dan penuh cinta. Bagaimanapun mereka akan menikah, Kyuhyun berdiri dari duduknya memutuskan untu bergabung bersama Seohyun dan Siwon.

  “Seohyunnie, apa kau memutuskan membeli gaun yang tadi?” Kyuhyun bertanya dan Seohyun mengangguk.

“Iya oppa , apa menurutmu gaunnya bagus?” Tanya Seohyun.

“Tentu saja, kau terlihat cantik dalam gaun apapun.” Jawab Kyuhyun dan Seohyun tersenyum lalu memukul dada Kyuhyun pelan.

Oppa  kau bisa saja.”

   Kyuhyun melirik kearah Siwon, mungkin Siwon akan cemburu melihat kedekatannya dengan Seohyun namun saat dia melirik kearah Siwon dia sedikit kecewa. Siwon bahkan tidak peduli, dia menatap kosong kearah Kyuhyun dan Seohyun seakan dia menonton acara komedi yang tidak lucu.

   Kyuhyun sedikit curiga apakah sebenarnya Siwon benar-benar menyukai Seohyun, selama ini atau tidak.

Omo! Hyunri-ya kau juga cantik sekali dengan gaun itu.” Seruan ibu Kyuhyun membuat Kyuhyun melirik kearah Hyunri.

  Mata Kyuhyun melebar saat dia melihat sosok Hyunri dengan gaun putih panjangnya, gaun itu cocok sekali untuk Hyunri karena gaun itu menunjukan pingang kecil dan ramping Hyunri. Lengan panjang gaun itu juga cocok sekali menghiasi tangan slim Hyunri, rambut Hyunri diikat kebelang dengan tudung putih menghiasi rambutnya.

“Pilihanku memang tidak salah, Kyuhyun-ah lihat calon istrimu.” Ibu Kyuhyun mendekat kearah Hyunri dan memutar tubuh Hyunri kearah Kyuhyun.

“Ya, gaunya bagus.” Kyuhyun menjawab dengan senyum tipisnya.

“Kau cantik sekali Hyunri.” Siwon berkata dan itu membuat Seohyun dan Kyuhyun melirik kearahnya.

  Ini pertamakalinya Siwon berbicara dan memuji hari ini, Seohyun melirik kembali kearah Hyunri penuh dengan iri. Bagaimana mungkin calon suaminya lebih peduli pada wanita itu daripada dia, padahal Siwon dari tadi hanya diam saat dia mencoba berbagai gaun.

“Terimakasih Siwon-shi.” Hyunri menunduk sekilas lalu dia melirik kearah Kyuhyun.

“Apa menurutmu kita harus membeli ini?” Hyunri bertanya.

  Kyuhyun mengangguk lalu tersenyum, dia mengelus kepala Hyunri membuat Hyunri tersenyum sebelum dia kembali masuk kedalam ruang ganti dibantu oleh pelayan toko. Kyuhyun melirik kearah Siwon sekali lagi, lelaki itu benar-benar harus diberi pelajaran.

   Setelah mereka selesai membeli gaun pernikahan Seohyun memutuskan untuk membeli kue untuk pernikahan namun Kyuhyun dan Hyunri harus menolak untuk mengkuti pasangan itu, mereka terlalu lelah karena besok mereka harus kembali bekerja.

   “Maaf aku tidak bisa mengantarkan kalian, besok aku dan Hyunri harus bekerja mungkin lainkali?” Kyuhyun berkata.

“Tidak apa-apa oppa ,aku tahu kau ingin berduaan dengan Hyunri.” Seohyun menyenggol lengan Kyuhyun dan sikutnya dan Kyuhyun hanya bisa tersenyum canggung.

“Kalau begitu aku pergi dulu, eonnie sampai bertemu lagi.” Seohyun berpamitan pada Hyunri dan Hyunri hanya tersenyum dan merekapun pergi menjauh dari Kyuhyun dan Hyunri.

“Kenapa dia memanggilku eonnie?” Tanya Hyunri pada Kyuhyun.

“Dia memanggilku oppa  tentu saja dia akan memanggilmu eonnie juga.” Balas Kyuhyun.

  Kyuhyun berbalik menuju mobil mereka, Hyunri mengikuti langkah Kyuhyun sambil membawa bungkusan gaun pernikahan mereka.

“Begitu ya, oh iya..terimakasih kau sudah melindungi aku dari si penjahat Siwon.” Ucap Hyunri, mendengar itu Kyuhyun tertawa.

Mwo? Penjahat? Bukankah kau sangat mencintai dia tiga tahun yang lalu?” Kyuhyun melirik kearah Hyunri dan Hyunri hanya memanjukan bibirnya marah.

“Aku benar-benar tertipu,aku kira dia lelaki yang baik.” Jawab Hyunri, dia kelihatan kesal.

“Hyuri!”

   Mendengar suara yang memanggil namanya Hyunri berbalik dan terkejut melihat hri dan Seolbi berari kearahnya,Seolbi dan hri langsung memeluknya.

“Oh..jadi ini alasan kenapa kau tidak bisa pergi berbelanja bersama kami?” Ahri melirik kearah Kyuhyun yang berdiri disamping Hyunri.

“Ahri-ya bukan seperi itu…”Hyunri menjawab, Seolbi yang melihat bungkus baju pengantin yang Hyunri pegang terseyum dan merebutnya.

“Wah..apa ini gaun pernikahanmu nanti Hyunri-ya?” Tanya Seolbi dan Ahri ikut mengintip gaun pengantin Hyunri.

“Iya, kami baru membelinya.” Jawab Hyunri.

Sunbae-nim ,seharusnya kau mengatakan pada kami kalau kalian berkencan…aku kira Hyunri masih bekencan dengan Siwon oppa .” Seolbi berkata dan Kyuhyun hanyatrsenyum tipis malas membalas perkataan Seolbi.

“Seolbi-ya..sebaiknya kau tidak mengatakan nama itu.” Kata Hyunri malas, dia langsung mengambil bungkusan baju pegantinya dari tangan Seolbi.

“Kami harus pergi, sampai bertemu dikantor nanti senin.” Hyunri langsung menarik Kyuhyun menjauh dari Ahri dan Seolbi.

  Seolbi dan Ahri tertawa saat mereka melihat betapa dekatnya Kyuhyun dan Hyunri, mereka tidak enyangka kalau Hyunrilah yang berhasil merebut hati dingin Kyuhyun.

“Teman-teman sangat cerewet.” Ungkap Kyuhyun saat mereka dalam perjalanan menuju rumah Hyunri.

“Aku tahu, tapi tanpa mereka aku akan kesepian.” Ucap Hyunri, dia melirik kearah jendela mobil.

“Huh? Kesepian? Bagaimana dengan Siwon? Bukankah dia pacar terbaikmu?” Kyuhyun membelokan mobilnya saat dia bertanya.

“Siwon oppa  cukup baik, tapi dia sering pergi keluar negeri untuk bisnis dan terkadang aku tidak bisa ikut.” Jawab Hyunri sedih, dia barus dar kalau hari ini dia merindukan Siwon.

“Oh…apa kau masih mencintai dia?” Kyuhyun melirik kearah Hyunri saat dia menghentikan mobilnya karena lampu merah.

“Jika aku mengatakan tidak, aku berbohong…melupakan seseorang yang kau cintai selama tiga tahun bukanlah hal yang mudah.” Jawab Hyunri sambil menghela nafasnya.

“Wow..tiga tahun, aku bahkan belum pernah dalam hubungan yang serius.” Ucap Kyuhyun, perkataan itu membuat Hyunri terkejut.

“Apa? Kau serius?”

“Aku punya beberapa pacar tapi aku tidak pernah berhubungan dengan mereka sampai tiga tahun…hanya beberapa bulan saja sampai aku atau dia bosan.”

  Hyunri yang mendengar itu kelihatan sangat sedih, dia tahu kalau Kyuhyun tidak bahagia dengan semua hubunganya.

“Itu menyedihkan, apa kau pernah mencintai seseorang dengan tulus?”

  Mendengar itu Kyuhyun hanya menyeringai, dia kelihatan sangat skeptik sekarang seakan dia tidak percaya akan cinta.

“Cinta huh? Aku rasa iya…tapi ia tida akan pernah menyadarinya.” Ungkap Kyuhyun, dia menatap kearah jalanan yang sepi dengan tatapan kosongnya.

“Oh kau punya seseorang yang kau suka?”

“Mungkin, entahlah…”

“Apa kau tahu apa itu cinta?” Hyunri bertanya penasaran.

“Cinta hanyalah sampah yang harus kau buang, pada kenyataannya semua orang yang saling mencintai akan menyakiti satu sama lain pada akhirnya.” Kyuhun kelihatan marah saat dia mengucapkan itu.

“Kyuhyun-shi cinta mungkin bukan sesuatu yang mudah untuk kita dapatkan, tapi bukan berarti cinta itu buruk…cinta mengajarkan kita banyak hal.” Hyunri berkata, mendengar itu Kyuhyun hanya bisa terdiam.

“Cinta mengajarkan kita untuk kuat dan memaafkan, melengkapi setiap kekurangan dan membangun kita agar menjadi pribadi yang lebih baik.” Lanjut Hyunri.

“Mungkin cinta juga akan membawa amarah,kesedihan,penderitaan da dendam namun semua itu akan hilang jika kita tahu apa arti cinta yang sesungguhnya.” Hyunri tersenyum.

  Kyuhyun sediki terejut saat dia mendengarperkataan Hyunri, dia tidak pernah tahu jika gadis yang kelihatan teledor dan lugu itu memiliki pemikiran yang dalam. Entah kenapa Kyuhyun tiba-tiba saja merasa malu, dia merasa seperti anak kecil dibandingkan Hyunri dia merasa bodoh dan dangkal.

“Oh Kyuhyun-shi lampunya sudah berubah hijau.”

   Suara Hyunri mengagetkan Kyuhyun, dia langsung menginjak gasnya melanjutkan perjalanan mereka menuju rumah Hyunri. Kyuhyun sedikit kagum pada Hyunri sebenarnya, dia sendiri ingin memiliki harapan seperti Hyunri dia ingin percaya jika cinta seindah yang Hyunri katakan dia ingin percaya dan memiliki harapan lagi seperti saat dia masih muda.

    Kyuhyun sekarang tahu kenapa Siwon jatuh cinta pada wanita ini, Hyunri bukan saja cantik dari luar namun dia juga sama cantiknya dari dalam. Pribadi yang pintar dan mandiri, siapa yang tidak suka? Kyuhyun tersenyum saat dia melihat Hyunri bersin bahkan Kyuhyun berpikir kalau Hyunri tetap cantik saat dia bersin.

“Jangan kotori mobilku dengan virusmu.” Kyuhyun berkata dengan nada murungnya dan dia mengambil tissue yang ada di dashboardnya lalu memberikannya pada Hyunri.

Nde sunbae-nim  …” Ucap Hyunri, dia langsung mengelap hidupnya dengan tissue yang Kyuhyun berikan, tanpa Hyunri sadari Kyuhyun menghidupkan penghangat didalam mobilnya.

*****

“Hyunri Noona!!” Hyunri terkejut saat dia mendengar seseorang memanggilnya, dia tersenyum saat dia melihat sosok adiknya berlari kearahnya dan memeluknya dengan erat.

Aigoo uri Chanyeol sudah besar sekarang!” Hyunri berseru dan adiknya itu langsung memeluk Hyunri dan mengangkatnya membuat Hyunri tertawa.

  Dia dan Chanyeol sudah lama tidak bertemu, sekarang adik kecilnya itu sudah tumbuh menjadi lelaki yang tampan dan tinggi padahal saat terakhir mereka bertemu Chanyeol masih lebih pendek darinya.

Noona apa benar kau akan menikah? appa dan eomma bilang kau akan menikah beberapa bulan lagi?” Chanyeol kelihatan sedih saat dia bertanya.

“Iya Chanyeol, aku akan menikah…kenapa kau terlihat sedih seperti itu? Bukankah kau harus bahagia karena noona mu ini akan menikah?” Hyunri mencubit pipi Chanyeol.

“Tapi noona jika kau menikah aku akan kesepian.” Chanyeol berkata dan Hyunri tersenyum.

“Tenang saja, aku akan mengunjungimu sesering mungkin.” Hyunri menghibur.

  Tatapan Chanyeol langsung tertuju pada Kyuhyun saat Kyuhyun turun dari mobilnya, Kyuhyun terkejut saat dia melihat betapa tinggi Chanyeol bahkan dia harus sedikit mendongak untuk menatap wajah remaja lelaki itu.

“Kyuhyun-shi kenalkan ini Chanyeol adikku.” Hyunri memperkenalkan.

“Annyeoung Chanyeol-ah.” Kyuhyun menypa namun bukanya membalas Chanyeol malah menatap tajam kearah Kyuhyun.

“Jika kau menyakiti noona aku tidak ragu menghabisimu.” Chanyeol mengancam, Kyuhyun terkejut hanya tersenyum dan menelan ludahnya merasa terintimidasi saat dia sadar jika Chanyeol lebih tinggi dan berotot darinya.

“Hahaha Chanyeol-ah! Berhenti kau membuat Kyuhyun-shi gugup.” Hyunri berkata, dia menarik Chanyeol menuju rumah.

  Chanyeol tersenyum kearah Hyunri dan mengikuti langkah Hyunri lalu melingkarkan tangannya di bahu kakaknya itu, dia menjulurkan lidahnya pada Kyuhyun membuat Kyuhyun mendengus lalu dia mengikuti langkah Chanyeol dan Hyunri yang sudah masuk kedalam rumahnya.

“Hyunri-ya!” Ibu Hyunri dan ayah Hyunri menyapa, mereka langsung memeluk Hyunri dengan senangnya.

Eomma,appa..”

   Kyuhyun yang melihat betapa hangatnya keluarga Hyunri sedikit cemburu, dia juga rindu pada keluarganya namun sayang keluarganya tidak akan sehangat dan seceria keluarga Hyunri. Kyuhyun tidak sadar kalau dia menatapi keluarga bahagia itu sampai akhirnya ibu Hyunri berjalan kearahnya.

“Kau pasti Kyuhyun ya? Aigoo…kau lebih tampan dari foto yang ibumu bawa.” Ibu Hyunri memuji dan Kyuhyun hanya tersenyum.

Annyeong haseyo eommoni.” Kyuhyun menunduk penuh hormat dan Ibu Hyunri menyuruh lelaki itu untuk duduk disamping Hyunri.

“Kalian memang terlihat serasi, iyakan yeobo?” Tanya Ibu Hyunri kepada suaminya yang duduk disampingnya, sedangkan Chanyeol kelihatan tidak bahagia dengan kehadiran dan pujian untuk Kyuhyun.

“Iya, ngomong-ngomong dimana kalian bertemu? Hyunri-ya bagaimana bisa kau tidak pernah menceritakan Kyuhyun pada kami?” Ayahnya bertanya.

Appa aku sibuk, jadi aku lupa menceritakannya.” Jawab Hyunri canggung.

“Aku kira kau akan menikah dengan Siwon, kemana lelaki itu?” Tanya Ibunya.

“Oh Siwon?” Hyunri kelihatan sedikit terkejut mendengar pertanyaan itu.

“Siwon dan Hyunri sudah lama putus, itulah kenapa dia dan aku memutuskan untuk menjalin hubungan.” Kyuhyun menjawab dengan cepat, dia melirik kearah Hyunri yang kelihatan masih bingung.

“Oh begitu ya, sayang sekali…tapi tidak apa-apa kau kelihatan sama baiknya dengan Siwon.” Jawab Ibunya.

Sama baiknya? Jangan samakan aku dengan lelaki brengek itu… Kyuhyun berpikir namun dia hanya membalas perkataan itu dengan senyumnya.

Eomma.. Kyuhyun-shi dan Siwon berbeda, sebaiknya kita tidak membahas dia.” Ucap Hyunri.

“Kau benar Hyunri-ya, bagaimana kalau kita makan saja nanti makanannya dingin.” Ayah Hyunri mengusulkan dan mereka sepakat.

*****

  Setelah makan malam Hyunri mengenal Kyuhyun lebih baik, ternyata Kyuhyun bisa membuat lelucon juga dihadapan kedua orangtuanya. Dia tidak terlihat tegang seperti saat dikantor, Hyunri benci mengakui ini namun dia sedikit menyukai senyum tulus Kyuhyun yang lelaki itu pamerkan pada kedua orangtuanya.

   Kedua orangtuanya juga terlihat sangat menyukai Kyuhyun, Hyunri lega akan itu namun Chanyeol kelihatannya adik lelakinya itu belum bisa menerima keberadaan Kyuhyun karena setiapkali Kyuhyun mencoba mengobrol dengannya Chanyeol mengacuhkan lelaki itu.

  Hyunri berjalan kearah taman belakang rumahnya, dia bisa melihat Chanyeol menatap kosong kearah kolam ikan yang ada dibelakang rumahnya. Adiknya itu kelihatan sedih sekali, Hyunri akhirnya berdiri disamping Chanyeol namun Chanyeol masih mengacuhkan keberadaannya.

“EHM!” Hyunri berdehem.

“Apa?” Chanyeol melirik kearah Hyunri.

“Kau kelihatan sedih, kenapa?” Hyunri menatap kearah Chanyeol mencoba mebaca ekspressi Chanyeol.

Noona apakah kau benar-benar menyukai lelaki itu?” Mata Chanyeol melirik kearah sosok Kyuhyun yang sedang mengobrol dengan ibu mereka.

“Tentu saja, aku akan menikah dengannya.” Jawab Hyunri sedikit ragu, dia bukanlah pembohong yang ulung.

Noona aku tahu jika kau berbohong, kau tidak menyukai lelaki itu.” Jawab Chanyeol, Hyunri menghela nafasnya dia sendiri tidak tahu harus bagaimana.

“Entah apa yang ingin kau capai noona tapi aku tidak setuju jika kau ingin menikahi Kyuhyun.” Ungkap Chanyeol.

“Chanyeol-ah aku…”

Noona aku peduli padamu dan aku ingin kau bahagia, kau tidak bahagia sekarang danaku khawatir.” Chanyeol menyentuh pundak kakaknya.

“Saranku, lebih baik kau kembali pada Siwon kau lebih bahagia bersamanya.” Chanyeol berbalik dan masuk kembali kerumah.

  Hyunri hanya bisa menatap kearah kolam ikan, perkataan Chanyeol berulang kali terdengar ditelinganya seperti rekaman yang rusak. Apakah perkataan Chanyeol benar? Dia memangbahagia bersama Siwon namun Siwon menghancurkan segalanya.

  Lalu dengan Kyuhyun? dia tidak tahu apakah dia bahagia atau tidak, yang jelas mereka hanya bermain sandiwara sekarang.

*****

 Dua bulan berlalu dengan singkat, sekarang Hyunri ada didepan cermin menatap kearah bayangannya. Rambut coklatnya sudah disanggul dengan rapih, wajahnya sudah dihiasi oleh make up dan itu membuatnya gerah karena dia tidak erlalu suka memakai make up tebal.

  Rasanya orang yang ada dicermin bukanlah Go Hyunri melainkan orang lain yang tidak dia kenal, semua orang terlihat bahagia saat mereka melihat Hyunri. Dia memuji gaun dan riasan wajahnya, semuanya kelihatan sangat sempurna namun hatinya terasa kosong dan hampa.

  Dia tidak merasa gugup, kenapa harus gugup? Dia tahu setahun kemudian dia dan Kyuhyun akan berpisah. Lagipula mereka hanya bersandiwara, tidak akan ada malam pertama atau semacamnya.

  Hyunri mengambil buket bunga yang sudah disiapkan oleh pengiringnya, dia bisa mendengar bel di Gereja yang berbunyi dan dia menghela nafasnya bersiap untuk pergi menuju altar dimana Kyuhyun menunggunya. Saat dia berbalik hendak melangkah tiba-tiba saja dia melihat sosok Siwon masuk kedalam ruangannya, Hyunri terkejut saat dia melihat lelaki itu berjalan kearahnya dan melemparkan buket bunga yang dia bawa.

“Ayo, kita pergi dari sini!” Ucapnya, dia menarik tangan Hyunri dengan kasar.

  Hyunri memberontak dia langsung menampar Siwon dengan keras.

“Kau gila?! Aku tidak bisa pergi.” Jawab Hyunri.

“Kenapa? Kau menikahi Kyuhyun hanya untuk balas dendam, iyakan?” Tanya Siwon, Hyunri melirik kearah lain menyembunyikan ekspressi paniknya.

“Kenapa? Aku benar?”

  Hyunri mengambil kembali buket bunga yang Siwon lemparkan dan mendorong Siwon menjauh darinya, lelaki itu terlalu keras kepala dan menarik lagi lengan Hyunri.

“Jangan pergi, aku akan membatalkan pernikahan Seohyun…jadi aku mohon jangan menikah dengan Cho Kyuhyun.” Siwon memohon, sorot matanya menunjukan kalau lelaki itu benar-benar putus asa.

“Maaf tapi kau terlambat, seharusnya kau mengatakan ini dari dulu.” Hyunri melepaskan tangan Siwon dari lengannya.

“Aku kira kau hanya bercanda.” Ucap Siwon membuat Hyunri menghentikan langkahnya.

“Aku kira kau tidak akan menikah dengan Kyuhyun, aku kira kau akan kembali pada pelukanku tapi aku salah…aku sadar kalau sekarang kau tidak main-main.” Ucap Siwon, tangan Hyunri gemetar saat dia mendengar itu.

“Chanyeol, dia meneleponku kemarin…dia bilang kalau kau tidak bahagia dengan Kyuhyun.”

  Hyunri berbalik menatap kearah Siwon dengan matanya yang berkaca-kaca.

“Aku mohon, kembali padaku Go Hyunri.” Siwon berkata.

    Hyunri menyeringai saat dia mendengar itu.

“Kembali? Maaf Siwon-shi tapi aku tidak akan pernah mempercayai orang sepertimu.” Awab Hyunri, suaranya sedikit gemetar karena dia menahan airmatanya.

“Jika kau benar-benar mencintaiku kau mungkin akan mengatakan apa yang sebenarnya terjadi, sudah berapa lama? Sudah berapa lama kau berhubungan dengan Seohyun? Apa kau senang saat kau sadar kalau kau melukaiku dan Seohyun?”

“Aku…”

“Jangan jawab pertanyaan itu, aku tahu jawabannya.”

   Hyunri keluar dari ruangannya dan berjalan menuju altar, dia bisa melihat sosok Seohyun dan sepupunya Hyorin sudah menunggunya. Seohyun cukup baik untuk menawarkan dirinya sebagai pengiring pengantin wanita, walaupun pada awalya Kyuhyun keberatan.

  Seohyun dan Siwon memutuskan untuk mengundurkan pernikahannya karena Seohyun memutuskan untuk fokus terlebih dahulu pada skripsinya, itulah alasan kenapa dia ada disini sekarang. Ternyata selain cantik Seohyun juga pintar, Hyunri tidak menyangka kalau ternyata Seohyun mengambil jurusan hukum saat mereka mengobrol tempo hari.

   “Eonnie! Apa kau sudah siap?” Seohyun menyambut saat dia melihat sosok Hyunri.

“Ya, aku siap.” Jawab Hyunri, Seohyun dan Hyorin tersenyum mereka langsung berjalan menuju altar.

  Saat mereka keluar suara lantunan music piano terdengar dan itu artinya Hyunri harus segera masuk, semua mata tertuju padanya saat dia berjalan menuju altar. Dia bisa melihat kedua orangtuanya dan kedua orangtua Kyuhyun yang tersenyum kearahnya, ibunya bahkan menangis mungkin karena terharu.

   Mata Hyunri beralih kearah kiri, dia bisa melihat Chanyeol dan Siwon yang menatap kearahnya dengan kekecewaan tapi dia mengacuhkan itu. Tatapannya beralih kembali dan sekarang dia menatap lurus kearah Kyuhyun, Kyuhyun terlihat sangat tampan dengan tuxedo hitamnya bahkan rambutnya disisir rapih hari ini senyum manis terpasang diwajahnya.

  Kyuhyun segera mengulurkan tangannya saat Hyunri menaiki tangga altar, Kyuhyun mendekat dan membisikan sesuatu ketelingannya.

“Terimakasih.” Bisiknya membuat Hyunri kebingungan.

   Hyunri hanya bisa menatap kearah Kyuhyun penuh tanya, Kyuhyun megacuhkan pandangan Hyunri dan terus mendengarkan pendeta yang sedang berceramah. Hyunri memutuskan untuk mengikuti Kyuhyun mendengar pendeta yang berceramah sampai akhirnya mereka bertukar janji diikuti dengan bertukar cincin.

“Aku nyatakan bahwa kalian suami dan istri, pengantin lelaki boleh mencium pengantin wanita.” Sang pendeta berkata dan semua tamu bersorak.

  Kyuhyun mendekat karah Hyunri dan mengecup bibir Hyunri tanpa keraguan sedikitpun, Hyunri yang sedikit terkejut akhirnya mengalah dalam pelukan Kyuhyun dan mencium kembali lelaki itu.

 

To Be Countinue…

Don’t Forget The Comment❤

Penulis:

Nothing special about me im just a women who have alot of free time

2 thoughts on “Fake [Part 2]

  1. Seru seru,aduh knp kawin kontrak kek gini sih,hehehe..tp serius thor,hyunri sama kyuhyun cocok lo..di tunggu lanjutanya..

  2. aigoooo..akhirnya mreka menikah jugaaaaa,,,,,kyaaaaaa,,,seruu nihh,,
    akhirnya kebohongan mreka dimulai juga,,,
    hadeuuhhh,,,,siwonnn knp g dri dulu aza coba ngajak balikan sama hyunri….pasti hyunri skr udah sakit hati bgt sama kamuuu,,hhehee,,,

    d tunggu kelanjutannya author seven^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s