Posted in FanFiction NC 17+

Devil Inside You ~Part 1~

Title: Devil Inside You

Author : Seven94 @ https://indonesiafanfictionarea.wordpress.com/

FB: https://www.facebook.com/cherrish.sweet?ref=tn_tnmn

Twitter: https://twitter.com/Seven941

NO SILENT READER PLEASE!

Cast :

  • Han Taewon
  • Kris Wu
  • Hwang Zi Tao
  • Choi Sulli
  • Kim Joonmyeon (Suho)

Genre : Angst,Fantasy,Supernatural and Romance

Length :Twoshoot

Rating : Nc 17+

~Devil Inside You~

“Kau akan membuat manusia ketakutan.” Sulli berkata, dia melebarkan sayap putihnya bersiap untuk terbang namun Zi Tao tetap berkeras kepala untuk diam.

“Kau kembali..aku lebih suka disini.” Zi Tao berkata dia menutup matanya menghirup udara dingin tengah malam.

“Kau tidak seharusnya ada disini,Tuhan akan marah.” Sulli berkata dia menarik bahu Zi Tao.

“Aku bukan malaikat…aku tidak takut pada Tuhanmu.” Tao berkata, matanya berubah warna menjadi merah saat dia mengatakan kata-kata tajam itu.

“Tao..ada apa denganmu?kenapa kau ingin tinggal di tempat seperti ini?” Sulli bertanya dan Tao hanya menyeringai penuh misteri.

“Kau tak usah tahu,sebaiknya kau cepat kembali sebelum para penjaga gerbang menutup gerbang akhirat kau tak mau terjebak di tempat ini sampai bulan purnama berikutnya datangkan?” Tao berkata, dia melirik sekilas kearah Sulli yang kelihatan khawatir.

“Jangan khawatir aku bukan wanita,aku kuat dan aku seorang iblis tak ada seorangpun yang bisa menyakitiku.” Tao berkata dengan penuh percaya diri dan dia melebarkan sayap hitamnya.

“Aku rasa ini perpisahan kita.” Tao mengungkapkan dan dia tersenyum kearah Sulli untuk terakhir kalinya.

“Sampai jumpa lagi, malaikat cenggeng.” Tao berkata dan dia terbang melesat meninggalkan Sulli yang marah.

“Huh?Cenggeng dia bilang?” Sulli bergumam dia mengepalkan tangannya kesal.

~DevilInsideYou~

“Hm..” Taewon berbalik kebelakang saat dia merasakan sepasang tangan memeluk pingangnya, dia bisa melihat kekasihnya Kris sudah tidur disampingnya.

“Kapan kau pulang Oppa?” Taewon bertanya dan menangkup wajah Kris.

“Sekitar jam 2 pagi..” Kris menjawab dnegan suara seraknya dia masih merasa mengantuk.

“Wow..kau pergi kemana?” Tanya Taewon.

“Aku terbang ke Amerika lalu ke China lalu kembali lagi ke Korea.” Kris menjawab dia bahkan masih menggunakan celana seragamnya pilotnya.

“Kau pasti lelah tidurlah,aku akan mandi.” Taewon berkata dan dia berjalan menuju kamar mandi.

Taewon melepaskan pakaian nya dan menghidupkan air di shower, air dingin langsung menyentuh kulitnya dan dia mulai membasuh tubuhnya. Dia menyentuh rambut coklat panjang nya dan mulai membubuhkan sampo ke rambut indahnya itu, dia sedikit merasa kedinginan namun dia suka mandi dengan air dingin.

Mandi dengan air dingin mencegahnya untuk mengantuk mengingat pekerjaan nya di kantor masih banyak, dia tidak boleh malas-malasan dan harus menyelesaikan semua pekerjaannya hari ini.

Menjadi CEO di umur yang muda memang sangat melelahkan namun Taewon menyukainya, dia bekerja di sebuah perusahaan mobil dimana ayahnya lah yang memimpinnya.

“Apa kau tidak keberatan jika aku bergabung?” Taewon bisa mendengar suara Kris dari luar shower.

“Tidak,jika kau mau.” Taewon menggoda dan dia bisa mendengar tirai showernya dibuka.

Sepasang lengan kekar langsung melingkar di pingangnya dan dia bisa merasakan bibir Kris mencium lehernya, Taewon tersenyum dan dia berbalik.

“Apa kau merindukanku saat di Amerika?” Taewon bertanya dan Kris mengangguk, Taewon melingkarkan tangannya di leher Kris.

“Ya,para pramugari disana tidak bisa berhenti mengangguku.” Kris mengeluh dan dia mencium bibir Taewon sekilas.

“Hm..kenapa?kau suka wanita bule apalagi kalau dia seperti Megan fox.” Taewon menggoda membuat Kris tertawa dia menyeka air yang membasahi pipi Taewon.

“Megan fox bukan apa-apa di bandingkan kau Taewon..” Kris berkata dan Taewonpun tersenyum kata-kata Kris memang selalu berhasil membuatnya tersipu malu.

“Omo..sejak kapan kau pintar memuji,apa kau ingin sesuatu dariku?” Taewon berbisik ketelinga Kris membuat Kris menyeringai.

Kris mendorong tubuh Taewon kedinding Shower membuat Taewon menarik nafasnya karena terkejut, Kris menyeringai licik saat dia melihat kedua pipi Taewon langsung merah saat dia mendekat.

“Sepertinya iya,namun aku ingin sesuatu yang special..sesuatu yang orang lain tidak akan pernah bisa dapatkan dari mu.” Kris berbisik ketelinga Taewon dengan seksinya membuat Taewon terangsang.

Kris menarik dagu Taewon sehingga Taewon mau tidak mau harus menatap lurus kearah matanya, Mata Kris terlihat sangat intense sekali namun Taewon malah menatap kearah bibir Kris entah mengapa bibir itu sangat menggoda.

“Apa yang kau perhatikan Taewon?” Kris bertanya dan Taewon langsung melirik kearah lain, dia tidak pernha bisa melakukan kontak mata dengan Kris.

Taewon dan Kris sudah berkencan cukup lama namun Taewon tidak mengerti kenapa di abelum juga bisa menatap Kris lurus kearah matanya, Taewon selalu gugup dan akhirnya melepaskan kontak mata sebelum Kris bisa menatapnya kembali.

“O-oppa..kau terlalu dekat.” Taewon berkata dengan terbata-bata.

“Hm..jika aku terlalu dekat lalu kenapa? Jangan bertingkah seperti kau tidak tahu apa yang akan aku lakukan.” Kris menggoda, dia mencium pipi Taewon dan menggigit lembut telinga kanan Taewon.

“Akhh..K-ris Oppa..” Taewon melenguh, Taewon tidak tahu kalau dia bisa mengeluarkan suara semacam itu.

“Ya Taewon?” Kris merespon tangan manly nya menyentuh pingang Taewon, sentuhan Kris terasa sangat hangat di kulit dinginnya.

“H-hentikan..aku harus bekerja sebentar lagi.” Taewon beralasan padahal dia tahu sekali kalau hari ini adalah hari sabtu dia tidak perlu datang kekantor jika dia mau.

“Oh maaf,bisakah kau telepon sekertarismu dan katakan pada dia kau terlalu sibuk mengurus pacarmu untuk pergi kekantor?” Kris berkata dan Taewon semakin gugup.

“Oppa..” Taewon mengeluh dan menatap kearah Kris.

“Oh ayolah,aku merindukanmu jadilah milikku hari ini.” Kris berkata dia menarik Taewon kedalam pelukannya dan mencium wanita itu penuh dengan nafsu.

Taewon mencium bibir bawah Kris dan Kris melingkarkan tangannya di pinggang Taewon, Taewon menarik dagu Kris membuat ciuman mereka lebih dalam. Kris membuka mulutnya membiarkan lidah Taewon menjelajahi mulutnya, suara decakan ciuman mereka cukup keras terdengar memantul didalam shower apalagi apartemen Taewon sangat sepi karena Taewon tinggal sendirian.

Taewon melingkarkan kakinya dipingang Kris, Kris meletakan kedua tangannya dipaha Taewon untuk menahan tubuhnya.

“Kau sebaiknya bersiap untukku..” Kris berkata dan Taewon menarik nafasnya saat dia merasa jari Kris masuk kedalam kewanitaannya.

“Akh…Kris Oppa,j-jangan disana..” Taewon berkata saat dia merasakan jari Kris menggoda Klitorisnya juga.

Kris memasukan dua jarinya dan berhenti menggoda Taewon, Kris bisa merasakan kalau Taewon sudah sangat basah bahkan jarinya dengan mudah masuk dan keluar dari kewanitaan Taewon.

Tanpa peringatan Kris langsung mengangkat tubuh Taewon dan memasukan kejantanannya kedalam kewanitaan Taewon, Taewon melenguh dengan seksinya dia mencakar bahu Kris saat dia merasakan Kris mendorong kejantanannya lebih dalam kedalam kewanitaannya.

Nafas Taewon terputus-putus dia tidak bisa berbuat apapun dia membiarkan Kris berkali-kali mendorong kejantanannya keluar dan masuk, Taewon merasakan nafsu birahi sudah menguasai akal sehatnya.

Dia merasa seluruh badannya mati rasa yang bisa dia rasakan hanyalah kejantanan Kris yang ada didalamnya,Kris mengerang beberapa kali mendengar suara itu sendiri sudah membuat Taewon semakin terangsang.

Taewon memeluk tubuh Kris dengan erat, walaupun Kris terus bergerak Taewon tidak peduli dia menyukainya dia menyukai kenyataan bahwa Kris adalah miliknya dan tak ada wanita lain yang bisa merasakan ini selain dirinya.

“K-kriss Oppa!!!” Taewon berteriak saat akhirnya dia berorgasme, Kris bisa meraskaan kewanitaan Taewon berdenyut.

“Bagaimana kalau kita lanjutkan ini diranjang?” Kris berkata dia mengangkat tubuh Taewon bagaikan tubuh wanita itu seringan kapas.

Taklama menunggu punggung Taewon sudah menyentuh ranjangnya lagi, Kris menyeka rambut Taewon yang menghalangi wajah cantiknya dengan pelannya dia mulai menciummi leher Taewon terus kebawah menuju kedua payudaranya.

Tangan besar Kris menangkup kedua payudara Taewon membuat Taewon melenguh, Kris memainkan payudara Taewon dengan lihainya sesekali dia menjilat putting payudara Taewon membuat taewon melengkungkan punggungnya memberika Kris akses yang lebih luada pada dadanya.

Taewon menarik nafasnya saat dia merasakan lidah Kris menyentuh klitorisnya, lidah Kris yang basah terasa hangat sekali dan Taewon mengigit bibir bawahnya menahan teriakan nya atau mungkin lenguhan nya yang cukup keras.

“Oppa..” Taewon memanggil dan Kris menatap kearah Taewon, Taewon tersenyum kearahnya dan menarik Kris untuk mencium bibir lelaki itu dengan penuh hasrat.

Taewon membalik posisi sekarang dia ada diatas Kris,Kris kaget dia tidak tahu kalau Taewon bisa sekuat itu dia terlalu terlalu teralihkan oleh tubuh indah wanita itu sehingga dia tidak peduli siapa yang akan memimpin yang jelas dia hanay butuh Taewon.

Taewon mengusap dada Kris dan dia menarik tangan Kris dia mengemut jari tengah Kris sambil menatap lurus kearah Kris, Kris menyeringai dia menggerakan jari tengahnya sehingga menyentuh gigi bawah Taewon.

Taewon mengarahkan kejantanan Kris kedalam kewanitaannya, saat Kejantanan Kris masuk sepenuhnya lenguhan penuh nafsu keluar dari kedua mulut pasangan kekasih itu.

Kris meletakan tangannya dipingang Taewon embantu wanita itu menjaga keseimbangan sedang Taewon terus menggerakkan pinggangnya, merasakan kejantanan Kris keluar dan masuk kedalam kewanitaannya membuat Taewon merasa terangsang.

Kris yang meihat betapa seksinya Taewon juga semakin teragsang, dia memegang kedua payudara Taewon membuat Taewon melenguh dengan nikmat dan taklama kemudian Kris bisa meraskan kejantanannya berdenyut sebentar lagi dia akan ‘keluar’.

Kris membalikan posisi dan sekarang Taewon dibawah, dia dengan kasar nya mengangkat pinggang Taewon dan mendorong kejantanannya lebih dalam kedalam kewanitaan Taewon dan akhirnya diapun mengeluarkan cairan cintanya.

“hah…hah…apa kau baik-baik saja?” Kris bertanya saat dia melihat Taewon berbaring lemas didalam pelukannya.

“Ya,kau hebat sekali Oppa…tadi adalah sex yang paling menegangkan yang pernah aku alami.” Taewon berkata dan Kris menyeringai.

“Senang kau cukup puas dengan serviceku.” Kris berkata dan mencium bibir manis Taewon sebelum dia akhirnya menutup matanya untuk tidur.

~DevilInsideYou~

Tao menyeringai, sayap hitamnya bertengger dengan bangga di kedua sisi bahunya sedangkan seorang lelaki memohon padanya menyembah nya seakan dia adalah Tuhan.

“Aku mohon..maafkan aku yang mulia.” Lelaki itu berkata, tangannya gemetaran dan nafsnya terdengar berat namun Tao malah tersenyum licik.

“Kau meminjam kekuatanku, sekarang aku ingin bayarannya.” Tao berkata dan dia berjongkok didepan lelaki itu.

“Katakan padaku, dimana putrimu?” Tao bertanya dan lelaki itu tidak menjawab dia menangis.

“Aku mohon yang mulia Tao! Ambil saja nyawaku..aku mohon.” Lelaki itu berkata dan dia bersujud pada Tao.

Tao mengehela nafasnya sepertinya bermain api dengan manusia percuma, mereka hanya mahluk yang serakah dan ceroboh. Selain itu juga mereka pembual contohnya lelaki yang ada dihadapannya ini, dia bilang dia akan mengorbankan putrinya jika dia berhasil sukses.

Sekarang lelaki itu sudah kaya dan memiliki segalanya,saat Tao menangih janjinya lelaki itu malah memohon agar dia tidak membawa putrinya.

Tao langsung mencekik lelaki itu, dia sudah kehilangan kesabarannya dia bukan malaikat yang akan memaafkan dan memberi.

“Kau tahu perjanjiannya Tuan Jung,mau tidak mau kau harus memberikan anak perempuanmu padaku.” Tao berkata, mata merahnya membuat Tuan jung semakin gemetaran.

“A-aku M-mohon..” Tuan Jung sekali lagi memelas.

“Appa??” Tiba-tiba saja pintu kantor Tuan Jung terbuka memamerkan sesosok gadis remaja yang memakai seragam SMA.

“Ah jung…” Tuan Jung memanggil, namaun gadis itu terlalu terkejut untuk menjawab.

Ah jung terdiam membeku saat dia melihat sosok Tao yang memiliki sayang yang lebar, mata merahnya sangat menyeramkan bahkan Ah jung langsung mundur beberapa langkah sampai akhirnya dia kembali sadar.

“PERGI!MENJAUH LAH!” ayah Ah jung berteriak dan Ah jungpun berlari menjauh namun Tao dengan sigapnya menghilang dan muncul didepan Ah jung.

“AKKH! Pergi!” Ah jung berteriak namun Tao malah mendekat kearah Ah jung.

“Aku mohon…pergilah!” Ah jung berkata.

“Maaf gadis kecil,tapi kau milikku sekarang.” Tao berkata dia dengan kasarnya menarik Ah jung dalam pelukannya.

Tuan Jung langsung berlari keluar dari ruangannya saat dia mendnegar jeritan yang tajam, Tuan Jung langsung ambruk kelantai saat dia melihat pemandangan yang ada didepannya dia bahkan tidak bisa berkata apapun.

Tao dengan ganasnya menggigit leher Ah jung menanamkan keempat taring tajamnya kedalam leher gadis itu, Ah jung tidak bisa berbuat apapun gengaman Tao terlalu kuat untuk dia lepaskan.

Tanpa rasa kasihan Tao menyedot semua darah gadis itu sampai habis dan diapun melepaskan tubuh dingin Ah jung setelah dia selesai darah perempuan memang selalu berhasil menghilangkan rasa hausnya, Tao menyeka mulutnya yang ternodai oleh darah Ah jung.

“Kau sudah menerima konsikuensimu, lain kali jangan bermain api jika kau tak mau terbakar.” Tao berkata dia menjilat jarinya yang masih penuh oleh noda darah Ah jung.

“Sampai jumpa lagi, Tuan Jung senang membantumu.” Tao berkata dengan sarkasme nya dan menghilang meninggalkan Tuan jung yang menangisi jasad anak gadisnya.

Tao berteleportasi keatap sebuah gedung yang tinggi, dia tidak tahu sebenarnya dimana dia berada yang jelas dia bisa melihat seorang wanita turun dari mobilnya.

Matanya Tao melebar saat dia melihat wajah wanita itu, wanita itu begitu….cantik wajah tirusnya mengingatkan dia pada seorang dewi kematian bernama Melinoe, kecantikan dewi itu hampir membuat Tao bertekuk lutut.

Tao menyembunyikan sayapnya, dia menyamar menjadi seorang pegawai kantor,dia menghilang dan muncul lagi disamping seorang bodyguard yang membukakan pintu kantor untuk wanita yang tadi Tao perhatikan.

Mata wanita itu langsung bertemu dengan mata hitam Tao, wanita itu kelihatan kebingungan namun dia langsung berjalan masuk kedalam kantornya.

Seorang lelaki langsung menyambutnya, dia menyebutkan beberapa nama perusahaan asing yang Tao tidak tahu namun sepertinya wanita itu orang penting karena semua pegawai membungkuk padanya saat dia lewat.

Tao semakin penasaran dia menghilang dan kembali muncul di lantai atas kantor itu, dia bersembunyi dibalik tembok saat dia melihat Wanita yang dia ikuti keluar dari lift bersama dengan sekertarisnya dan beberapa rekan kerjanya.

“Nona Han, sebentar lagi ayah anda akan datang apakah anda akan menyambutnya?” Tanya sekertaris Taewon.

“Oh ayahku sudah pulang dari perancis?” Tanya Taewon dia menghentikan langkahnya.

“Iya, nona ayah anda sudah menyelesaikan promosi mobilnya disana promosinya berjalan dengan lancar dan sukses.” Jongin sekertarisnya berkata dan Taewon mengangguk memberikan map hitam yang dia pegang pada Jongin.

“Bagus kalau begitu, atur makan siang dengan ayahku aku harus memberinya selamat.” Taewon berkata dan dia melanjutkan langkahnya.

“Oh tunggu,telepon juga Kris Oppa suruh dia datang ke makan siang juga.” Taewon berkata dan Jongin mengangguk.

Jongin menutup schedule Taewon dan berjalan menuju mejanya, Tao bisa melihat di dokumen itu tertulis nama Han Taewon dengan jelas Taopun menyeringai.

“Oh..Han Taewon, nama yang bagus.”Taewon menyeringai, dia hanya butuh sedikit godaan dan dia yakin besok Taewon akan ada dalam pelukannya.

~DevilInsideYou~

“Kau dimana Oppa?” Taewon berbisik keteleponnya dia tidak ingin menganggu ayahnya yang sedang berbincang dengan rekan bisnisnya diruang meeting.

“Taewon tenang saja,aku baru selesai mengunci apartemen kita aku akan kesana sebentar lagi.” Kris menjawab dan Taewon bisa mendengar Kris mengunci pintu apartemen mereka lalu lelaki itu berjalan.

“Aku akan masuk ke lift,aku akan menghubungimu jika aku sudah sampai.” Kris berkata.

“Ok,jangan lama-lama kau tahukan ayahku benci orang yang telat.” Taewon berkata.

Okay sweetie,I hear you..love ya.” Kris berkata dan menutup teleponnya.

Taewon cemberut lagi-lagi Kris menutup teleponnya sebelum dia bisa mengatakan kalau dia juga mencintai Kris, Taewon langsung memasukan handphonenya dan kembalibergabung dalam pembicaraan bisnis nya dengan ayahnya.

“Oh iya Taewon,aku dengar kau sedang dalam hubungan khusus dengan putra pemilik perusahaan Wu.” Salah satu rekan kerja ayahnya bertanya.

“Oh soal itu..” Taewon tersenyum dia melirik kearah ayahnya dan ayahnya mengangguk.

“Iya,putriku ini sedang dalam hubungan khusus dengan Kris Wu.” Ayah Taewon berkata.

“Ah pantas saja,selamat tuan Han kau sebaiknya secepatnya mengikat kerja sama dengan perusahaan Wu kau tahukan pasar China sedang bagus sekarang.” Rekan kerja ayahnya berkata dan mereka berdua tertawa, entah kenapa sepertinya bagi ayahnya semuanya soal bisnis.

Taewon menggelengkan kepalanya namun dia tersenyum,setidaknya ayahnya tidak memaksa dia untuk menikahi orang asing yang tidak dia kenal untuk kemajuan perusahaannya.

Masih segar didalam ingatannya sata pertamakali dia dan Kris bertemu, mereka sebenarnya bertemu di sebuah pesta di kediaman keluarga Wu saat itu ayahnya di undang untuk memberikan selamat kepada Putra Tuan Wu yang baru lulus di sekolah penerbangan.

Karena ayahnya terlalu sibuk Taewon lah yang mewakili ayahnya untuk datang kepesta, Taewon tidak menyangka kalau dia akan jatuh cinta pada anak Tuan Wu sedikitpun.

Namun saat dia melihat sosok tinggi Kris menyapanya entah kenapa sepertinya hatinya tidak bisa berbohong dia langsung menyukai Kris, dan Taewon beruntung karena sepertinya Kris Juga tertarik padanya karena pemuda itu langsung mendekatinya dan memina nomor handphonenya.

“Oh ini sudah waktunya makan siang..” Tuan Han berkata dan Taewon melirik kearah jam dinding yang ada diruang Meeting.

“Baiklah aku rasa perbincangan kita harus berakhir disini.” Tuan Han berkata dia membubarkan para pemimpin direksi yang kelihatannya sudah lapar.

Ruang meeting kosong yang ada disana hanyalah Taewon dan Ayahnya, Tuan Han kelihatannya bangga sekali pada putrinya dia menepuk bahu Taewon dan tersenyum penuh kasih sayang kepada anak perempuan sulung nya itu.

“Bagaimana kabar tuan putri ayah ini?” Tanya Tuan Han dan Taewon tersenyum.

“Ayah..aku sudah besar, cukup jangan panggil aku putri!” Taewon mengeluh dan memajukan bibirnya, Tuan Han terkekeh tertawa putrinya memang sangat lucu.

“Maaf Taewon, aku sudah terbiasa lagipula kau cantik seperti putri.” Tuan Han berkata dan Taewon tersenyum.

“Terimakasih ayah..” Taewon berkata dan Tuan Hanpun mengangguk.

“Kita akan makan siang dimana?” Tanya Tuan Han sambil berjalan menuju pintu ruang meeting.

“Aku dengar ada restoran yang enak disekitar sini,bagaimana kalau kita mencobanya kesana? Jongin bilang disana ada pasta asli Italy.” Taewon mengusulkan dan tuan Han menyetujui usul anak perempuannya sebaiknya dia menurut saja untuk hari ini.

~DevilInsideYou~

“Paman Han!” Kris menyapa saat dia melihat ayah Taewon berjalan masuk kedalam restoran dia sudah menunggu sekitar lima belas menit disini dia bahkan sudah menyiapkan sebuah kado untuk ayah Taewon.

“Oh..Kris, kebetulan sekali.” Ayah Taewon berkata dan mereka berduapun berpelukan sejenak lalu duduk dimeja yang sudah dipesan oleh Kris.

“Aku dengar promosi paman sukses sekali di perancis.” Kris berkata memulai permbicaraan, taklama kemudian dia melihat kekasihnya Taewon muncul dan duduk disampingnya.

“Kau terlambat Taewon..” Kris menggoda dan Taewon memutar matanya.

“Aku harus ke Wc dulu,secara teknis aku tidak terlambat.” Taewon berkata dan Krispun tersenyum, kekasihnya itu selalu serius.

“Aku hanya bercanda nona Han.” Kris berkata dan Ayah Taewon tersenyum melihat interaksi kedua kekasih itu.

“Apa kau sedang tidak sibuk?” Tanya ayah Taewon dan Kris menggelengkan kepalanya.

“Paman untukmu aku selalu punya waktu luang.” Kris berkata dan Taewon hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya, Kris memang pintar berbicara.

“Nak,kau mungkin bisa menggunakan godaan mu itu pada gadis-gadis tapi itu tidak mempan untukku.” Ayah Taewon berkata dan Taewon menahan tawanya.

“Maafkan aku paman,terkadang aku suka berlebihan.” Kris berkata dan dia menginjak kaki Taewon.

“Apa?” Taewon berbisik dan Kris menjulurkan lidahnya pada Taewon saat ayahnya sedang membaca menu restoran.

“Oh iya paman,aku juga punya hadiah untukmu.” Kris berkata dia memberikan sebuah kado kecil dengan pita berwarna emas diatasnya kepada ayah Taewon.

“Apa ini? Apa kau ingin menyuapku agar aku mengijinkan kau menikahi putriku?” Ayah Taewon bercanda dan kedua kekasih yang ada dihadapannya tertawa..sedikit canggung.

Ayah Taewon membuka kadonya dan dia tersenyum sangat lebar, Kris yang melihat reaksi ayah Taewon tentu saja menghela nafasnya lega ternyata ayahnya menyukai kado itu artinya uang nya tidak terbuang sia-sia.

“Darimana kau tahu aku suka jam Rolex?” Tanya ayah Taewon.

“Anggap saja seekor burung kecil membisikannya padaku.” Krisberkata dan sekarang Taewon menginjak kaki Kris.

“Burung kecil?!” Taewon berdesis dan Kris hanya tersenyum sambil menggengam tangan Taewon.

“oh terimakasih Kris,jam ini pasti mahal sekali.” Ayah Taewon berkata.

“Itu bukan apa-apa Paman Han.” Kris berkata.

“Terimakasih nak,aku memberikan putriku padamu sepenuhnya.” Paman Han berkata dan Taewon menatap kearah ayahnya tidak percaya.

“Ayah! Kau akan menukarkanku dengan sebuah jam rolex?” Taewon pura-pura tersinggung.

“Oh ayolah Taewon,aku tahu tanpa disuruh pun kau akan mengikuti Kris.” Tuan Han berkata dan ketiga orang itupun tertawa.

Tanpa mereka sadari sebuah sosok lelaki memperhatikan mereka dari seberang meja, lelaki itu meremas korannya dengan kesal.

Kedua sisi Koran yang dia pegang langsung memanas dan menjadi abu, lelaki itu melipat kembali korannya saat seorang pelayan menghampirinya.

“Tuan apa yang akan anda pesan?”

“ 1 gelas cappuccino dan 1 porsi steak.” Tao memesan dan pelayan itu langsung menuliskan pesanan Tao.

“apa ada yang ingin anda pesan lagi?” Tanya pelayan restoran.

“oh iya, daging nya di masak setengah matang.” Tao berkata dan sang pelayanpun meninggalkan Tao.

“Kita lihat siapa yang akan tertawa pada akhirnya, Han Taewon-shi..” Tao bergumam dia menatap kearah sosok Taewon yang sedang mengobrol dan Kris mencium tangan Taewon dengan mesra membuat gadis itu memukul bahu Kris.

~DevilInsideYou~

Taewon melipat tangannya kesal, dia melirik kearah Kris yang sedang sibuk membereskan pakaian nya kedala koper besok dia harus sudah siap pergi kebandara karena dia harus terbang ke Australia pagi-pagi sekali.

“Kau bahkan tidak bertemu dengan ibuku.” Taewon berkata dan Kris berhenti membereskan pakaiannya dan berjalan menuju Taewon yang sedang merajuk disofa.

“Babe,kau tahukan ini pekerjaanku?” Kris berkata dan Taewon hanya diam.

“Taewon,aku janji setelah penerbangan ini aku akan mengambil Cuti dan aku aka nada bersamamu untuk Natal nanti.” Kris berkata dan Taewon akhirnya berhenti merajuk.

“Baiklah,tapi janji yak au harus ada saat natal?” Taewon berkata dan Kris mengangguk.

“Aku janji,kau tak usah merajuk lagi ok?” Kris menangkup wajah Taewon dan mencium bibir taewon.

Taewon menutup matanya membiarkan Kris mencium bibirnya, dia merasakan lidah Kris memasuki mulutnya namun dia tidak peduli ini mungkin terakhir kalinya mereka berciuman karena besok Kris tidak akan ada lagi disampingnya.

Taewon menyentuh sisi wajah Kris dan Kris mendorong tubuh Taewon agar menyandar kesofa, lalu taklama kemudian diapun melepaskan ciumannya.

“Bagaimana kalau kita lanjutkan ini kamar?” Kris bertanya dan Taewon mengangguk.

Mereka berlari kearah kamar mereka percis seperti anak Tk yang sedang bermain petak umpet, entah kenapa Taewon merasa jika dia bersama Kris dia selalu berubah menjadi anak kecil yang sedang jatuh cinta.

Kris mendorong tubuh Taewon keranjang membuat wanita itu terlentang diranjangnya, Kris diatasnya masih menciumi bibirnya dan tangan Kris mencari tangan Taewon dan akhirnya  tangan mereka saling bertautan.

“Aku mencintaimu Han Taewon.” Kris berkata dan mencium dahi Taewon.

“Aku juga.” Taewon berbisik.

~DevilInsideYou~

“Hati-hati disana.” Taewon berkata dan dia memasangkan topi pilot Kris dikepala sang pilot dengan rapih, rambut pirang nya sedikit acak-acakan karena tertiup angin dari jendela bandara.

“Iya, cerewet kau sudah mengatakan itu sekitar 1000 kali.” Kris berkata dan Taewon memukul dadanya.

“Aku khawatir padamu,bukankah seharusnya kau senang?!” Taewon bertanya dan memajukan bibirnya.

“Ok..ok..aku hanya bercanda,aku tahu Taewon kau tak usah emngatakannya.” Kris bekata dia mendekat kearah Taewon danmencium gadis itu sekilas.

Entah kenapa dia merasa sesuatu ada yang tidak beres, tidak seperti biasanya hari ini dia sangat gugup sekali bahkan semalaman dia tidak bisa tidur dan terus memandangi wajah Taewon saat tidur.

“Jangan selingkuh disana,ingat saat natal kau harus pulang.” Taewon berkata dan Kris mengangguk.

“apa kau tidak percaya padaku?kau selalu mengatakan itu sebelum aku terbang.” Kris berkata dan Taewon tersenyum.

“Tentu saja tidak Oppa,aku percaya padamu sepenuhnya aku hanya ingin mengingatkan kalau ada wanita yang menunggumu di korea.” Taewon berkata dan Kris tersenyum sambil mengelus kepala Taewon.

“Baiklah aku akan mengingat itu..oh iya,bisakah kau menjaga ini untukku?” Kris memberikan Taewon sebuah pin yang berwarna emas, Taewon ingat ini adalah pin penghargaan saat Kris berhasil lulus dari sekolah penerbangan dengan nilai yang sempurna.

“Kris..bukankah ini pin yang selalu kau pakai?” Taewon bertanya dan Kris mengangguk.

“Aku ingin kau menjaganya untukku,aku takut menghilangkan pin ini.” Kris berkata dan Taewon mengangguk.

“Baiklah,aku akan menjaganya untukmu.” Taewon berkata dia menyimpan Pin kecil itu didalam dompetnya.

“Aku harus pergi,aku harus menyiapkan pesawat.” Kris berkata dan Taewon mengangguk, dia bisa merasakan airmatanya berkumpul disudut matanya dia tidak tahu kenapa setiap perpisahan selalu membuatnya ingin menangis.

“Jangan menangis,aku akan kembali seminggu lagi,kau bahkan tidak akan sadar kalau aku sudah ada disampingmu memelukmu.” Kris berkata dan mencium bibir Taewon untuk terakhir kalinya lalu tersenyum.

“Jaga kesehatanmu dan tunggu aku sampai aku kembali.” Kris berkata.

“Iya..aku akan menunggumu,sebaiknya kau peri sepertinya rekan kerjamu memanggilmu.” Taewon berkata sambil menunjuk kearah sosok seorang pilot yang memakai seragam yang sama dengan Kris.

“Oh iya,sepertinya Joonmyeon sudah menungguku.” Krispun berjalan menjauh, dengan berat hatinya Taewon melepaskan tangan Kris membiarkan Kris berjalan menuju Joonmyeon.

Taewonbisa merasakan tangan besar Kris akhirny terlepas dari tangannya dan Krispun akhirnya menjauh merangkul sahabatnya Joonmyeon, Joonmyeon melirik kearah Taewon dan memberikan senyum tipis kepada Taewon seakan dia memberikan semangat pada Taewon.

Tao yang melihat Taewon berjalan keluar dari bandara menyeringai, dia terbang kearah atap bandara dan diapun bisa melihat Kris dan Joonmyeon yang pergi menaiki sebuah pesawat terbang yang berwarna biru dan putih.

Di sirip atas kapal itu tertulis Korea air dengan lambang bendera korea, Tao dengan sigapnya menghilang dan muncul kembali disudut kapal terbang dia bisa mendengar Kris dan Joonmyeon sedang mengobrol namun Tao kesini bukan untuk itu.

Dia berjalan masuk kedalam kapal terbang, Tao terkejut saat dia bertemu dengan seorang pramugari yang smaa kagetnya saat dia melihat sosok Tao pramugari itu hendak berteriak namun Tao membungkam mulut pramugari itu dengan keras dan pramugari itupun pingsan karena kekurangan oksigen.

Tao berjalan menuju ruang mesin kapal terbang dia bisa menemukan berbagai macam kabel dan peralatan mesin lainnya dia menyeringai licik, Tao mengangkat tangannya dan tiba-tiba saja mesin yang ada di hadapannya mengeluarkan percikan listrik.

Tao langsung menghilang dari ruangan itu dan muncul kembali di gerbang utama bandara, dia menyeamar menjadi penumpang lainnya dia membawa sebuah koper coklat dan paspor juga tiket penerbangan ke Australia.

“bisakah kau memberikan paspormu tuan?” seorang pramugari berkata dan Tao memberikan paspornya juga tiketnya, sang pramugari kelihatannya tidak curiga dia memberikan paspor Tao kembali dan tersenyum kepadanya.

“semoga anda menikmati penerbangan anda, tuan Hwang Zi Tao.” Pramugari itu berkata dan Tao tersenyum.

“aku sangat menikmati penerbangan ini..” Tao bergumam dan masuk kedalam pesawat terbang.

Kris dan Joonmyeon sudah mulai menghidupkan mesin pesawat terbang, Joonmyeon kelihatannya tenang dia bahkan dia bersenandung saat dia menghisupkan mesin pesawat Kris tersenyum melihat tingkah sahabatnya itu.

“Taewon..” Joonmyeon memulai membuat Kris melirik kearah Joonmyeon.

“Taewon semakin cantik saja, aku ingat saat terakhir kau bertemu dengannya.” Joonmyeon berkata dan Kris menoyorkan kepala Joonmyeon.

“Ya! Bukankah kau seharusny emannyakan kabarku?” Kris bertanya dan Joonmyeon tertawa.

“Ok..aku hanya bercanda,bagaiamna kabar shaabatku yang tinggi ini?” Joonmyeon berkata dia melingkarkan tangannya di bahu Kris.

“Hm..baik jika kau tidak mengatakan kalau Taewon semakin cantik.” Kruis bercanda dan Joonmyeonpun tertawa.

“Oh ayolah,aku hanya memuji dia aku tidak bermaksud untuk membuatmu cemburu.” Joonmyeon berkata dan dia menepuk-nepuk punggung Kris.

“Ya,ya aku tahu..” Kris menjawab dengan malas.

Setelah mereka berdua siap merekapun memberikan laporan pada penumpang untuk menggunakan seatbelt mereka karena sebentar lagi pesawat akan lepas landas, awalnya semua berjalan lancar dan pesawat merekapun dengan mulusnya terbang membelah langit Kore yang cukup cerah.

Sepertinya kekhawatiran Kris tadi hanyalah ilusi karena buktinya semuanya baik-baik saja, Joonmyeon tersenyum kearah Kris saat dia melihat sahabatnya itu menatap kearah nya penuh kekhawatiran.

“Apa kau gugup Kris?” Joonmyeon bertanya namun Kris menggelengkan kepalanya.

Tao yang ada di kursi VIP dengan santainya meminum kopinya, entah kenapa semenjak di turun kebumi dia sangat menyukai minuman kopi dia suka sekali rasa pahit yang ada didalam minuman itu membuat lidahnya terasa seimbang dia terlalu banyak meminum darah belakangan ini membuat mulut nya terasa tidak nyaman.

Tao melirik kearah jendela pesawat dan melihat kalau pesawat belum melewati daratan dia menunggu sampai pesawat sampai di lautan, Tao menyandar kekursinya dan melirik kesampingnya sepertinya semua manusia dipesawat terlalu sibuk mengurusi urusan mereka.

“Kapten,silahkan diminum kopinya.” Seorang pramugari cantik membawa dua gelas kopi untuk Kris dan Joonmyeon.

“Terimakasih..Sooyoung.” Joonmyeon berkata sambil melirik kearah name tag yang ada di seragam pramugari untuk.

“sama-sama co-pilot, Kim Joonmyeon.” Sooyoung menjawab dan keluar dari ruang control pesawat.

“Dia lumayan..” Kris berbisik dan Joonmyeon menggelengkan kepalanya.

Nah..too tall!” Joonmyeon berkata dan meminum kopinya.

“Kau sendiri yang salah, sebaiknya kau menarik kaki pendekmu itu.” Kris bercan dan Joonmyeon memukul kepala Kris.

“Ya! Beraninya kau meledek sahabtmu sendiri.” Joonmyeon berkata dan Kris hanya tertawa, merke berdua kembali fokus pada pekerjaan mereka saat Kris sudah mulai melihat lautan.

“Kita harus berhati-hati sekarang.” Joonmyeon berkata dengan nada serius.

“Ya,aku tahu Joonmyeon.” Kris menjawab dan dia mempercepat sedikit laju pesawat, dia ingin segera melewati lautan ini.

Tao menghirup udara disekitarnya, dia bisa mencium bau asin lautan dia menyeringai penuh kejahatan dan dengan sekali ayunan tangannya tiba-tiba sjaa sebuah ledakan yang cukup keras terdengar.

DUARRR…

Suara ledakan itu terdengar sampai ruangan control Joonmyeon dan Kris, Kris yang mendengar itu langsung panik dia segera mengontrol kekuatan pesawat begitu juga Joonmyeon dia sibuk mencari channel pendaratan darurat berharap kalau ada bandara terdekat di Australia yang mendengar sinyalnya.

“cek..cek..cek pesawat Korean airline 22003,kami kehilangan kendali copy..” Joonmyeon berbicara mencari sinyal radio darurat bandara Australia namun dia tidak menemukannya, Kris mencoba mengendalikan laju pesawat.

Namun lagi-lagi suara ledakan yang keras terdengar dan Kris juga Joonmyeon langsung kehilangan kendali mereka, Kris dan Joonmyeon saling melirik dan mereka bisa melihat permukaan laut yang biru.

“KRIS LAKUKAN SESUATU!” Joonmyeon berteriak, kris mencoba menarik kendalinya berharap dia masih bisa mengendalikan pesawat namun hasilnya nihil mereka terus jatuh kebawah Joonmyeon sudah bisa melihat lautan yang luas.

Dibelakang Kris semua orang sudah panik dan berteriak Kris mencoba tenang dan mencari solusi, sedang Joonmyeon masih terus mencoba mencari bantuan.

Ditengah kekacauan Tao melepaskan sabuk pengaman nya dan berjalan, para pramugari yang melihat itu mencegah Tao untuk berjalan namun Tao langsung mendorong para pramugari itu dan diapun menyeringai sambil melirik kearah penumpang pesawat yang sedang panik.

Kris dan Joonmyeon masih panik namun mereka mencoba untuk mencari solusi,sampai akhirnya Joonmyeon berhenti dan melepaskan headsetnya kelihatannya dia sudah pasrah dan Kris yang maish berusaha melirik kearahnya.

“JOONMYEON! Apa yang kau lakukan?! Cepat hubungi bandara terdekat!” Kris berkata dan Joonmyeon melirik kearahnya.

“Kita terlalu jauh Kris,tak ada sinyal yang bisa aku temukan.” Joonmyeon berkata dan Krispun akhirnya melepaskan kendalinya.

“Apa kita tidak punya harapan lagi?” Kris bertanya dan Joonmyeon menggelengkan kepalanya.

“Maafkan aku Kris,kita sepertinya akan berakhir disini.” Joonmyeon berkata dan Kris menghela nafasnya.

Joonmyeon mengulurkan tangannya dan Kris menyambut tangan Joonmyeon, setidaknya mereka akanberakhir sebagai pilot kebanggan Korea walaupun menyakitkan dia tahu cepat atau lambat kematian akan menjemputnya juga.

Kris menutup matanya dan dia bisa mendengar suara air laut membentur kaca pesawatnya dan air lautpun mulai memenuhi pesawatnya, Kris dan Joonmyeon mencoba melepaskan seatbelt mereka namun keduanya kesusahan.

Akhirnya Kris berhasil melepaskan seatbeltnya dan dia membantu Joonmyeon yang sudah pingsang, dia berenang kepermukaan dan dia merasakan kakinya sakit sekali.

Kris membaringkan Joonmyeon disampingnya, dia tidak tahu diamna dia berada sekarang dan diapun menyentuh kakinya yang terluka parah. Darah sudah memenuhi kakinya membuat celana putihnya kemerahan, dia mencoba bertahan namun sakit yang dia rasakan begitu menyiksa.

“Kris wu?” seseorang memanggil dan Kris melirik kearah sampinya menemukan sesosok lelaki yang menggunakan jubah hitam berdiri disampingnya.

“T-tolong..” Kris berkata dia mencoba mencapai Tao amun Tao tersenyum kearahnya.

“Katakana pa yang kau inginkan?” Tao berkata dia menyentuh lengan pucat Kris.

“T-tolong..K-katakan..” Kris mencoba melanjutkan kalimatnya, namun tiba-tiba saja nafasnya tersenggal seakan sesuatu mencegahnya untuk bernafas.

“K-katakan pada kekasihku Taewon,A-aaku mencintainya…”Tao berjongkok dihadapannya dan dia membisikansesuatu ditelinga Kris.

Say hi to the Lucifer for me…” Tao berkata dan diapun menghilang begitu saja.

Kris kebingungan dia mulai kehilangan pengelihatannya rasanya semua tubuhnya mati rasa dan diapun kehilangan kesadarannya.

 To Be Continue..

Don’t Forget The Comment

Love,seven94❤

Penulis:

Nothing special about me im just a women who have alot of free time

54 thoughts on “Devil Inside You ~Part 1~

  1. huaaa judulnya udah menarik apalagi nc nya #plakkk
    aku paling suka adegan di pesawat nya ternyata kris pilot ya ?
    semoga kris selamat dan bisa kembali ke Taewon
    gomawo

    1. hehehe iya,aku agak kaku pas adega di pesawat nya soalnya aku sendiri gak tahu gimana kalau pilot lagi kerja tu juga hasil dari research dari youtube sama google😀

  2. Kayaknya aku reader baru disini. Salam kenal, aku annisa.
    Waaah.. Krisnya kasian banget, semoga dia bisa selamat dari kecelakaan yg di buat Tao. Aku udah nyangka banget klo tao bakal suka sama taewon.
    Ditunggu next partnya, thanks author^^

  3. Aq baru baca ini ff…
    Seru ceritanya….ga ada yang bisa aq komen over all aq suka penasaran sama part 2 nya aq minta pw nya ya chingu..gomawo…

  4. Min sebenernya ak udh ngepost komenan nan yg sma kaya gini tapi knapa di moderasi trus ya ..

    1.ak kurang paham sama peran tao disini
    2.aku ga begitu mudeng sama jalan ceritanya yang menurut ak terlalu cepat .
    3.NC nya kurang hott #plakk
    Tapi.ff ini bagus soalnya si kriss jadi pilot dan tema nya pun bagus .. Keep writing thor and dont forget to give me a pass …

    1. 1.Tao itu disini jadi iblis, iblis juga kan suka darah manusia bukan vampir aja
      2. namanya juga twoshoot chingu, pastilah plotnya cepet kalau mau panjang yah baca series dong..
      3. hahaha maaf kurang berpengalaman dalam nulis NC aku lebih kesisi psikologinya
      4. udah aku kirim passwordnya silahkan di cek

  5. Lanjutannya mana ?? Lanjutannya mana yah ??? #linglung
    kriss oppa gk mati kan thor..?? Kris oppa jgn mati dong…😦 kriss oppa kan pemeran kedua.. Jadi gk mungkin mati kan thor ?
    Ff nya daebakk …
    Aku suka sama karakter masing2 tokohnya🙂

  6. aaahhh tao, bener bener evilnya deh merusak kesenangan Kris nih anak .
    tp se evil”nya tao luluh juga sama taewon yah.
    berharap krisnya engga akan kenapa-napa, penasaran sama part 2 nya nih🙂

  7. Huaa Tao jadi pemeran yang sangat evil sekali kkk
    Mentang-mentang jadi devil bisa seenaknya aja ya mutusin hubungan orang lain @/tao haha xD

  8. wah keren q suka bgt ma karakter.a tao evil bgt. . .
    q suka bgt ma crta ffmu chingu kreatif bgt.
    oh ya q part 2 ko da pw.a ya.
    boleh minta pw.a gk thor jebal. . .

  9. Annyeong akuy reader baru ^_^. aku gak bisa bayangin gimana ekspresinya Kris waktu pesawatnya tenggelam, dan Tao cocok banget jadi devil, wajahnya kalo lagi serius itu bener-bener. dan, tulisan bahasanya yang bagus dan rapi bikin aku betah bacanya.

  10. haloo aq bru msuk n baca nich ffn,,
    jujur aja aq ini penggemar genre yaoi tpi bru kli ini aq baca yg versi kore gitu,,,
    krn klo vrsi jpang kan kbnyakan pkek cast dri anime,tpi klo korea kan lngsng nyata ke nma orngnya,
    tpi pas bca ini aq jdi lmayan tertarik,pengen coba baca yg lain,tpi sblum itu aq mw tnya ma authorny,mulai kpn suka bwt ffn genre kyk ini,maaf kepo…aq hny pengen nyari alasan yg tpt spy aq bnr2 trtarik ma ffn vrsi korea,
    thankz🙂

    1. Kalau aku sih emang suka sama semua genre, dan aku mulai nulis fanfic fantasi dari dulu tapi gak terlalu sering karena aku lebih suka melodrama dibandingin fantasi. sebenarnya sih aku suka sama fanfic itu karena aku suka nulis dan baca cerita aja, cuman bedanya cast nya itu idola kita jadi biasanya kalau orang yang suka fanfic pasti suka sama cast yang ada di fanfic itu kalau alasan aku gitu aja sih…

  11. oh ya krn aq pengen minta password devil inside yg kedua aq hrus ngasih komen pling dikit 3 komen ke ffn yg tak baca kan?
    aq suka dngan jalan critanya krn tentang supernatural gitu,bwt aq jdi trtarik tentang kehidupan pada vampir,tru aq suka dengan kedekatan hubungan kris dengan taewon,walau aq kira prtama kris bakal dengan suho,soalnya aq lmayan suka dengan adengan suhokris,
    itu dlu ya???thankz🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s