Posted in FanFiction (semua umur)

Double Trouble ~Chapter 4~

Title: Double Trouble

Author : Seven94 @ https://indonesiafanfictionarea.wordpress.com/

FB: https://www.facebook.com/cherrish.sweet?ref=tn_tnmn

Twitter: https://twitter.com/Seven941

NO SILENT READER PLEASE!!

Cast :

  • Jo Kwangmin
  • Kim Haneul
  • Jo Youngmin
  • Jung Krystal
  • Kim Jongin

And other supportive cast..

Genre : Romance,drama and comedy

Length :Chaptered

Rating : PG/Teens

“bwhaahahahaha…”suara tawa yang keras itu terdengar sangat jelas dan berasal dari kantor youngmin,youngmin segera menutup mulut kwangmin yang dari tadi tidak bisa berhenti tertawa bahkan kwangmin sudah berguling-guling di lantai sambil menyentuh perutnya yang sakit karena terus tertawa.

Haneul yang penasaran hanya bisa menguping di balik pintu,namun sayangnya nasib gadis itu sedang buruk karena tiba-tiba youngmin membuka pintu dan memberikan nya tatapan yang tajam seakan tatapan itu menusuknya seperti pedang.

“kau menguping?!sebaiknya kembali bekerja!”youngmin marah dan haneul segera berlari kearah mejanya pura-pura sibuk.

“hello kitty sialan..teddy bear sialan…”youngmin bergumam dan masuk kedalam lift.

Haneul yang penasaran segera memasuki ruangan youngmin dan melihat kwangmin masih tertawa terbahak-bahak.

“ada apa kwangmin-shi?”Tanya haneul.

“hahaha..hyung…hahaha.”dia memukul-mukul meja youngmin sambil menyentuh perutnya.

“ada apa kwangmin-shi..katakan padaku,cepat!”haneul menguncangkan tubuh kwangmin.

“hahaha hyung..ternyata dia suka sekali hello kitty dan teddy bear.”kwangmin berbicara dengan susah payah,wajah putihnya berubah menjadi merah karena terlalu banyak tertawa dan tak lama kemudian haneul bergabung tertawa bersama kwangmin.

“ba..hahaha..bagaimana bisa?”haneul bertanya dan kwangmin menunjukan foto youngmin yang sedang memainkan sebuah boneka teddy bear.

Haneul dan kwangminpun langsung tertawa terbahak-bahak sampai akhinya mereka lelah,kwangmin segera menyimpan foto itu di folder handphone nya takut jika foto itu hilang.

“apa kalian sudah selesai?”Tanya youngmin yang kesal karena masih menemukan kwangmin dan haneul di ruangan nya.

ne sajang-nim..” haneul segera keluar karena takut dengan tatapan youngmin yang sangat menyeramkan.

“hehehe hyung..aku pulang dulu.”kwangmin mengangkat kedua jarinya menampilkan peace sign lalu berlari keluar ruangan hyungnya.

“aish!”youngmin mengutuk dan menutup pintu kantornya.

Dia menatap tajam kearah teddy bear yang ada di mejanya,dengan kasarnya dia mengambil teddy bear itu dan melemparkannya kejendela begitu juga dengan bonek ahello kitty yang berjajar disebelahnya.

“ARGHH!”dia mengerang kesal.

Setelah beberapa menit mengamuk youngmin sudah tenang dia segera mengambil lagi kedua boneka yang dia lemparkan.

“ah..maafkan aku tuan teddy bear.”youngmin mengelus boneka teddy bear yang menatapnya dengan dingin.

“kau juga nona hello kitty,aku hanya kesal..”youngmin berkata dan menyembunyikan kedua boneka itu kedalam laci mejanya.

“awas kau kwangmin!tunggu saja membalasanku.”youngmin mulai menyusun rencana jahatnya,kwangmin tidak tahu kalau youngmin bisa sejahat voldemort.dia hanya harus menunggu tanggal main nya.

“BWAHAHAHAHA— ..ohok..ohok..”youngmin yang awalnya tertawa jahat harus terbatuk-batuk karena dia tersedak oleh ludahnya sendiri.

“aish..aku harus minum air yang banyak.”dia bergumam dan melanjutkan pekerjaan nya.

~Haneul Pov~

Dreddred..dred..dred..

Suara getaran handphoneku benar-benar sangat menganggu,aku segera mengambil handphoneku dari tas,aku mengaktifkan handphoneku dan kaget meliht 10 sms dan 15 panggilan tidak terjawab dari sebuah nomor asing.

Aku membuka pesan yang sepertinya memenuhi inbox ku,aku melihat beberapa tulisan dan salah satu pesan yang banyak itu aku membuka yang paling atas.

annyeoung!! Kim hanuel-shi ini aku kim jongin..kita bertemu di pesta Jessica noona kemarin,apa kau ingat?aku hanya ingin mengingatkan kalau aku akan menemuimu di café terdekat nanti siang,jika kau sudah mendapatkan pesanku hubungi aku J

aku memutar mataku,bukankah aku sudah bilang padanya aku tidak tertarik?! Apa dia bodoh?atau mungkin dia tuli?! Aku membuka pesan yang lain nya.

Kenapa kau tidak membalas haneul-shi?aku ingin bertemu denganmu,kau tahukan untuk pendekatan (-__^)

Mwo?dia ingin lebih dekat denganku,sumpah aku ingin tertawa..jika dia ingin dekat denganku sudah jelas karena dia ingin merebutku dari youngmin. Mereka berdua memang sepertinya memperlakukanku seperti sebuh barang yang bisa mereka pinjamkan pada siapapun aku sebaiknya tidak merespon.

Aku mengetik kembali sebuah dokumen untuk meeting youngmin minggu depan dan mulai fokus kembali pada pekerjaanku namun dengan handphoneku yang tak bisa berhenti bergetar aku segera mengambilnya dengan kesal dan mengangkat telepon dari jongin.

“apa yang kau inginkan?!”aku berkata dengan kesal hampir membentak.

“haneul-shi..akhirnya kau mengangkat juga.”jongin tersenyum.

“bukankah anda sibuk?!sebaiknya anda juga bekerja.”aku berkata dengan sinis.

“tenang saja haneul-shi kau tak usah khawatir,sekertarisku ada untuk membantuku.”jongin menjawab,dia terdengar sangat santai sekali.

“ck..jadi jika aku menjadi sekertarismu kau juga akan seperti ini??sibuk menghubungi sekertaris orang lain dan menganggungnya?!”aku bertanya dan aku bisa mendengar tawa renyah jongin dari seberang telepon.

“hahaha..kau cukup pintar haneul-shi,tapi kau bukan sekertaris biasakan?”

Jika jongin ada di hadapanku sepertinya mukanya sudah menjadi korban tinjuku,walaupun aku kurus tenagaku cukup besar untuk membuat wajah lelaki brengsek yang ada di telepon ini babak belur.

“maaf tuan kim jongin,tapi aku masih banyak pekerjaan jika kau bosan ganggu saja sekertaris orang lain.”aku segera menutup teleponku dan mematikan nya.

~Kwangmin Pov~

Semua orang sibuk menyiapkan segalanya,aku hanya diam sambil menutup mataku karena eyeliner yang sedang di pasangkan oleh coordi noona mulai membuat mataku perih hari ini aku harus syuting drama terbaruku.

Banyak sekali artis yang kukenal datang ke set drama,mereka mulai melatih line mereka dengan seriusnya sudah hampir lima jam kami syuting dan tubuhku sudah mulai terasa lelah dan kaku.

Saking kakunya senyumpun terasa sakit di wajahku,aku mengambil botol minumku dan meneguk air didalamnya sampai habis karena sekarang semua orang masih beristirahat aku mengambil handphoneku berniat untuk menghubungi haneul.

Nomor yang anda tuju tidak dapat di hubungi,mohon tunggu beberapa saat lagi..

Aku mengerutkan keningku,tidak biasanya handphone haneul tidak aktif apakah dia sedang sibuk?aku berpikir namun pandanganku segera beralih dari handphone sat aku melihat sosok krystal yang datang dia kelihatan kebingungan mungkin mencariku.

Aku segera berjalan menghampirinya dan menyentuh bahunya,krystal segera berbalik dan wajahnya menjadi cerah saat dia melihat sosok ku.

“kwangmin-ah..”krystal tersenyum.

“krystal-ah..apa yang kau lakukan disini?”tanyaku,bukanya aku tidak senang bertemu dengan dia namun sangat aneh sekali untuk bertemu dengan seorang penari ballet di set drama.

“oh..aku mencarimu.”krystal berkata,apa yang dia inginkan?

Aku dan krystal duduk di ruang gantiku,aku menatap kearah krystal dia terlihat sangat gugup dia bermain dengan jarinya dan mengigit bibirnya sepertinya dia ingin menyampaikan sesuatu namun aku tak tahu apa itu.

“krystal-ah..tenang,apa yang ingin kau katakan?”tanyaku sambil menyentuh tangannya.

Krystal mendongak menatapku dan aku bisa melihat airmata mulai mengumpul di sudut matanya,aku tidak mengerti kenapa krystal bertingkah seperti ini..apakah ada sesuatu yang membuat nya sedih?

“kwangmin-ah..apa youngmin sudah punya pacar baru?”tanya krystal dengan suara lemahnya,aku tidak tahu..aku mungkin selalu ada di samping hyung tapi aku tidak pernah mencampuri urusan cintanya.

“maaf krystal-ah..aku tidak tahu soal itu.”aku menjawab,aku sedikit kasihan melihat betapa sedihnya krystal.

“K-kalau begitu..temanmu yang kemarin kau bawa,apa dia pacarmu?”Tanya krystal penuh dengan penasaran.

Aku ingin sekali menjawab ‘ya’ namun pada kenyataan nya kami berdua tidak sedekat itu dan mungkin haneul hanya menganggapku sebagai teman.

“tidak krystal ah..kami hanya teman.”aku menjawab.

Krystal kelihatan sangat kecewa,dia menggengam tangan nya dan airmatanya akhirnya turun membahasi pipinya. Apakah dia menyesali apa yang sudah dia lakukan? Apakah dia masih mencintai hyung?

“krystal-ah..menurutku sebaiknya kau bertanya langsung.”aku menyentuh bahu krystal.

“aku..aku tidak bisa kwangmin-ah,kau tahukan youngmin,dia masih marah padaku.”krystal menjawab.

“krystal-ah hyung tidak pernah marah padamu,dia menyayangimu.”

Krystal hanya tersenyum lemah,dia menyeka airmatanya dan aku memberikan sehelai tissue untuknya,dia kelihatan sedih sekali tapi aku cukup sennag jika krystal sedih seperti ini itu artinya hyung masih punya harapan untuk bersama dengan krystal dan dia akan berhenti menggangku dan haneulku.

“krystal-ah,apa kau masih menyukai hyungku?”karena penasaran aku akhirnya mengeluarkan pertanyaan yang sedikit private itu.

Krystal hanya diam dia seakan sedang berpikir,dia menatap kearahku seakan dia mencoba untuk menyusun kalimat yang sudah ada di dalam otaknya namun dia kelihatan nya susah untuk mengungkapkan nya.

“aku tidak tahu kwangmin-ah..namun aku sangat sedih saat aku melihat youngmin bersama wanita lain.”

Mendengar wanita lain keluar dari mulut krystal aku kaget,jangan bilang kalau hyung diam-diam sudah memiliki pacar tanpa sepengetahuanku. Aku tidak terima ini hyung! Awas saja aku akan memaksamu untuk mengaku aku akan mengancammu dengan hello kitty dan teddy bearmu.

“benarkah?kalau boleh tahu..seperti apa wanita itu?”aku bertanya.

“dia haneul,kim haneul yang kau bawa ke pertunjukanku..kalian hanya temankan? jadi aku pikir youngmin dan haneul berpacaran.”krystal menjawab.

Mendengar jawaban itu entah kenapa hatiku sangat sakit..jangan bilang kalau selama ini hyung dan haneul berkencan secara diam-diam dan mereka menyembunyikan nya dariku karena mereka kasihan melihatku yang terus mengejar haneul,tidak ini tidak boleh terjadi!

“aku harus pergi.”krystal berkata menyadarkanku dari lamunan.

“oh begitu ya,baiklah..sebaiknya kau hubungi hyung tenang saja dia tidak akan marah.”aku tersenyum pada krystal,namun hatiku benar-benar gundah aku ingin segera pulang dan bertanya pada haneul.

“baiklah…terimakasih sudah meluangkan waktumu untukku aku tahu kau sibuk.”krystal berdiri dari duduknya begitupun aku.

“sama-sama,krystal-ah aku ingin kau jujur pada perasaanmu…jangan sakiti dirimu sendiri.”

Krystal tersenyum padaku dan memelukku sekilas sebelum dia pergi dari kamar gantiku,kelihatannya dia lebih baikan aku iri..aku juga ingin segera pulang dan menemui haneul aku ingin menjelaskan semua.

Entah kenapa aku sangat merasa tidak aman,aku tidak pernah merasa seperti ini jika aku memikirkan tentang haneul aku sellau kehilangan semua kepercayaan diriku.

Haneul kenapa kau membuatku gila seperti ini?! Kau suka sekali memainkan perasaanku eoh?

Aku melirik kesampingku dan kaget melihat sosok haneul yang tersenyum kearahku,kenapa dia ada disini?apa aku berhalusinasi? Aku segera mengosok mataku dan saat aku kembali membuka mataku sosok haneul sudah hilang.

Aishh!! Kwangimin sadar! Haneul tidak mungkin ada disini,aku segera keluar dari kamar gantiku menuju set drama namun aku semakin kaget saat melihat sosok haneul berdiri di sampingku.

Haneul mengedipkan matanya kearahku dan pergi menuju set drama,ya tuhan..apakah aku sudah mulai gila?sebaiknya aku mengabaikan saja bayangan itu mungkin karena aku sedang ingin bertemu dengan haneul aku jadi mulai berhalusinasi.

Aku membuka scenario dramaku dan mulai membacanya,aku bisa merasakan kehadiran seseorang disampingku. Aku penasaran dan melirik kearah sampingku dan betapa kagetnya aku saat melihat sosok haneul,arghh michingetda!

“ARGGHH!!”aku mengacak-ngacak rambutku dan semua kru yang sedang mempersiapkan set melirik kearahku dengan tatapan aneh.

“ah..jeasounghamnida..”aku segera membungkuk dan meminta maaf,sebaiknya aku mulai fokus dan melupakan masalah itu untuk sejenak.

~Youngmin Pov~

“yobuseyo..dengan jasa pembangunan hwang,ada yang bisa saja bantu?”Tanya suara seorang wanita di seberang telepon.

“ya,aku memesan dekorasi untuk ruangan dengan konsep teddy bear dan hello kitty.”aku berkata sambil membuka-buka contoh dekorasi ruangan di internet.

“oh tentu saja,banyak sekali konsep yang bisa anda pilih tuan apa anda ingin memilih sendiri?”Tanya wanita itu.

“tidak usah,kalian urus saja dan pastikan cat dan dekorasinya di dominasi dengan warna pink kalau bisa kalian mendekorasinya secepatnya.”youngmin berkata.

“maaf tuan tapi pegawai kami sedang sibuk,jadi anda harus menunggu sekitar satu minggu.”

Youngmin menghela nafas dia benci untuk menunggu,dia bukanlah lelaki yang sabaran.

“apa kau tahu dengan siapa kau berbicara?”Tanya youngmin.

“maaf tidak tuan.”jawab wanita itu.

“jo youngmin,apa kau kenal siapa dia?”Tanya youngmin malas sambil memainkan pulpen di tangan nya.

“jo? tuan jo..maaf saya tidak tahu,baik saya akan segera mengirimkan pegawai saya kerumah anda tuan maaf.”wanita itu kedengaran gemetaran.

“bagus kalau begitu,jika dekorasinya tidak selesai sekarang jangan harap kalian masih bisa diam di jongkoku.”ancam youngmin.

“baik tuan,baik..maaf saya akan pastikan dekorasinya selesai sampai hari ini.”wanita itu berkata.

“baiklah,aku tunggu pegawaimu datang.”youngmin segera menutup telepon nya dan dia menghubungi nomor rumahnya.

“selamat siang dengan kediaman keluarga jo.”suara pelayanku Jaesuk terdengar sangat formal.

“jaesuk jika ada jasa dekorasi yang datang suruh mereka masuk kekamar kwangmin,arraseo?”aku bertanya.

“baik tuan.”jaesuk menurut.

“oh iya,jika kwangmin pulang katakan padanya dia harus bertanggung jawab atas semua yang dia perbuatannya.”

Jaesuk sedikit kebingungan dengan perkataan ku namun dia menurut juga,aku tersenyum puas karena sudah berhasil tinggal menunggu kwangmin pulang dan dia pasti akan sangat ‘bahagia’ saat melihat kamarnya yang berubah total,namun ada kemungkinan juga kwangmin tidak akan pulang kerumah karena dia selalu menginap di apartemen barunya.

Tak apa-apa aku masih punya seribu rencana untuk membuatnya datang kerumah,dan senjataku ada tepat diluar ruanganku. Aku berdiri dan membuka pintu kantorku,aku menjulurkan kepalaku keluar dan melirik kearah kanan dan kiriku melihat situasi yang cocok.

Aku bisa melihat haneul sedang sibuk mengobrol ditelepon entah dengan siapa namun dia kelihatan sangat kesal sekali,Karena keadaan sepi akupun memutuskan keluar dari kantorku dan menghampiri meja haneul.

Haneul yang melihat sosokku segera mematikan handphonenya,aku mengangkat halisku curiga dengan tingkah sekertaris anehku ini..bukannya aku peduli aku hanya penasaran sebenarnya siapa yang sedang dia hubungi.

“haneul-shi..bisakah kau mampir kerumah nanti sore?aku benar-benar merasa tidak enak badan.”aku mulai berakting dan pura-pura merasa pusing.

“nde sajang-nim.”haneul mengangguk.

“antarkan saja sisa dokumen yang belum aku tanda tangani,dan kalau bisa belikan juga aku buah-buahan saat kau dijalan nanti.”aku berpesan.

“nde sajang-nim..apa ada yang anda butuhkan lagi?”Tanya haneul.

Aku menyeringai licik,aku mendekat kearah nya membuat haneul mundur beberapa langkah dariku.

“ya,aku butuh kau dalam keadaan utuh untuk datang kerumahku..jangan sampai tersesat.”aku tersenyum dan mengacak-ngacak rambut haneul.

“Kyaa!!!youngmin sajang-nim sangat keren.”

“haneul sangat beruntung..”

Mendengar bisikan-bisikan itu,aku menjadi muak entah kenapa setiap wanita yang melihatku melakukan sesuatu mereka selalu harus berbisik-bisik dan menjerit aish..sangat berisik!

“aku pulang dulu,jadilah sekertaris yang baik.”aku mengedipkan mataku dan pergi menuju lantai bawah untuk pulang.

~Haneul Pov~

MWO?sakit dia bilang..jangan buat aku tertawa dia masih bisa menggodaku seperti itu dia bilang dia sakit,dasar orang kaya manja kalau kau jadi aku kau pasti sudah menangis. Aku masih punya banyak tugas untuk diselesaikan dan dia memutuskan untuk bersantai dan pulang kerumah dan dia juga berani sekali memintaku untuk membelikan buah-buahan kenapa tidak kau saja yang membelinya?!

Aku segera melanjutkan pekerjaanku,dan sialnya tuan kim jongin yang ‘terhormat’ tidak bisa berhenti menghubungiku. Aku benar-benar akan gila kalau aku tetap bekerja disini,namun aku tidak bisa begitu saja berhenti.

“oh..jadi itu alasan kenapa kau selalu kekantor?”Tanya haneul.

“ya,aku selalu khawatir..haneul-shi bisakah kau menjaga hyung untukku?”kwangmin menghadap kearah haneul.

Haneul tersenyum dan mengangguk.

“aku akan menjaganya,tenang saja.”

Ya..percakapan itu yang selalu membuatku mengurungkan niatku untuk mengundurkan diri dari perusahaan ini,selain itu youngmin juga membayarku dengan baik sehingga kehidupan ekonomiku terpenuhi dengan baik.

Setelah aku selesai aku mendengar teleponku berdering,aku segera mengangkat telepon itu dengan suara professional seperti biasa dan ternyata eunjilah yang menghubungiku.

“eunji-ya ada apa?”Tanyaku.

“em..haneul-shi ada seseorang yang ingin menemuimu.”eunji berkata dengan ragu-ragu,aku tidak mengerti kenapa dia seperti itu.

“ada apa eunji-ya?apa ada sesuatu yang salah?”aku bertanya lagi.

“aniyo..tapi,ada CEO perusahaan kim disini dia memaksa untuk bertemu denganmu.”eunji terdengar ketakutan.

“apa?!siapa?”tanyaku penasaran.

“kim jongin haneul-ah..dia memaksa dia mengancam kalau aku tidak mengijinkan dia menemuimu dia akan melaporkanku pada youngmin sajang-nim.”

“APA?!beraninya dia..baiklah aku akan kebawah.”aku berkata dan menutup teleponku.

Aish..monster yang satu ini benar-benar tidak bisa berhenti mengangguku,dia memang harus di basmi! Dia seenaknya saja mengancam teman kerjaku seperti itu,dia pikir dia siapa?! Sombong sekali.

Sesampainya di lantai bawah aku segera berjalan menuju meja resepsionis dan aku bisa melihat sosok jangkung jongin yang sedang membawa sebuket mawar merah,aku menghampirinya dengan malas.

“apa yang kau mau?”tanyaku .

“haneul-ah..”jongin kelihatan senang melihatku,dasar orang kaya bipolar aku tidak mengerti apa yang ada di otak kecilnya itu.

“aku masih punya banyak pekerjaan,sebaiknya kau cepat katakan apa yang kau mau.”aku berkata dengan juteknya.

“aku hanya ingin memberikan bunga ini untukmu haneul-shi.”jongin memberikanku buket bunga yang dia bawa.

“aku tidak tahu kau suka bunga apa jadi aku memutuskan untuk membeli mawar saja.”dia tersenyum kearahku,entah bagaimana caranya aku selalu saja berpikiran buruk soal jongin mungkin karena dia meninggalkan kesan pertama yang kurang baik untukku.

“terimakasih,aku sudah menerima bunganya jadi kau bisa pulang sekarang.”aku berkata,aku tidak enak karena hampir semua orang menatap kearah kami.

Apa ada yang aneh?kenapa sepertinya semua orang menatap aneh saat mereka melihat aku dan jongin mengobrol,apakah ada sesuatu yang salah? Saat aku melirik kearah eunji,eunji memberiku isyarat untuk keluar dia kelihatan khawatir.

Aku tidak mengerti dengan isyarat yang eunji berikan namun aku menurutinya,aku menarik jongin keluar dari kantor.

“pulanglah cepat..aku sedang sibuk.”aku berkata dan hendak masuk kedalam kantor,namun jongin mencegahku dengan menarik lenganku.

“apa kau sudah mempertimbangkan penawaranku?”Tanya dia.

Oh iya!seharusnya aku tahu kalau niatnya kesini hanya untuk menanyakan itu.

“aku sudah mempertimbangkannya.”aku berkata dan jongin kelihatan senang.

“lalu bagimana?apa kau akan bekerja untukku?”Tanya jongin.

“maaf tuan kim jongin,tidak.”aku menjawab dan masuk kedalam kantor.

Aish! Semoga saja dengan jawaban itu dengan dia berhenti untuk mengikutiku dan menghubungiku aku sudah cukup lelah untuk mengurus pekerjaanku aku tidak ingin ada stress tambahan.

“kim haneul-shi aku tetap menunggu loh!”jongin berteriak,aku segera berbalik melemparkan nya tatapan paling sadisku,beraninya dia berteriak-teriak di kantorku sekarang semua orang pasti sudah tahu namaku.

Eunji yang melihat aku dan jongin hanya bisa tertawa canggung,dia seharusnya tidak menertawakan teman nya yang sedang dalam kesusahan namun melihat aku dan jongin berinteraksi dengan satu sama lain cukup membuat eunji terhibur,dia merasa sedang menonton drama yang biasa dia saksikan dengan teman kosnya.

“aish!michiesso?! pergi sana! Aku tidak akan menemuimu lagi!”aku berteriak dan segera berlari kearah lift,aku benar-benar ingin membuang mukaku.

“haneul-shi!haneul-shi..aku akan menghubungimu…”jongin berteriak lagi namuan aku pura-pura tidak mendengar.

Sesampainya dikantor kubuang bunga mawar yang di berikan oleh jongin ketong sampah,aku benar-benar sudah kesal,sebenarnya game apasih yang youngmin dan jongin coba mainkan?aku benar-benar muak dengan semua game ini,apakah orang kaya begitu bosan dengan hidupnya sehingga mereka sangat menyukai game yang seperti ini?

Aku melirik kearah jam,waktu menunjukan pukul 4 sore itu artinya aku sudah bisa pulang dan sebaiknya aku pulang lewat pintu belakang karena jika aku lewat pintu depan jongin pasti mencegatku lagi dan itu sama saja dengan aksi bunuh diri.

Aku segera membereskan barang-barangku tak lupa untuk membawa dokumen yang youngmin belum sempat tanda tangani,aku segera mengambil buku noteku dan mengingatkan diriku sendiri untuk membeli buah-buahan sebelum pergi kerumah youngmin.

Aku berjalan dengan cepat,takut jika jongin menemukanku aku segera pergi menuju toko buah yang terletak tak jauh dari kantor. Aku memilih untuk membeli buah appel dan jeruk lalu langsung naik bus menuju rumah youngmin, didalam bus cukup sepi dan aku merasa lelah seharian bekerja memang menguras tenagaku.

Aku menyandar kearah jendela bus dan mulai menutup mataku,untuk sekejap aku kehilangan kesadaranku.

“haneul,kau harus menjadi wanita karier..”

Eomma menyentuh kepalaku,dia menangis lagi karena ayah aku tidak mengerti kenapa kedua orangtuaku selalu seperti ini.mereka selalu bertengkar dan bertengkar..apakah mereka sudah tidak cocok lagi?

“ne eomma,aku akan menjadi wanita karier yang sukses.”aku tersenyum kearah eommaku dan dia memelukku.

“kau harus punya penghasilan sendiri,jangan sampai kau bergantung pada suami eoh?lelaki memang brengsek mereka..hiks..mereka bisa seenaknya padamu.”eomma berkata sambil menangis.

Aku tidak bisa berkata apapun,melihat eomma menangis saja sudah membuatku cukup sedih namun aku tidak boleh menangis. Jika aku menangis aku hanya akan menambah beban baginya,aku harus ceria dan tersenyum aku harus membuat eomma pulih kembali.

“eomma..uljima,aku akan menjadi wanita karier yang sukses ok?”aku memeluk ibuku dan ibuku hanya bisa menangis.

Aku segera terbangun dan untungnya bus berhenti tepat di halte bus dekat perumahan youngmin,aku segera turun dan berjalan menuju perumahan mewah. Terkadang aku iri jika kau melihat bangunan-bangunan yang bagus di sekitar perumahan ini aku yakin orang-orang yang tinggal didaerah ini pasti orang-orang kaya,setiap rumah yang kulewati pastilah besar dan mewah kapan ya aku bisa tinggal dirumah seperti ini?

Aku menatap kearah rumah youngmin yang sangat besar,kadang aku berpikir apakah keluarga youngmin tidak kesepian tinggal di rumah besar ini?rumah besar ini hampir sama seperti sebuah kastil di eropa.

Tak ingin membuang waktu aku segera masuk dan aku di sambut oleh pelayan youngmin,pelayan rumah youngmin sangat banyak sekali entah apa tugas mereka bahkan aku bisa melihat tukang kebun yang sibuk membersihkan halaman belakang rumah youngmin yang percis seperti taman dikerajaan banyak sekali bunga dan rerumputan.

“tuan youngmin menyuruh anda untuk keruangannya.”mendengar perkataan jaesuk pelayan youngmin aku segera sadar dari lamunanku.

ah ye..kamsahamnida.”aku menunduk dan segera mengikuti jaesuk yang sudah berjalan lebih dulu dariku.

Saat jaesuk membukakan pintu aku bisa melihat youngmin sedang santainya duduk di sofanya,kamarnya begitu besar bahkan lebih besar dari ruang tamu rumah keluargaku. Perabotan nya di dominasi dengan perabotan minimalis dan modern aku bisa melihat beberapa lukisan abstrak menghiasi dinding kamar youngmin.

“oh kau sudah datang?”

Mendengar suara youngmin aku segera sadar dari lamunanku.

“duduklah,apa kau sudah membeli buah-buahan nya?”Tanya youngmin,aku mengangguk dan memberikan satu kantong plastik yang berisi buah apel dan jeruk.

“apa kau tidak akan menyuapiku?kau tahukan aku sakit..”youngmin memelas sambil berpura-pura batuk,padahal aku tahu sekali dia baik-baik saja.

sajang-nim,aku tidak punya waktu ok?aku harus membereskan rumahku.”aku berkata dan berbalik hendak pergi namun youngmin mencegahku.

“ayolah..aku..ohok..ohok..benar-benar sakit.”youngmin berpura-pura batuk lagi,aku menghela nafasku tidak ada gunanya berdebat dengan dia,itu sama saja dengan membuang waktuku.

Aku dengan terpaksa duduk disamping youngmin dengan wajah bosanku dan mulai mengupas sebuah jeruk untuk dia makan,youngmin kelihatan nya senang melihat aku yang mengalah dan memutuskan untuk menuruti segala kemauan nya.

“buka mulutmu.”aku memerintah dan youngmin membuka mulutnya lebar-lebar,aku segera menyuapkan tiga buah potongan jeruk kedalam mulutnya sampai dia hampir saja tersedak.

“sudah cukupkan?aku mau pulang.”aku segera bangkit dari dudukku namun youngmi mencegahku lagi dengan menarik tanganku,aku melirik kearahnya dan dia pura-pura tersedak.

Youngmin memukul dadanya dan wajahnya berubah menjadi merah padam,dia benar-benar kelihatan tersedak aku segera mencari air dan untung nya aku menemukan segelas air di meja kecil yang terletak dihadapanku dan segera membantunya meminum .

“omo…sajang-nim gwenchana?”tanyaku khawatir,aku tidak sejahat apa yang kalian pikirkan ok?aku khawatir kalau sampai anak manja ini kenapa-kenapa aku juga yang kena getahnya.

“ohok..ohok..michiesso?!kau mau aku mati?!”dia berkata masih terbatuk-batuk,aku sedikit merasa kasihan dan akupun mengelus punggung nya berharap dia merasa baikan.

“HYUNG!”

Tiba-tiba saja suara kwangmin terdengar menggelegar bersamaan dengan suara pintu kamar youngmin yang dibuka paksa,aku melirik kearah pintu dan kaget melihat kwangmin yang mengamuk dia benar-benar kelihatan sangat kesal.

“HYUNG!MICHIESSO?!”

Ya benar kwangmin,kakakmu sudah gila..

“WAE?apa kamu bisa berhenti berteriak,suaramu menyakiti telingaku..”youngmin berkata sambil mengusap telinganya.

“hyung..kau mengganti wallpaper kamarku dengan teddy bear dan hello kitty?apa kau sudah gila,apa ini caramu balas dendam?”kwangmin marah,masih belum menyadari kalau wanita yang duduk disamping kakaknya itu adalah haneul.

Youngmin menyeringai licik,dia malah mendekat kearah haneul dan mengistirahatkan kepalanya di pangkuannya.

“ah..haneul-ah,kepalaku sakit sekali..bisakah kau usir dia.”youngmin mengeluh sambil memijat kepalanya.

“mwo?Hyung..tunggu haneul?!”kwangmin melirik kearahku yang sudah jelas ada dihadapan nya.

“annyeoung kwangmin-shi.”aku tersenyum canggung kearah kwangmin.

“haneul-shi?!ah..mian ,sebaiknya aku keluar.”kwangmin segera berlari keluar dari kamar youngmin,dia mungkin malu karena sudah mengamuk dihadapanku aku sebenarnya tidak apa-apa sih malah aku menemukan kalau kwangmin itu lucu jika sedang marah.

“haneul-ah pijit kepalaku,aku benar-benar kesakitan..”mendengar keluhan itu aku muak,kau tidak tahu betapa lelah nya aku.

Aku segera berdiri dari dudukku membuat youngmin yang membaringkan kepalanya di pangkuanku terjauh kelantai dengan keras,aku ingin tertawa melihat dia tengkurap sambil mengeluh kalau hidung nya sakit..rasakan! itu pembalasanku karena kau sudah membuat kwangmin-ah marah.

“maaf sajang-nim,aku harus pulang.”aku membungkuk sekilas dan segera pergi tidak menghiraukan panggilan youngmin yang menyuruhku untuk tidak pulang.

Aku pergi kelantai bawah menuruni tangga,namn aku sangat tidak senang saat aku melihat sosok wanita yang sangat kukenal. Wanita itupun kelihatan nya tidak senang melihat sosokku aku hanya tersenyum dingin kearahnya setidaknya aku tidak menunjukan sikap yang tidak sopan,wanita itu membalas senyumku.

“Kim haneul-shi,tak kusangka kita bertemu lagi.”krystal berkata kepadaku,sikapnya padaku sekarang beda sekali saat kami pertama bertemu di pertunjukan nya.

“nde..krystal-shi.”aku mengangguk,aku hanya ingin pulang dan meninggalkan rumah yang besar ini.

“apa kau kesini untuk menemui youngmin-ah?”Tanya krystal dengan nada suara sinisnya.

“apa itu penting untukmu?aku rasa kau tak usah curiga.”aku berkata,entah sejak kapan aku berubah menjadi sinis seperti ini.

“oh jadi kau sudah belajar untuk berbicara dengan sopan haneul-shi?”Tanya krystal,dia memberikanku tatapan tajam.

“maaf krystal-shi saya harus pergi.”aku berkata tidak ingin membuang waktu dengan berkelahi.

“aku harap aku tidak bertemu denganmu lagi dirumah ini haneul-shi.”krystal mengungkapkan dan aku hanya memberikannya seringai licikku.

“aku tidak tahu soal itu krystal-shi,kau tahukan youngmin dan kwangmin membutuhkanku.”aku pergi meninggalkan krystal yang kelihatan nya marah.

~Youngmin Pov~

“AISHH!”aku mengutuk,hidungku benar-benar sakit..kau akan membayarnya haneul tunggu saja.

Aku bangkit dari posisi tengkurapku namun aku bisa mendengar suara langkah kaki yang cepat menuju kamarku,itu pasti haneul dia pasti menyesal karena dia sudah membuatku jatuh dan kesakitan akupun mengurungkan niatku untuk bangkit dan pura-pura pingsan dibawah sofaku.

“omo..youngmin-ah!”

Saat aku mendengar suara krystal aku sedikit kaget,aku bisa mendengar langkah kaki krystal mendekat kearahku. Dia membalikan tubuhku membuatku sekarang terlentang di lantai,dia sepertinya kebingungan dia menekan-nekan dadaku membuatku ingin muntah apa dia pikir aku sudah tenggelam?!

Taklama kemudian aku merasakan tangan krystal membuka mulutku,apak yang akan dia lakukan namun baru juga aku akan membuka mataku aku bisa merasakan bibir krystal menyentuh bibirku membuatku sangat kaget.

Dengan refleks aku mendorong krystal menjauh dariku,dia memekik dan kaget saat melihat aku yang segar bugar dan dia segera berdiri.

“maaf aku kira kau..”krystal berkata sambil memejang bibirnya.

“mau apa kau kesini?”aku bertanya melirik kearah krystal,entah sejak kapan aku menjadi sedingin ini kepadanya.

Apa kau tahu krystal?aku menangisimu semalaman? Kau tak pernah tahu…kau menyakitiku krystal dan aku lelah untuk di sakiti.

“A-aku hanya ingin mengobrol denganmu oppa,aku hanya ingin minta maaf karena kemarin aku pergi begitu saja.”krystal berkata sambil menunduk.

Sekarang kau tidak berani menatapku?ada apa denganmu krystal?kau benar-benar berubah..apakah kau jung krystal yang aku cintai?yang kulihat sekarang hanya seorang gadis cantik bukan jung krystal yang aku tahu..

“oh..iya.”aku merespon,

Krystal melirik kearah meja yang ada di sampingku dan tersenyum saat dia melihat sebuah bola salju berkaca yang kaca nya retak,dia pasti bahagia karena aku memungut oleh-oleh yang dia bawa dia pasti bahagia karena dia menyadari kalau aku masih menyukai nya.

“oppa,kau memperbaiki bola saljunya?”Tanya krystal sambil mendekat kearah bola salju berkaca yang penuh dengan selotip.

“iya,aku hanya merasa bersalah.”aku berkata dengan canggungnya.

“oppa,gomawo..”krystal berkata dan memelukku,aku sedikit kaget saat dia tiba-tiba saja memelukku.

Aku tidak tahu harus bagaimana,krystal memelukku lebih erat dan aku yakin dia pasti tertawa sekarang karena dia menyadari kalau aku sedikit kaku aku memeluk dia kembali. Aku merasa pelukan ini sudah sering kami lakukan,aku merasa seperti dulu lagi dimana aku dan krystal masih menjadi sepasang kekasih dimana aku dan krystal saling memiliki dan mencintai.

Aku tersenyum dan memeluk krystal seperti dulu,krystal kelihatan nya tidak keberatan dia memelukku lebih erat.

“oppa,jeongmal gomawo.”krystal berbisik dan dia menyembunyikan wajahnya di lekuk leherku.

“tidak apa-apa.”aku berkata dan mengelus kepalanya,apakah aku harus memaafkan krystal?

~Kwangmin Pov~

SIAL!SIAL!SIAL!

Aku menggenggut rambutku dengan frustasinya,bagaimana aku bisa tidak menyadari kalau haneul ada di samping hyung?! Dasar youngmin-hyung sialan..aku harus membalaskan dendamku.

Aku melirik kearah kamarku yang sekarang penuh dengan boneka hello kitty dan teddy bear,bahkan wallpaper kamarku sekarang dipenuhi dengan gambar hello kitty aku duduk diranjangku yang sepreinya diganti dengan gambar teddy bear bukankah kamar ini seharusnya jadi kamar youngmin-hyung?

Aku tertawa mengingat ekspressinya saat aku membawa boneka teddy bear dan hello kitty kekantor,dia sangat senang sekali saking senang nya dia tidak menyadari kalau aku mengambil fotonya saat dia mencium kedua boneka itu.

Oh hyungku yang malang..dia sebenarnya sangat menyukai kedua boneka itu namun karena dia sudah besar dan menjadi CEO dia harus berpura-pura untuk menjadi manly dan macho padahal jiwan nya jauh sekali dari manly kalau macho mungkin..karena dia memiliki otot-otot di tubuhnya.

Aku membuka handphoneku dan melihat foto youngmin hyung yang dengan senang nya mencium kedua boneka yang kubawa,menatap foto itu membuatku mulai berpikir kira-kira rencana apa yah yang bisa membuat hyungku sangat malu.

Aku tahu..aku tahu.. kalian pasti berkata ‘kwangmin kau orang yang baik,sebaiknya kau lupakan saja semua kejadian ini. Toh kamu punya apartemen sendiri dan kamar yang lebih manly dari youngmin.’ Tapi tidak kawan-kawan.

Aku benar-benar kesal kepada hyung karena dia sudah merubah kamar yang sangat aku sayangi,kamar ini adalah saksi bisu pertumbuhanku dimulai dari aku kecil sampai aku besar seperti ini aku menempati kamar ini.

Dikamar ini ada banyak kenangan yang tersimpan,kenangan saat aku memenangkan perlombaan menari dan menyanyi dan masih banyak lagi.

Aku memutuskan untuk memainkan handphoneku dan membuka twitterku,aku penasaran saat aku melihat seseorang menyebutkanku dalam postingan mereka. Aku membuka link yang orang asing itu berikan dan aku menemukan sebuah website resmi yang bernama ‘Jo Youngmin fansclub’.

“MWO?hahahahaha..”

Aku tertawa saat melihat judul website itu,aku tidak pernah tahu ternyata banyak sekali yang menjadi fans youngmin hyung. Aku penasaran dan terus membuka postingan-postingan website itu dan aku menemukan berbagai fakta tentang hyung dan foto narsisnya yang dia upload di twitter,aku juga menemukan sebagian foto nya yang diambil oleh para ‘fans’nya.

Aku tidak menyangka hyungku sangat populer,oh tunggu bagaimana dia tidak populer jika setiap hari dia jogging di taman dengan hoddie tidak berlengan nya. Dia pasti pamer otot-otot tangan nya kepada para gadis yang lewat,dasar tukang tebar pesona..

Saat aku memutuskan untuk menutup website itu tiba-tiba sebuah ide jahat datang melintas kepikiranku,aku menyeringai licik.

“Hyung kau pasti sangat senang dengan apa yang akan aku lakukan.”

Author note: annyeoung readers!! maaf ya seven nongol lagi dan menganggu kalian kekeke😀 cuman mau nanya aja setelah baca part yang ini apa kalian mau youngmin dan krystal baikan atau enggak?terus apa kalian suka dengan karakter youngmin dan kwangmin?sekedar nanya aja kalau kalian mau jawab silahkan tinggalkan komen di bawah..bye..bye ^^//

To Be Countinue..

Don’t forget the comment

Love,seven94❤

Penulis:

Nothing special about me im just a women who have alot of free time

4 thoughts on “Double Trouble ~Chapter 4~

  1. Hahahaha Youngmin tnyt suka hello kitty ma tddy bear toh, gk nyngk bgt dh…

    Kwangmin cemburu tuh liat haneul ma youngmin, tpi kira2 sapa ya yg di suka ma haneul???

  2. aigoo..jongin kaya orang mw nyatain cinta aja pake teriak2..tp yg paling lucu ngebayangin kamar kwangmin penuh dgn boneka n dekorasi teddy bear n hello kitty..cute..hehehe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s