Posted in FanFiction (semua umur)

Double Trouble ~Chapter 3~

Title: Double Trouble

Author : Seven94 @ https://indonesiafanfictionarea.wordpress.com/

FB: https://www.facebook.com/cherrish.sweet?ref=tn_tnmn

Twitter: https://twitter.com/Seven941

NO SILENT READER PLEASE!!

Cast :

  • Jo Kwangmin
  • Kim Haneul
  • Jo Youngmin
  • Jung Krystal
  • Kim Jongin

And other supportive cast..

Genre : Romance,drama and comedy

Length :Chaptered

Rating : PG

Author note: jreng jreng!!! (rame bener.. -___-) seven balik lagi dengan chapter 3 ni..kekeke kalian senang gak seven updatenya cepet?soalnya lagi banyak inspirasinya nih,terus seven juga dapet request dari readers yang pengen seven cepet-cepet update. seven seneng banget..makasih banyak yah buat kalian yang udah baca tapi lain kali kalau seven lelet updatenya itu berarti seven lagi sibuk dan tolong di maklum ya..udah aja cuap-cuap seven,silahkan baca🙂

Kring….kring…kring..!!!

Suara jam alarm hello kittyku berhasil membangunkanku dari tidur nyenyak ku,aku segera bangun dan mematikan jam alarm yang suaranya sudah mulai menyakiti telingaku. Aku bukanlah orang yang suka bangun pagi,aku sangat BENCI untuk bangun pagi bahkan ibuku bilang aku seperti zombie jika aku bangun di pagi hari.

Aku segera mandi dan membasuh mukaku,aku berdandan sekitar 10 menit. Hari ini aku ada kencan dengan kwangmin dan aku tidak percaya ini!! Ah..aku benar-benar tidak menyangka aku bisa sedekat ini dengan kwangmin.

Aku mencubit pipiku dan merasakan kalau pipiku terasa sakit,ini semua bukan mimpi! Hari ini aku akan di jemput oleh kwangmin!! Aku meloncat-loncat dengan gembiranya sampai akhirnya aku mendengar suara pintu apartemenku di ketuk oleh seseorang,aku berlari masih dengan senyum lebar di mukaku dan membuka pintu.

“selamat pagi nona kim.”

Mendengar suara itu aku segera mendongak dan menemukan sosok yang sama sekali tidak aku ingin temui hari ini,yah siapa lagi kalau bukan si iblis YOUNGMIN!

Aneh sekali,pagi-pagi dia sudah rapih dan menggunakan tuxedo dia memang mau kemana?tidak mungkin ke pesta sepagi ini.

“apa yang kau lakukan disini?”aku bertanya dengan nada kesal.

“kau akan menghabiskan hari ini bersamaku.”youngmin menarik tanganku namun aku berontak.

“apa?!aku menunggu kwangmin-shi.”aku berkata,lagipula aku harus berdandan dulu aku belum memakai make up dan sepatuku.

“kau tak usah berdandan,temani saja aku untuk bertemu dengan tuan kim jongin dan kita langsung pergi ke pertunjukan black swan.”

“mwo?tidak..aku sudah janji dengan kwangmin.”aku memberontak.

“apa kau ingin aku memaksamu atau kau naik kemobilku seperti anak kecil yang baik?”youngmin mengancam.

“tapi..”

“ayo cepat..aku tidak akan menunggu lama.”youngmin mendorong tubuhku menuju mobilnya.

“tunggu aku harus mengambil dompet dan make up ku.”aku meronta mencoba masuk kedalam apartemenku.

you want to do this in a hard way?”akhirnya youngmin mengeluarkan keahlian bahasa inggris.

what do you mean by that?!”pekik ku.

Aku meminta penjelasan,namun belum sempat aku menolak youngmin mengakat tubuhku dan aku berontak memukul-mukul punggung nya.

“YA!LEPASKAN!”aku membentak masih memukul punggung nya.

“apa kau ingin jatuh?!”Tanya youngmin sengit.

“aku bilang lepaskan aku!”aku menjawab tak kalah sengit.

“aku tidak akan melepaskanmu.”youngmin mengungkapkan.

“apa?aku tidak ingin ikut denganmu!”aku membentak dan memukul-mukul lagi punggung youngmin.

Namun belum sempat youngmin menjawab dia bertemu dengan lee ahjumonim,dia adalah tetanggaku yang baik,aku sudah menganggapnya ibuku sendiri dan dia kelihatan khawatir melihat aku yang di pangku oleh youngmin dan meronta-ronta percis seperti seorang sales yang mempromosikan produk yang dia jual,namun suaraku lebih cempreng dan heboh.

“haneul-ah gwenchana?”Tanya lee ahjumonim sambil mengangkat sapu nya tinggi-tinggi berjaga-jaga kalau ada penjahat.

“ah ahjumonim!”aku berkata.

“si..siapa lelaki itu haneul-ah,kau tidak apa-apakan?”Tanya lee ahjumonim.

“ahjumonim..tenang saja,aku lelaki yang baik iyakan haneul-shi?”youngmin mulai berakting lagi,dia berpura-pura baik huh! Tunggu saja,aku akan menceritakan semua kebusukan mu jo youngmin!

“ahjumonim..aku mohon tolong aku.”aku meronta.

“ahjumonim..jangan khawatir,kami sedang bercanda..iyakan chagi?”youngmin mencubit pantatku.

“awww…”aku mengerang.

“iya kan chagiku sayang??”youngmin menekan nada bicaranya,seakan dia memaksa agar aku mengikuti scenario yang dia buat.

“hahahha..iya chagiku.”akupun akhirnya memutuskan mengikuti scenario youngmin dengan tawa canggungku.

“maaf ahjumonim sudah menganggumu pagi-pagi sekali.”youngmin yang sepertinya sudah sangat pintar dalam berakting itu berhasil membodohi lee ahjumonim.

“ah tidak masalah,kalian masih mudakan…”lee ahjumonim tersenyum malu-malu.

“aku benar-benar iri,aku dan suamiku biasanya seenergetik kalian tapi sekarang untuk menyapupun kami tak punya cukup tenaga.”lee ahjumonim mengungkapkan.

Aku hanya tersenyum canggung begitu juga dengan youngmin.

“ayo lanjutkan saja,aku akan pergi..”lee ahjumonim akhirnya berbalik dan pergi melanjutkan acara sapu-sapu rumahnya.

“oh iya haneul-shi sebaiknya kau jaga pacarmu itu..dia terlalu tampan.”lee ahjumonim berkata sambil mengedipkan matanya kearahku.

Oh tuhan..tolong berikan aku kekuatan untuk memusnahkan iblis ini sekarang!

“apa kau dengar apa yang ahjumonim katakan?”youngmin dengan bangganya bertanya.

“dia bilang aku terlalu tampan,bukankah kau beruntung bisa dekat denganku?”Tanya youngmin lagi.

“ya..ya..aku sangat beruntung dan saking beruntungnya aku ingin membunuh diriku sendiri.”aku berkata dengan nada suara yang penuh dengan sarkastisme.

“kau boleh membunuh dirimu sendiri.”youngmin berkata dan membuka pintu mobil mewahnya.

“apa?!bukankah kau seharusnya mencegah orang yang akan bunuh diri?!”aku mengamuk namun youngmin mendududukan ku di bangku penumpang.

“kau boleh membunuh dirimu sendiri setelah kau jatuh cinta padaku.”youngmin berkata dan mengedipkan matanya padaku,sumpah! Sekarang aku ingin muntah.

Beberapa detik kemudian youngmin masuk kedalam mobilnya.

“darimanapun kamu belajar godaan itu,sebaiknya kau tak menggunakan nya pada wanita lain.”aku menyarankan.

“kenapa?biasanya mereka selalu langsung tertarik padaku.”youngmin dengan PD nya mengaku.

“mereka menyukainya karena mereka bodoh..”aku menjawab dengan muka lurus.

“oh bagus, jadi kau mengaku kalau kau bodoh?”Tanya youngmin dan dia menghidupkan mesin mobilnya,mobil sedan hitamnya pun meluncur dengan cepat menuju tempat meeting.

“apa?aku tidak suka dengan gombalan picisanmu!”aku mengungkapkan dan youngmin menyeringai,seringai itu kelihatan sangat jahat saking jahat nya aku bersumpah aku melihat sepasang tanduk tumbuh di kepala besar nya.

“terserah,aku tahu sebagian dari kau mengakui kau menyukainya.”youngmin menjawab.

Aku bersumpah semakin hari youngmin terlihat seperti iblis bagiku dari pada seorang boss apalagi teman padahal kami hampir sebaya,semakin hari dia memang seperti iblis! Aku benci kau jo youngmin!

Aku melipat kedua tanganku dan memajukan bibirku,kedua kebiasaan ini sudah aku lakukan sejak SD setiap kali aku kesal aku selalu diam dengan gesture tubuh yang seperti ini. Saat mobil youngmin sampai di perempatan youngmin membelokan mobilnya kearah kanan jalan yang bersembarangan dengan jalan menuju kantor.

“kau mau membawa aku kemana?”tanyaku pada youngmin.

“aku harus membawamu kesalon dulu sebelum bertemu dengan tuan kim jongin.”youngmin menjawab dengan singkat.

“untuk apa?akukan hanya sekertarismu?!”aku berkata.

“kau bukan sekertaris biasa,sayang..”youngmin berkata menyentuh daguku.

Aku segera melepaskan tangan nya dari daguku.

“jangan panggil aku ‘sayang’!” aku berkata dengan juteknya.

“uh..ganas,apa kau juga mengigit?”Tanya youngmin menggodaku,dia benar-benar ingin merasakan tinju ku sepertinya.

Setelah beberapa menit kami berdua sampai di sebuah butik,youngmin yang turun duluan mengacuhkanku. Aku hanya diam saja berharap youngmin mengacuhkanku namun dia malah kembali dan membuka pintu mobil.

“ayo turun..kenapa kau masih diam?”Tanya youngmin menarik tanganku untuk keluar dari mobil.

“ah..shiroo!”aku mengeluh namun youngmin menarikku,karena banyak orang yang ada di sekitar kami akupun memutuskan untuk menurut padanya.

Dengan malasnya aku masuk kedalam butik dan segera di sambut oleh 2 pelayan,mereka tentu saja mulai menawarkan baju-baju yang ada di butik mereka dan menunjukan nya padaku aku hanya melirik kearah baju-baju itu dengan malasnya walaupun ada beberapa baju yang aku inginkan.

Dengan iseng nya aku menarik salah satu gaun hitam yang cantik dan aku bersumpah! Mataku hampir copot saat melihat harga baju itu. Harga baju itu mencapai 7 juta…aku bisa mati kelaparan jika aku membeli gaun ini saat aku hendak menyimpan nya lagi di rak youngmin melihatku dan mencegahku untuk menyimpan lagi gaun hitam yang kupegang.

“kau menyukainya?”Tanya youngmin.

“eh?”aku bertanya dengan bingung.

“jika kau menyukainya,cobalah..”youngmin memberikan baju gaun  itu pada pelayan toko butik itu,akupun di giring kedalam fitting room oleh kedua pelayan yang sopan dan ramah itu.

Aku mengganti bajuku dengan hati-hati,jangan sampai aku merobek atau menodai baju mahal ini jika sesuatu buruk terjadi pada dress ini aku akan mati! Aku segera keluar setelah selesai mengganti bajuku,sedangkan youngmin kelihatan menunggu sambil membaca majalah karena mendengar langkah high heelku akhirnya youngmin mendongak.

Untuk sesaat mata youngmin tidak berkedip dan menatap lurus kearahku,aku merasa sangat terintimidasi oleh mata besar itu karena mata youngmin menatap kearahku dengan penuh kemisteriusan seakan matanya itu menelanjangiku dari dalam.

“kau akan mengambilnya?”Tanya youngmin.

APA?jadi dia tidak akan memberi komen sedikitpun tentang bagaimana penampilanku?aish..lalu kenapa kau menatapku seperti itu tadi?! Kau benar-benar aneh jo youngmin.

“hm..sajang-nim aku tidak yakin kau harus mengambil dress ini.”aku berkata,mengingat harganya yang sangat mahal aku tidak sanggup menanggung tangung jawab yang besar.

“kenapa?kau ingin dress yang lain nya?”Tanya youngmin dan aku segera menggelengkan kepalaku,satu-satunya yang kuinginkan sekarang adalah keluar dari butik mahal ini dan membeli baju di myeongdong saja.

“aniyo sajang-nim,aku suka tapi harganya..”aku bicara dengan malu-malu dan youngmin kelihatannya mengerti apa yang kumaksud.

“tenang saja,semuanya dariku..hitung saja ini bayaran untuk menjadi sekertaris yang baik.”youngmin berkata sangat pelan jadi hanya kami berdua yang bisa mendengar.

Mendengar apa yang di katakana youngmin aku merasa senang,ternyata dia tidak seburuk yang aku perkirakan dia cukup baik untuk membelikan gaun mahal ini untukku..walaupun dengan berbagai sarat dan motive tersembunyi.

Aku tersenyum  dan youngmin mengelus kepalaku,entah kenapa dari pertama bertemu youngmin suka sekali menyentuh rambutku. Apakah ada sesuatu didalam rambutku?youngmin tak mengatakan apapun dan segera membayar dress yang aku pilih.

Setelah pergi kebutik youngmin mengajakku ke salon dan tentu saja disana aku di dandani,semua biaya dari youngmin..aku benar-benar merasa tidak enak mungkin sebaiknya aku diam saja dan menuruti semua keinginan youngmin.

Waktu sudah menunjukan jam 10 pagi,itu artinya kami sudah di luar selama 3 jam lebih. Sekarang aku dan youngmin pergi menuju hotel Hilton dimana tuan kim jongin akan menemui kami.

Tak memakan waktu lama kamipun sampai dan seorang valet membukakan pintu mobil untukku,aku tersenyum dan keluar menunggu youngmin untuk menghampiriku. Youngmin menggandeng tanganku tanpa ragu aku hanya diam..ya aku memutuskan untuk menjadi sekertaris yang baik karena dia membelikan gaun yang mahal untukku.

“ini adalah pesta yang sangat penting bagiku,sebaiknya kau tidak banyak mengobrol dan mengikuti kemanapun aku pergi.”youngmin berbisik saat kami sampai di pintu depan aula hotel Hilton yang super mewah.

“memang nya kenapa?”tanyaku penasaran.

“perusahaan tuan kim jongin adalah pesaing utama perusahaanku,kau harus berhati-hati dia lelaki yang licik.”youngmin menjelaskan dan dia tersenyum pada dua orang perempuan yang menghampiri kami.

“aigo..youngmin-ah,sudah lama tidak bertemu.”gadis pirang yang berdiri di hadapan youngmin berkata dan memeluk youngmin sekilas.

“ah nde..jessica-noona.”youngmin tersenyum.

“apa kau sudah bertemu dengan krystal?kau tahu kan dia pulang dari amrik?”Tanya Jessica dan youngmin mengangguk.

“dia sudah menghubungiku.”youngmin menjawab.

Apa?jadi dia sangat dekat dengan krystal?lalu kenapa dia tidak membahas soal teman dekatnya di depanku?sebenarnya apa hubungan youngmin dengan krystal?

“oh iya noona,kenalkan ini kim haneul..dia sekertarisku.”youngmin menarikku untuk mendekat kearah Jessica.

“anneyoung haseyo,kim haneul imnida.”aku memperkenalkan diri dan tersenyum kearah Jessica.

“senang bertemu denganmu haneul-shi,aku jung Jessica.”Jessica memperkenalkan dirinya dengan senyum manisnya.

“oh iya,jongin sudah menunggu..sebaiknya kau cepat kesana biarkan aku bersama haneul.”Jessica berkata dan menarikku kesampingnya.

“kau yakin noona?”Tanya youngmin,apa maksud dia?aku bukan orang jahat yang akan memakan Jessica.

“iya,kau lebih baik fokus membahas soal masalah kalian.”Jessica berkata.

Youngminpun mengangguk dan pergi meninggalkan aku dengan Jessica,Jessica tersenyum padaku.

“kau terlihat muda,berapa umurmu?”Jessica bertanya padaku.

“nde?oh aku 23 tahun Jessica-shi.”

“oh jadi kau dongsaengku,panggil saja aku eonni.”Jessica berkata,dia benar-benar seperti malaikat.

Jessica adalah wanita yang paling sopan dan lemah lembut yang pernah aku kenal,dia mengenalkanku pada teman-teman cantiknya namun yang sangat menarik perhatianku adalah kenyataan kalau Jessica ini adalah kakak krystal.

Awalnya kami sedang mengobrol soal keluarga,ternyata aku dan Jessica eonni memiliki kesamaan yaitu sama-sama memiliki adik perempuan. Dari sana dengan otomatisnya Jessica eonni mengungkapkan kalau krystal adalah adiknya,aku sedikit kaget melihat wajah mereka yang tidak terlalu mirip aku tidak menyangka kalau mereka adalah adik kakak.

“haneul-ah?”

Suara Jessica eonni mengagetkanku dan aku segera melirik kearahnya.

“kau sedang melamun?ada apa?”Tanya Jessica menyentuh bahuku.

“bukan apa-apa.”aku menjawab dengan senyuman yang canggung.

“jika kau khawatir soal youngmin,dia baik-baik saja..dia dan jongin sedang membahas bisnis.”

Aku tidak mengerti..semua orang kaya kelihatan nya tergila-gila dengan bisnis,youngmin bekerja untuk berbisnis bahkan datang kepesta seperti inipun youngmin berbisnis aku juga heran apakah youngmin tidak lelah dengan rutinitas ini?jika aku dia aku sudah gila.

“kalau boleh bertanya..sebenarnya bisnis apa yang akan mereka berdua bicarakan?”Tanyaku penasaran kearah Jessica.

“oh jongin memiliki perusahaan mobil yang sedang maju,sudah lama sekali youngmin ingin merekrut jongin agar ada di bawah pimpinan nya namun sepertinya jongin tidak tertarik.”Jessica menjelaskan dan aku hanya mengangguk.

“memang nya kenapa sajang-nim menginginkan perusahaan kim jongin-shi dalam pimpinannya?”aku bertanya lagi.

“dia khawatir kalau perusahaan jongin akan menjadi pesaing berat untuk perusahaan jo.”Jessica eonni menjawab lagi.

Aku tidak terlalu tahu silsilah tentang perusahaan jo dimana aku bekerja sekarang,sebaiknya aku lebih banyak bertanya pada minho-shi dia kelihatan nya sudah sangat berpengalaman. Penasaran aku melirik kearah youngmin dan jongin yang sedang mengobrol walaupun mereka berdua tersenyum dan kelihatan akrab namun mereka benar-benar kelihatan sedang berperang.

Youngmin yang pintar sesekali melemparkan kata-kata sinis yang bisa menjatuhkan hati seseorang dalam sekejap namun jongin kelihatan nya cukup kuat atau cuek (?) dengan perkataan youngmin,dia memilih untuk sibuk memainkan gelas wine nya.

“eonni apakah aman membiarkan mereka seperti itu?”tanyaku pada Jessica.

“aku rasa tidak,sebaiknya kita menghampiri mereka.”Jessica berkata saat dia melihat suasana diantara jongin dan youngmin semakin intense.

“youngmin-ah,jongin-ah!”Jessica memanggil dan kedua lelaki yang memakai tuxedo itu melirik kearahku dan Jessica eonni.

“noona.”kedua lelaki itu kompak berkata,namun bukanya tersenyum mereka malah saling melempar tatapan sinis kearah satu sama lain.

“aigoo..kenapa kalian sibuk berdua?kalian tidak menyapa tamu lain?”Tanya Jessica kepada jongin dan youngmin.

“noona aku tidak punya waktu untuk menghabiskan waktu dengan para penjilat.”jongin berkata sambil meneguk winenya.

Youngmin melirik kearah jongin dengan matanya tajamnya dan menyeringai,kelihatan nya youngmin sangat kesal namun dia menahan nya.

“noona aku sebaiknya pulang,tak ada gunanya mencoba berkompromi dengan orang bodoh.”youngmin membalas dan berjalan kearahku.

“haneul-ah ayo pulang,kita hanya menghabiskan waktu disini.”tangan youngmin melingkar tangannya di pinggangku.

“sa—“belum juga aku sempat berbicara youngmin mencegahku.

“jangan panggil aku sajang-nim disini,kitakan sedang diluar kantor.”youngmin berkata dan melirik kearah jongin,seakan menantang lelaki itu.

Jongin yang memegang gelas wine nya segera menyimpan gelas itu di meja yang kebetulan ada di sampingnya dan menatap kearahku lalu kearah youngmin.

“siapa wanita itu?mainan barumu?”Tanya jongin sambil menatap lurus kearahku.

MWO?dia bilang aku mainan?! Kenapa orang kaya selalu semena-mena nya pada oang miskin?dasar orang kaya jahat dan menyebalkan!

“tergantung kau mau menganggapnya apa,yang jelas dia mainan yang bagus.”youngmin berkata dan menarikku keluar dari pesta.

Jongin kelihatan bingung begitu juga dengan Jessica,Jessica melirik kearah jongin namun matanya belum juga lepas dari figure youngmin dan aku yang menghilang diantara kerumunan orang banyak.

“menarik….”Jongin berkata sambil menyeringai licik.

“Jongin..”panggil Jessica.

“iya noona?”

“jangan,sudah cukup.”Jessica berkata.

“noona..tenang saja,ini hanya game.”

“game katamu?kalian benar-benar gila!”

~Kwangmin Pov~

“haneul-shi?haneul-shi!!”aku menggendor-gedor pintu apartemen haneul namun tak ada seorangpun yang membukanya.

Aku menghubungi handphone nya namun handphone nya malah tidak aktif,aku sedikit khawatir dan memutuskan untuk mencari haneul,namun saat aku baru keluar dari gedung apartemen haneul aku melihat seorang ahjumma sedang menyapu halaman rumah nya.

“ah chogiyo..”aku berkata dan ahjumma itu melirik kearahku.

“ah nde?ada yang bisa saya bantu?”Tanya ahjumma itu.

“ahjumma,apakah anda tahu kim haneul?penghuni apartemen sebelah?”tanyaku pada ahjumma itu.

“oh haneul-shi,iya aku mengenalnya.”

Aku tersenyum lega.

“apakah anda tahu kemana haneul-shi pergi?”tanyaku lagi.

“oh..haneul-shi tadi berangkat dengan pacarnya,omo…mereka sangat mesra sekali.”ahjumma itu menjawab sambil tersenyum malu.

“apa?pacarnya?”

“iya,pacarnya tampan sekali dia tinggi dan berambut pirang benar-benar seperti pangeran dalam dongeng.”ahjumma itu menjelaskan.

“mwo?pirang?apa dia membawa mobil ahjumma?”tanyaku lagi,entah kenapa satu-satu nya orang yang bisa aku pikirkan hanyalah youngmin-hyung.

“ iya,mobilnya sedan berwarna hitam.”ahjumma itu menjawab.

Sekarang aku yakin kalau yang menjemput haneul adalah youngmin-hyung,aku segera mengodok saku celanaku dan memijit nomor telepon youngmin hyung dengan emosinya. Berani sekali dia mencoba merebut haneul dariku,bukankah dia sudah memiliki krystal?!

“yobuseyo..”suara youngmin hyung bisa aku dengar.

“hyung kau dimana?”tanyaku geram.

“aku dalam perjalanan menuju pertunjukan black swan.”

“mwo?dengan haneul?”

“iya tentu saja,oh iya maaf kwangmin-ah aku harus meminjam haneul dulu tadi pagi jadi aku menjemputnya.”youngmin hyung menjelaskan,dia benar-benar tidak merasa bersalah sedikitpun?!

“baiklah,aku bertemu kalian di tempat pertunjukan.”aku menutup telepon.

“aish!”aku mengutuk dan menendang ban mobilku.

Kalau aku tahu akan seperti ini aku akan memakai motorku saja,aku segera masuk kedalam mobilku dan pergi menuju gedung pertunjukan black swan.

Saat aku sampai gedung pertunjukan aku melihat haneul sedang duduk menunggu sambil mengetuk-ngetukan kakinya kelantai dan sesekali memainkan rambutnya,aku menghampirinya dan dia langsung berdiri.

sebenarnya saat aku menghampirinya aku sedikit tidak nyaman karena aku masih harus menyamar,dia pasti merasa kalau dia sedang kencan dengan orang asing..maafkan aku haneul-shi.

“haneul-shi.”aku memanggil dan haneul tersenyum.

“kwangmin-shi.”dia membalas dan segera merapikan rambutnya saat aku mendekat,padahal dia tak usah melakukan itu rambutnya sudah rapih.

“kwangmin-shi maafkan aku..aku benar-benar ti—“

Sebelum dia bisa menyelesaikan perkataan nya aku memeluknya,aku benar-benar lega kalau haneul tidak apa-apa. Awalnya aku sangat khawatir mengingat youngmin-hyung bisa melakukan apapun untuk mencelakai haneul namun ssepertinya gadis ini baik-baik saja,aku segera melepaskan pelukanku.

“tidak apa-apa,youngmin hyung kemana?”Tanyaku sambil melirik kesekitarku.

“oh..dia bilang dia ada meeting mendadak jadi..dia harus pulang dulu.”haneul menjawab.

Aku mengangguk dan mengajak haneul masuk karena pertunjukan sebentar lagi akan mulai,aku sedikit kecewa entah kenapa youngmin hyung seakan selalu menghindar saat dia ingin bertemu dengan krystal,Hyung sebaiknya kau bertemu dengan nya sebelum kau menyesal.

Sebelum kami masuk kedalam kami harus mengantri dulu,haneul kelihat sedikit gugup karena dia tidak bisa berhenti bermain dengan jarinya dia juga tidak berani menatapku dia sellau mencoba melirik kearah lain saat pandnagan kami bertemu.

Dari bahas tubuhnya aku tahu dia kelihatan tidak nyaman,terkadang aku benci dengan professiku yang menjadi idol karena aku tidak bisa dengan bebas berkencan dengan gadis yang kuinginkan.

“haneul-shi maaf.”aku berkata sambil menunduk.

“untuk apa?”Tanya haneul.

“aku harus menyamar seperti ini,kau pasti merasa tidak nyaman.”aku berkata.

“tidak apa-apa kwangmin-shi,aku mengerti.”haneul tersenyum,senyum itu terlihat tulus membuat jantungku berdetak lebih cepat.

“terimakasih atas pengertiannya.”

“nde..ayo kita nonton pertunjukan nya.”

~Double Trouble~

Tanpa haneul dan kwangmin ketahui,youngmin tidak pulang dia menyandar di sebuah tiang menunggu haneul dan kwangmin masuk. Dia sendiri tidak mengerti kenapa dia harus seperti ini?kenapa dia harus sembunyi-sembunyi?apakah dia takut?

Youngmin melangkah menuju ruangan pertunjukan black swan dan memberikan tiketnya pada penjaga pintu,dia masuk dengan malasnya dia menghela nafas saat melihat pertunjukan baru saja di mulai.

Youngmin memilih duduk di belakang karena dia takut haneul dan kwangmin menyadari keberadaan nya,beruntung baginya banyak sekali orang yang datang untuk menonton jadi dia bisa bersembunyi dengan mudah.

Taklama kemudian datang krystal yang memakai tutu berwarna hitam,dia kelihatan sangat lihai dalam menari semua gerakan nya sangat anggun dan lembut. Tanpa sadar youngmin melamun sambil memandang kearah krystal,tiba-tiba saja dia merasakan rindu yang sangat besar terhadap gadis itu dia hanya ingin berlari memeluk nya dan memilikinya kembali seperti dulu.

Setelah kystal selesai menari seorang penari lelaki datang kepanggung,wajahnya cukup familiar bagi youngmin karena dia sudah melihat penari lelaki itu di beberapa pertunjukan ballet krystal.

Tangan youngmin tanpa sadar dia kepalkan,mulutnya tertutup rapat menahan emosi entah kenapa dia begitu kesal melihat wajah lelaki itu apalagi dia dengan bebasnya menyentuh pinggang dan kaki indah krystal.

Youngmin memutuskan untuk tidak melihat semua tarian itu dan melirik kearah lain,namun dia kaget saat melihat sosok haneul dan kwangmin ada di barisan bawah tak jauh darinya. Dia sekilas memperhatikan haneul yang fokus menonton dan sesekali mengajak kwangmin mengobrol,dia kelihatan sangat senang sekali saat ada di sekitar kwangmin,setidaknya dia bisa memberikan kebahagiaan pada orang lain.

Haneul yang sedikit bosan melirik kearah barisan lain karena dia penasaran,dia sedikit kaget saat dia melihat figure youngmin yang duduk tak jauh di belakang. Haneul hendak memanggil youngmin namun youngmin tiba-tiba saja meneteskan airmatanya,dia segera menyeka airmatanya sendiri dan pergi keluar dari ruangan pertunjukan.

Haneul sedikit khawatir dan memutuskan untuk pergi mengikuti youngmin,dia berkata kalau dia ingin ke wc kepada kwangmin dan segera berlari keluar menyusul  youngmin. Haneul bisa melihat figure youngmin yang tinggi berjalan keluar dari gedung haneul segera menyusul dan menarik lengan youngmin sehingga youngmin terpaksa harus melirik kearahnya.

“haneul?”

sajang-nim,kau menangis?”

Youngmin yang baru sadar kalau dia menangis segera menyeka airmatanya dan berakting seakan semuanya baik-baik saja.

mwo?tidak..aku hanya kelilipan.”youngmin berkata dan haneul tahu kalau boss nya itu berbohong.

“jinja?kau mau obat tetes?”dia segera mengodok tasnya padahal haneul tidak membawa obat tetes mata,dia hanya ingin melihat reaksi youngmin.

“tidak usah..aku baik-baik saja.”youngmin berkata.

“matamu pasti perihkan?”haneul bertanya dan youngmin menggelengkan kepalanya.

“tidak apa-apa,cepatlah kembali nanti kwangmin khawatir.”youngmin berbalik dan melambaikan tangan nya kearah haneul saat dia sudah jauh.

“katakan pada krystal,maaf aku tidak bisa datang.”youngmin berkata dan haneul hendak menjawab namun sosok youngmin sudah menghilang masuk kedalam mobilnya.

“jo youngmin,pabo-ya!”

~Haneul Pov~

“kwangmin-shi maaf tadi sedikit lama.”aku berkata dan duduk kembali di samping kwangmin.

“tidak apa-apa,kau tidak lama kok.”kwangmin menjawab.

Setelah berbincang dengan singkat kami menonton kembali pertunjukan,melihat pertunjukan ballet sebenarnya bukanlah typeku aku mudah sekali bosan dan menggantuk namun aku menahan nya demi kwangmin.

Kwangmin kelihatan nya cukup menikmati pertunjukannya dia dengan seriusnya menonton setiap tarian yang di sajikan para penari,aku tidak bisa berhenti melirik kearahnya hatiku tidak bisa tenang karena lelaki yang ada di sisiku ini begitu tampan.

Aku sendiri bisa mendengar detakan jantungku yang sangat cepat,aku berharap pertunjukan ini segera berakhir jadi aku bisa menenangkan diriku. Tapi aku masih penasaran,kenapa youngmin menangis ya?

“kwangmin-shi..”aku memanggil nya kwangmin melirik kearahku.

“ya?”

“apa kau tahu apa hubungan youngmin-shi dengan krystal?”

Mata kwangmin melebar saat dia mendengar aku bertanya seperti itu,dia seakan berpikir untuk mengatakan apa yang ada di pikiran nya dan akhirnya dia membuka mulutnya untuk menjawab namun kami terganggung oleh riuh tepuk tangan para penonton karena ternyata pertunjukan nya sudah berakhir.

“sebaiknya kita bahas itu nanti,kita harus bertemu dengan krystal dulu.”kwangmin menarikku dan kami berdua pergi menuju backstage.

Kwangmin menarikku keruang ganti krystal dan dengan cerianya kwangmin menyapa krystal dan mereka berpelukan sekilas,dia segera mengenalkanku pada krystal.

“krystal-ah kenalkan ini kim haneul,dia..temanku.”dengan malu-malunya kwangmin memperkenalkanku.

“oh senang bertemu denganmu haneul-shi.”krystal berkata dan menjabat tanganku.

“senang bertemu dengan anda juga,krystal-shi.”aku membalas.

“kwangmin-ah..kemana youngmin?”Tanya krystal membuat kami berdua sedikit khawatir,apa yang harus kami jawab?

“eh..youngmin hyung..”kwangmin berpikir sejenak.

“dia mendadak ada meeting tadi,jadi dia tidak bisa datang.”aku berbicara dan kwangmin segera mengangguk setuju dengan apa yang kubicarakan.

“benarkah?tapi dia menontonkan?”Tanya krystal,expressi kecewanya terlihat sangat jelas menghiasi wajah cantiknya.

nde,dia menonton.”aku menjawab lagi dan kwangmin kelihatan kaget dengan jawabanku.

“bagus kalau begitu,oh iya..kwangmin-ah aku punya oleh-oleh untuk mu.”krystal membuka sebuah bungkusan besar dan memberikan dua souvenir kepada kwangmin.

Souvenir itu merupakan sebuah boneka yang terbuat dari porselen,dengan wajah kwangmin dan youngmin. Kwangmin tertawa saat melihat boneka itu begitu krystal aku juga ikut tertawa saat melihat boneka itu,aku sedikit iri aku juga ingin sekali dia buatkan boneka seperti itu.

“hahaha krystal-ah,apa kau yang melukis ini?”Tanya kwangmin.

“ani..aku memesan nya.”krystal menjawab.

“oh..youngmin hyung pasti menyukainya,ngomong-ngomong apa nama boneka ini?aku belum pernah melihatnya di korea..”kwangmin memutar balikan boneka itu dan mengamatinya.

“boneka ini di sebut Matryoshka,boneka ini adalah kerajinan khas rusia.”

“oh jadi kau baru pulang dari rusia?”

“ya,aku masih harus pergi ke jepang dan china untuk show selanjutnya.”krystal mengungkapkan,dia kelihatan sedih namun aku tak tahu alasan nya kenapa.

“oh..kenapa kau tidak mampir dulu kerumah,kau tahukan eomma sangat merindukanmu.”

Untuk sesaat kami bertiga hanya diam sambil akhirnya krystal melirik kearahku.

“ya ampun aku lupa..untuk haneul-shi..sebentar ya.”krystal membuka lagi bungkusan besar dan akhirnya memberikanku sebuah dus kecil.

“maaf aku tidak tahu kalau kau akan datang jadi inilah yang kupunya.”krystal berkata.

Aku tersenyum dan mengatakan terimakasih,karena penasaran kubuka dus kecil itu dan aku bisa melihat bola salju berkaca,didalam nya ada sebuah replica gereja yang bagus sekali. Aku tersenyum senang,ah..krystal memang gadis yang baik lalu kenapa youngmin ingin menghindar darinya?

“krystal-ah!”tiba-tiba saja kami bertiga di kagetkan dengan suara lelaki yang memanggil krystal.

Taklama setelah suara itu terdengar datanglah seorang lelaki yang menggunakan sebuah kostum pangeran,dia menghampiri kami bertiga dan tersenyum kearahku dan kwangmin.

“oh iya,kenalkan kwangmin-ah ini hyunseong,dia pacarku.”krystal memperknalkan,kwangmin kelihatan sedikit kaget namun dia segera berjabat tangan dengan hyunseong.

“Shim hyunseong.”

“Jo kwangmin.”

Mereka memperkenalkan diri walaupun mereka kelihatan baik-baik saja,aku bisa merasakan aura yang sangat gelap antara mereka.

“oh iya,oppa kenalkan ini haneul teman kwangmin.”krystal menunjuk kearahku dan aku segera berjabat tangan dengan nya.

“Kim haneul.”aku memperkenalkan diri.

Dengan kehadiran hyunseong kami jadi semakin canggung.

“sudah siang,aku harus pergi dulu..aku akan menghubungimu lagi krystal-ah.”kwangmin berkata dan krystal mengangguk.

Kami berdua cepat keluar dari ruang ganti krystal,aku sendiri tidak mengerti kenapa kwangmin kelihatan begitu marah. Aku bisa melihat ekspressi tidak senang yang terpasang di wajah nya,dia melangkah dengan cepat bahkan aku harus berlari-lari kecil untuk menyusulnya.

“kwangmin-shi..kwangmin-shi!”aku memanggil,berharap dia berhenti melangkah dengan cepat.

Dia segera menghentikan langkahnya membuatku menabrak punggung nya dengan tidak sengaja,dia berbalik kearahku dan melihat aku yang meringis kesakitan karena hidungku tidak sengaja membentur punggung nya.

“maaf haneul-shi..”kwangmin segera menyentuh tanganku.

“tidak apa-apa,sebenarnya kau kenapa?”tanyaku dan kwangmin segera melirik kearah lain.

“akan kujelaskan nanti,sebaiknya kita keluar dari sini.”kwangmin menarik tanganku dan kamipun keluar dari gedung pertunjukan.

~Youngmin Pov~

Aku kembali lagi ada di tempat ini,seakan semua hidupku sudah di reset dan aku tidak mengingat apapun lagi selain dia. Aku sedikit menyesal,kenapa aku harus datang?aku sudah tahu kalau aku akan terluka seperti ini namun mendengar suaranya kemarin aku tidak bisa mengatakan tidak.

Melirik kearah kananku aku hanya melihat tempat yang kosong,tak ada seorangpun yang peduli padaku dan krystalpun sama. Dia memutuskan untuk meninggalkanku kan?lalu kenapa aku masih harus sedih seperti ini?

Aku lelaki..

Seberapapun sakitnya aku harus menahan nya,aku tidak mengerti kenapa hati ini masih terasa sakit setiap kali aku melihat krystal dengan lelaki lain,bukankah kami sudah putus dan itu artinya aku tidak punya lagi hak untuk bersamanya atau memanggilnya pacarku lagi?

Aku bosan harus diam di halaman belakang rumahku lagi,meratapi nasibku dengan krystal yang tidak berjodoh. Aku hanya bisa diam sambil memanggil namanya karena aku tidak bisa lagi menyentuh ataupun mencintainya,hyungseong dia sudah merebut tempatku di hati krystal.

Terkadang aku bertanya apakah krystal pernah memikirkanku?apakah dia pernah merindukanku seperti aku merindukannya?

Handphoneku bergetar dan aku melihat nomor kwangmin di layar handphoneku,aku ragu haruskah aku mengangkatnya?aku benar-benar tidak ingin berantem atau berbicara pada krystal.

“nde..ini aku.”aku mengangkat telepon dengan malasnya.

hyung..gwenchana?”Tanya kwangmin,aku benci kontak batin.

Kami berdua sangat dekat,saking dekatnya kami bisa saling merasakan emosi satu sama lain walaupun jauh. Terkadang aku benci ikatan yang kami berdua miliki karena jika aku menderita kwangmin dapat merasakan nya,aku hanya ingin kwangmin tahu kalau aku baik-baik saja aku tidak ingin seorangpun tahu betapa sakit dan rapuh nya aku.

gwenchana..kau sudah mengantar haneul pulang?”

nde..hyung.”

“bagus kalau begitu,katakan padanya untuk datang kekantor besok pagi.”

nde..hyung? jeongmal gwenchana?”

kkopjonghajima,gwenchana.”

Kami berdua menutup telepon,dan aku mengusap wajahku sekilas dan menatap lurus kearah kolam yang ada di hadapanku.

“oh jadi ini yang kau lakukan.”

Mendengar suara seseorang aku berbalik dan melihat haneul berdiri tak jauh di belakangku,aku cukup kaget melihat sosoknya namun dia tidak bergeming dan duduk di sampingku seakan semua nya normal.

“apa yang kau lakukan disini?”tanyaku.

“aku tahu semua tentang kau dan krystal.”haneul mengungkapkan.

[Flashback]

Haneul dan kwangmin duduk di sebuah bangku taman,mereka memegang sebuah minuman kaleng yang dibelikan oleh kwangmin.sebenarnya dari tadi kwangmin ingin sekali menceritakan semua tentang krystal dan youngmin,namun entah kenapa dia masih merasa ragu.

“kwangmin-ah..apa ada sesuatu yag special antara kau,youngmin dan krystal?”Tanya haneul tiba-tiba membuat kwangmin sedikit kaget.

Ya benar…ada sesuatu yang special antara dia,youngmin dan krystal

“kami bertiga dulu adalah sahabat.”kwangmin memulai.

“krystal adalah anak dari paman jung,kami sering bermain bersama saat kecil.”kwangmin bercerita,sesekali dia tersenyum namun dalam senyuman nya itu tersembunyi seribu tangis.

“oh pantas aja..”haneul bergumam.

“pantas saja bagaimana?”Tanya kwangmin.

“aku melihat foto kalian bertiga di meja youngmin-shi..jadi aku pikir kalian bertiga pasti sangat dekat.”haneul mengungkapkan.

“ya kami cukup dekat,sampai akhirnya kami tumbuh bersama menjadi seorang remaja.”

“apa yang terjadi kwangmin-shi?”

Kwangmin menunduk menatap kearah botol minuman kaleng yang dia pegang,botol pepsi yang dia pegang mengingtakan nya pada jaman dahulu saat dia,youngmin dan krystal masih SMP mereka sering kali main bersama dan minuman favorite mereka adalah pepsi.

“youngmin hyung dan krystal berpacaran,awalnya semuanya baik-baik saja..sampai akhirnya abeoji ingin hyung untuk belajar di amerika.”matanya menatap nanar kearah sungai han yang ada di hadapan mereka.

“dari sana semuanya berubah…krystal seakan menjaga jarak denganku dan youngmin,sampai akhirnya youngmin hyung dan krystal putus kami tidak pernah bertemu lagi sampai sekarang.”kwangmin melanjutkan ceritanya.

“sebenarnya aku tidak pernah berpihak pada siapapun,aku hanya ingin kami bertiga bahagia lagi sebagai sahabat tentunya namun youngmin-hyung tidak bisa..dia terlalu mencintai krystal.”

Haneul memainkan kaleng minuman nya dan menghela nafasnya,dia sekarang mengerti kenapa youngmin tidak mau menonton pertunjukan krystal,karena melihat krystal sama saja membuka luka di dalam hatinya.

“lalu bagaimana?apa mereka sudah lama putus?”Tanya haneul.

“iya,krystal kelihatan nya sudah pulih dia mulai berkencan dengan lelaki lain contoh nya hyunseong tapi hyung..dia menutup dirinya sendiri bahkan dia kehilangan emosinya.”

“apa?bagaimana bisa?”haneul bertanya.

“dia hanya menutup dirinya,dia tidak membiarkanku untuk mengobrol dengan nya eomma dan appa sangat khawatir dan mengirimkan dia ke psikolog.”

“apa dia sudah baikan sekarang?”

Kwangmin mengangguk kepalanya dan menghela nafasnya,terkadang dia merasa kasihan pada kakaknya.

“dia tidak pernah menunjukan emosi selama beberapa tahun,dia juga jarang sekali berbicara namun belakangan ini dia mulai baikan dia bisa marah dan tersenyum walaupun sedikit-sedikit.”kwangmin mengungkapkan.

“oh..jadi itu alasan kenapa kau selalu kekantor?”Tanya haneul.

“ya,aku selalu khawatir..haneul-shi bisakah kau menjaga hyung untukku?”kwangmin menghadap kearah haneul.

Haneul tersenyum dan mengangguk.

“aku akan menjaganya,tenang saja.”

[end of flashback]

~Haneul Pov~

“oh kaujadi memutuskan untuk mengangguku sekarang?”suara youngmin menyadarkanku dari lamunan.

“ya,aku akan menganggumu sampai kau mengatakan semuanya padaku.”aku berkata menatap kearahnya,aku bisa melihat youngmin mendengus.

“jangan bermain Sherlock denganku..cepat pulang sana!”youngmin mendorong tubuhku menjauh darinya.

“aku tidak mau pulang sebelum kau menceritakan semuanya.”aku mengancam sambil melipat tanganku.

“kau mau aku paksa lagi seperti tadi pagi?”Tanya youngmin mengancam.

“coba kalau bisa we..”aku menjulurkan lidahku padanya.

“awas kau!”youngmin hendak mengejarku dan aku berlari menjauh darinya.

Aku tertawa saat melihat dia menyusulku dan mencoba menangkapku,aku berlari lebih cepat tapi aku tahu lambat laun youngmin akan mendapatkanku juga. Aku terus berlari sampai aku bisa merasakan kedua tangan youngmin menyentuh bahuku dan merangkulku dari belakang,aku berhenti berlari dan menyentuh kedua tangannya yang melingkar di bahuku.

“terimakasih.”dia berbisik.

“sama-sama.”aku tersenyum.

Kami berdua diam sejenak sampai akhirnya aku mendengar sesuatu pecah,aku melirik kearah pintu yang berjarak tak jauh di depan kami. Aku bisa melihat krystal berdiri dan membeku disana dia menutup mulutnya dan aku jelas bisa melihat airmatanya bercucuran.

“krystal..”youngmin berkata.

“ehm..maaf aku menganggu.”krystal berkata dan berlari keluar.

“KRYSTAL!”youngmin memanggil namun krystal berlari lebih jauh.

Kami berdua hanya diam,youngmin tidak mengejar krystal begitupun aku..entah kenapa aku juga kaget dengan kehadiran krystal.apakah aku harus minta maaf padanya?

“hm..sajang-nim.”aku memanggil dan youngmin masih menatap kearah perginya krystal,dia kelihatan sedih..aku jadi merasa bersalah.

“haneul,sebaiknya kau pulang aku antarkan kau.”youngmin menarik tanganku,aku merasa tidak enak dan melepaskan tangan nya dari tanganku.

“aku bisa pulang sendiri,lagipula ini masih siangkan?aku bisa naik bus.”aku berkata.

“tidak boleh,nanti bagaimana kalau terjadi sesuatu padamu.”youngmin kembali menarikku,aku sedikit senang dengan sikap perhatian nya namun aku masih merasa bersalah karena membuat krystal dan youngmin tidak bisa berbicara berdua.

“tidak apa-apa,aku akan pulang dengan selamat..aku akan meneleponmu jika aku sudah sampai.”aku berjalan kearah pintu youngmin akhirnya mengalah dan membukakan pintu untukku.

“kau yakin ingin pulang sendiri?”Tanya youngmin lagi saat kami berdua sampai di gerbang.

“ya,pergi saja sana..hubungi krystal dan minta maaf padanya.”aku tersenyum pahit dan berbalik.

“hati-hati di jalan..”youngmin berkata dan aku berbalik lalu tersenyum.

Aku berjalan menulusuri jalanan perumahan yang mewah,aku menghela nafasku ada sedikit penyesalan karena ternyata halte bus cukup jauh dari rumah youngmin.sebenarnya aku sedikit kesal karena seharusnya aku tidak usah datang dan membuat krystal semakin jauh dengan youngmin.

Aku berjalan dan menunggu di halte bus yang berjarak tak jauh dari gerbang perumahan,aku mengaktifkan handphoneku dan melihat ada sebuah sms dari adik ku.

“eonni..eomma bilang dia ingin bertemu denganmu,sebaiknya kau pulang akhir pekan ini.”

Aku membaca pesan teks itu sekilas dan memasukan lagi handphoneku kedalam tas,namun saat aku mendongak aku melihat sebuah mobil ferarri merah berhenti didepanku. Aku mencoba melihat siapa pengemudinya dan akhirnya kaca jendela mobil itu turun mengexpose wajah yang kukenal ternyata orangyang mengemudi mobil itu adalah tuan Kim jongin.

BAGUS! Setelah aku membuat youngmin dan krystal semakin jauh aku harus bertemu Tuan Kim jongin.

“omo..kau mainan youngmin kan?”Tanya jongin dengan senyum nya yang lebih terlihat seperti seringai.

“maaf tuan jongin tapi aku punya nama.”aku menjawab dengan dinginnya.

“oh iya..maaf aku lupa,jadi siapa namamu?”Tanya jongin dia memutuskan untuk keluar dari mobilnya.

“kim haneul.”aku menjawab singkat.

“haneul?nama yang bagus..”jongin mencoba menggodaku,aku tahu itu.

“jadi haneul-shi..kau mau kemana?kenapa kau sendirian?”

Jongin sepertinya harus beralih profesi menjadi detektif,dia terlalu banyak bertanya. Aku berpikir apakah sekertarisnya tidak muak dengan semua pertanyaan yang mungkin saja dia ajukan setiap harinya.

“bukan urusanmu.”aku menjawab,aku benar-benar tidak ingin berbincang-bincang dengan nya.

“kau dingin sekali,benar-benar tipe youngmin.”jongin menatap kearahku,dia terlihat sedang mengamatiku dari ujung kaki sampai kepala.

“jongin-shi aku tidak mood untuk berbincang-bincang denganmu,sebaiknya kau pergi.”aku berkata tanpa melirik kearahnya dan berharap bus segera datang.

“kau mau kemana?daripada menunggu sendirian lebih baik aku antar.”jongin membuka pintu mobilnya untukku.

“ayolah..aku akan mengantarmu.”jongin membujuk.

“tidak terimakasih.”aku menjawab.

Jongin menyeringai dan menarikku lalu memaksaku untuk masuk kedalam mobilnya,benar-benar mirip seperti youngmin. Beberapa menit kemudia jongin masuk kedalam mobilnya dan memakai sabuk pengaman nya.

“kau mau kemana haneul-shi?”jongin kembali bertanya dan aku akhirnya mengalah.

“lurus saja nanti aku akan memberitahu jalannya.”aku berkata dan jongin mengangguk lalu menghidupkan mobilnya.

“jadi..sebenarnya apa hubunganmu dengan youngmin?”jongin memecahkan keheningan diantara kami.

“dia bossku,aku hanya sekertarisnya.”aku menjawab sambil melirik kearah jendela mobil.

“oh begitu ya,tapi kalian kelihatan dekat..apakah kalian..”jongin mencoba menebak-nebak.

“tidak,dia hanya bercanda..mungkin (?)” aku sendiri tidak yakin.

Jongin melirik kearahku lalu tertawa,kenapa semua orang kaya sangat aneh sekali?! Aku mengembungkan pipiku dan membuang mukaku. Apakah aku seperti badut kenapa youngmin dan jongin selalu mentertawakanku di saat pertama bertemu,apakah aku begitu menyedihkan sehingga mereka ingin mentertawakanku?

Setelah beberapa menit di perjalan kami berdua sampai di apartemenku,.awalnya aku hanya akan berterimakasih pada jongin di depan gedung apartemen namun dia memaksa untuk mengantarkanku sampai depan apartemenku.

“terimakasih sudah mengantar.”aku berkata dan membuka pintu apartemenku.

“tunggu!”jongin menarik tanganku.

“ya?”aku bertanya.

“ini kartu namaku,jika kau tertarik untuk bekerja denganku hubungi aku.”jongin memberikan kartu namanya padaku.

“jongin-shi..aku tidak bisa.”aku menolak,aku sudah berjanji pada kwangmin untuk menjaga youngmin aku tidak mungkin keluar begitu saja dan mengecewakan kwangmin.

“aku berani membayar berapapun untukmu,bahkan lebih besar dari youngmin sebaiknya kau pertimbangkannya.”jongin berkata dengan senyum liciknya,cih! Kau pikir aku pelacur yang bisa di bayar berapapun.

“maaf tuan kim jongin tapi aku benar-benar tidak tertarik.”aku menyobek kartu namanya di hadapan nya dan menginjaknya.ku banting pintu apartemenku di hadapan wajahnya karena aku sangat kesal,dia memperlakukanku seperti seorang yang haus akan kekuasaan dan kekayaan.

Aku menyandar kearah pintu menenangkan jantung yang berdetak sangat kencang,aku benci jika orang kaya sudah menggunakan hartanya untuk mendapatkanku. Aku bukanlah seorang gadis yang gila harta atau semacamnya namun sepertinya kim jongin melihatku seperti itu.

“Kim haneul-shi..aku tetap menunggu.”aku bisa mendengar sahutan jongin dari balik pintu.

“Pergilah!aku tidak akan merubah pikiranku!”aku membalas dengan garang.

“aku akan menemuimu sampai kau mau mempertimbangkan nya.”ancam jongin dan aku menutup kedua telingaku dengan tanganku,persetan dengan kim jongin aku sudah cape!

To be countinue..

Don’t forget the comment🙂

love,seven94❤

Penulis:

Nothing special about me im just a women who have alot of free time

6 thoughts on “Double Trouble ~Chapter 3~

  1. Klo mnrt q ya krystal sbnrny msh suka tuh ma youngmin.. Bktny aj dy nangis pas liat youngmin ma haneul pelukan…

    Di tunggu ya lnjtnny

  2. krist
    alnya ,kok gitu…(?)
    hwaaaa…..T_T

    kim jongin itu juga….(?)
    pada jahat gitu T_T

    #peace

    ceritanya seru ..
    alurnya juga nggak ruwet :p
    lanjut ~♥

  3. apa maksud jongin minta haneul kerja dgn dia..kayanya jongin punya maksud buruk..
    Krystal nangis..apa dia masih ada rasa sama youngmin..penasaran..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s