Posted in FanFiction (semua umur)

Double Trouble ~Chapter 1~

Title: Double Trouble

Author : Seven94 @ https://indonesiafanfictionarea.wordpress.com/

FB: https://www.facebook.com/cherrish.sweet?ref=tn_tnmn

Twitter: https://twitter.com/Seven941

Cast :

  • Jo Kwangmin
  • Kim Haneul
  • Jo Youngmin

Genre : Romance,drama and comedy

Length :Chaptered

Rating : PG

AUTHOR NOTE:

anneyoung!!seven kembali dengan FF baru nih..wah deg-degan semoga para reader suka yah..AMIN! ceritanya sih gak akan terlalu rumit dan panjang simpel aja,aku pengen buat FF ini gak terlalu panjang karena reader’s juga gak terlalu suka sama FF yang panjang-panjang kan? (apaan lagi di author GJ abis..) seven bener-bener berharap dapet review buat FF ini nih dan seven juga pengen para reader’s terlibat dalam pembuatan nya soalnya seven bukan ahli dalam cerita yang bergenre comedy,romantis apalagi yang fluffy kayak cerita ini oleh karena itu seven pasti bakal banyak membutuhkan bantuan dari para readers,oleh karena itu di mohon bantuannya ya reader’s..jangan ragu buat memberikan usul!

segitu aja cuap-cuap seven,silahkan membaca🙂

~Haneul Pov~

Wah..pagi ini aku sangat tidak sabar,hari ini aku akan pergi interview pada sebuah perusahaan dimana aku akan bekerja. Aku sudah berpakaian rapih dan tersenyum manis kearah cermin di depanku.

“Kim haneul HWAITING!”dengan semangat nya aku berkata.

Aku merapikan blazer hitamku dan rok diatas lututku,rambutku yang lurus panjang di biarkan tergerai dengan rapih. Aku segera membawa map biru yang berisi CV ku dan tas coklatku yang cukup besar.

Aku segera keluar dari apartemenku dan mengunci pintunya,aku berjalan menulusuri jalanan seoul yang sangat ramai semua orang sudah keluar dari rumahnya. Aku bisa melihat semua orang berlalu lalang,anak sekolah dengan seragam yang mereka gunakan terburu-buru menaiki bus sedangkan para pekerja kantoran juga sama begitupula dengan ibu-ibu yang berbelanja ke pasar.

Aku menumutuskan menunggu di halte bus dan duduk,aku bisa mendengar suara yang tidak asing terdengar di sampingku. Aku melihat sekumpulan anak SMA yang sedang asyik mendengar sebuah lagu,di handphone mereka dan sesekali mereka berteriak saat melihat idola mereka muncul di layar.

“ah..kwangmin oppa sangat keren!!”salah satu anak SMA yang berbadan kecil berteriak.

Aku jadi penasaran,aku melirik kearah kumpulan anak-anak SMA itu dan mengintip sedikit kearah layar handphone yang salah satu anak SMA itu pegang.aku bisa melihat seorang lelaki yang menari sambil menyanyi aku merasa tidak asing dengan muka lelaki itu namun aku belum bisa mengingat siapa dia.

Saat bus datang aku segera berlari masuk dan dan duduk di bangku yang cukup depan,aku melirik kearah jam tangan coklatku yang melingkar di pergelangan tanganku waktu masih menunjukan jam 7 pagi aku masih punya waktu yang banyak untuk bersantai.

Aku menyandar dan melirik kearah jendela aku melihat seorang lelaki yang memakai jaket hitam dan mengendarai sebuah motor besar. Lelaki itu kelihatan kegerahan dan membuka kaca menutup helm nya dan tiba-tiba saja semua siswa SMA yang sebagian besar menaiki bus yang kunaiki menjerit dan mendekat kearahku ingin melihat lelaki itu.

Lelaki yang ada di motor itu hanya tersenyum dan melambaikan tangan nya kearah bus,aku bisa mendengar semua gadis-gadis SMA itu berteriak kwangmin,kwangmin..aku sudah bosan mendengar nama itu.

Setelah 5 menit melambaikan tangan nya lelaki itu menutup kembali helm nya dan  pergi melesat menghilang bersama motornya dan semua orang kembali normal,aku sangat kesal..sekarang dandanan rapihku benar-benar hancur.

Setelah beberapa menit didalam bus aku turun,aku berjalan menuju sebuah gedung tinggi,dia ujung atas gedung itu aku bisa membaca tulisan,Jo inc.

Yah.aku memutuskan untuk bekerja disana sebagai seorang sekertaris di perusahaan ini,dengan semangatnya aku masuk kedalam gedung itu. Sesampainya disana aku bisa melihat beberapa orang yang berlalu lalang di gedung,aku segera berjalan menuju resepsionis.

“maaf,saya Kim haneul saya ada interview dengan tuan jo youngmin.”aku berkata dan sang resepsionis tersenyum.

“oh..baiklah tunggu sebentar.”sang resepsionis mengangkat telepon nya dan menghubungi seseorang,sepertinya dia menginformasikan kedatanganku pada tuan Jo.

“oh maaf nona kim,sepertinya tuan jo sedang dalam meeting sebaiknya anda menunggu di ruangan nya saja,tenang saja saya akan mengantarkan anda.”

Sang resepsionis yang baik itu akhirnya mengantarkanku keruang tuan jo,aku sangat kagum sekali dengan interior gedung ini. Sangat mewah namun professional aku rasa aku akan merasa nyaman disini,setelah kami berdua masuk kedalam lift sang resepsionis mengenalkan dirinya padaku.

“hi..aku eunji,jung eunji.”dia mengenalkan dirinya aku tersenyum dan memperkenalkan diriku.

“aku kim haneul.”

Kami berdua berjabat tangan sesaat sampai akhirnya pintu lift terbuka,eunji segera melangkah keluar dan aku mengikutinya dari belakang. Eunji berhenti dihadapan ruangan yang cukup besar dengan pintu double,tanpa ragu dia membuka pintu ruangan itu.

Saat pertamakali aku masuk kedalam ruangan itu aku langsung terkesima,aku bisa melihat meja besar dengan bangku yang besar pulang di sudut ruangan. Rak-rak buku yang tersusun rapih aku bisa melihat sebuah sofa lengkap dengan meja di tengah ruangan,kantor ini benar-benar nyaman.

“haneul-shi,silahkan duduk tuan jo tidak akan lama.”eunji berkata.

“ah ye..kamshamnida.”aku membungkuk sekilas berterima kasih kepadanya dan eunji tersenyum lalu pergi.

Aku duduk di sofa hitam putih yang ada tepat di depanku,kurapihkan kemeja,rok dan blazerku tak lupa make up dan rambut. Aku benar-benar gugup ini bukanlah pertamakali nya aku interview tapi aku benar-benar menginginkan pekerjaan ini.

Menunggu dengan gugup aku mengigit bibirku sampai akhirnya aku mendengar pintu dibuka,aku segera mendongak dan aku bisa melihat seorang lelaki tampan dengan rambut pirang nya menatap kearahku.

Lelaki itu menatap kearahku sesaat,mata coklatnya terlihat sangat tajam seakan dia mencoba menelanjangiku benar-benar menakutkan.

Lelaki yang berdiri di sampingnya kelihatan sibuk sedang menjelaskan sesuatu namun lelaki pirang itu tidak mendengarkan dan menutup pintu kantornya dengan kasar. Aku bisa menebak kalau orang yang ada di depanku adalah youngmin,Jo young min CEO perusahaan ini namun aku tidak menyangka kalau dia masih muda.

Aku mengira dia adalah lelaki paruh baya yang mungkin berumur sekitar 50-an tapi dengan wajah setampan itu aku bisa menebak umurnya tidak akan lebih dari 22 atau mungkin 25.

“kau pasti haneulkan?aku sudah membaca CV yang kau kirimkan beberapa minggu lalu.”lelaki pirang yang tinggi itu berkata.

Dia berjalan dan duduk di bangkunya,dia melonggarkan dasinya sedikit dia kelihatan tidak nyaman dengan jasnya. Tanpa sadar aku menatap kearah youngmin tanpa berkedip,entah kenapa aku tak bisa berhenti menatapi wajah tampan nya.

“ehm..”

Suara deheman itu menyadarkanku dari lamunanku,aku melirik kearah tuan jo dan tuan jo sepertinya tidak senang dengan sikapku.

Argghh apa yang harus aku lakukan?!

“jadi kau lulusan seoul university?nilaimu cukup bagus.”

Aku memiliki sedikit kepercayan diriku,aku tersenyum dan mengangguk. Seharusnya aku tak usah nervous ternyata tuan jo sangat baik.

“tapi aku tidak percaya,apa kau yakin kau dari seoul?dengan penampilanmu seperti ini aku tidak percaya.”

APA?DIA BILANG APA?!apa dia bilang aku kampungan?!

“maaf tuan jo,tapi saya kesini bukan untuk mengikuti kontes kecantikan tapi bekerja.”aku menjawab dengan singkat dan kesal.

“hm..apa kau tahu tugas apa saja yang harus di lakukan oleh sekertarisku?”Tanya tuan jo mendekat kearahku.

Aku mundur sedikit karena aku merasa malu,wajah tuan jo hanya berjarak beberapa senti dari wajahku. Aku melirik kearah lain untuk menghindari tatapan tajamnya,namun tak disangka tangan tuan jo menyentuh dagu kecilku dan memaksaku untuk mentap lurus kearahnya.

Aku menelan ludahku nervous dan tuan jo tertawa terbahak-bahak,aku bahkan tidak mengerti kenapa dia begitu aneh. Sekarang aku mulai menyesali keputusanku untuk datang kesini seharusnya aku cari saja pekerjaan lain.

“hahahha.kau…kau benar-benar lucu.”tuan jo tertawa dan memukul-mukul lututnya.

“maaf tuan jo sepertinya keputusan saya salah untuk memilih pekerjaan disini.”

Aku mulai kehilangan kesabaranku dan bangkit dari dudukku,aku menarik pintu dan pintu sudah terbuka tapi tiba-tiba saja tuan jo mendorong pintu kantornya lagi sehinga tertutup rapat. Aku bisa merasakan tubuh tinggi tuan jo berdiri di belakangku..sangat dekat,sampai aku bisa merasakan nafasnya di ujung kepalaku.

“apa ini caramu memperlakukan bos mu?”Tanya tuan jo setengah berbisik,suaranya terdengar lebih dalam dari biasanya.

“tuan jo..anda terlalu dekat..”aku berkata dengan gugupnya.

“kenapa?kau gugup?”Tanya tuan jo,tangan ramping nya menyentuh rambut ku dan menyibakan nya kebelakang.

“kau dan aku akan lebih dekat dari ini..sebaiknya kau membiasakan diri.”

KYAAA tuhan tolong aku!!!

 “Hyung~~~”

Tiba-tiba saja pintu kantor youngmin terbuka,aku dan youngmin bisa melihat sosok lelaki memakai baju kasual dan dia kelihatan menenteng helm. Wajah lelaki itu kelihatan tidak asing bagiku,aku pernah melihat nya di suatu tempat namun entah dimana.

Aku melirik kearah youngmin dan betapa kagetnya aku yang baru sadar betapa miripnya mereka,apakah mereka kembar atau semacamnya? Aku tidak tahu yang jelas mereka bagaikan pinang yang di belah dua.

“KWANGMIN?! Bisakah kau tidak mengangguku?!bukanya kau sibuk?”youngmin dengan sebalnya menjauh dariku dan kembali duduk di bangkunya.

“aww..hyung ayolah,aku rindu padamu kau sudah lama tidak mengajakku makan diluar.”kwangkin mendekat kearah youngmin percis seperti anak anjing yang mengikuti pemiliknya.

“tidak kwangmin,aku sibuk..bukankah kau punya schedule?”youngmin berkata memakai kacamata nya dan pura-pura membaca dokumen yang ada di depan nya.

“aku sedang libur hyung,apa kau tidak pernah nonton gossip? Aku sedang menunggu album comeback ku beres.”kwangmin menjelaskan dengan cerianya.

“baguslah kalau begitu.”youngmin merespon dengan singkat.

“apa? Cukup dengan ‘baguslah kalau begitu’ ?”kwangmin meniru cara bicara youngmin dengan suara yang lebih cempreng.

“YAH! Hentikan..dimana sopan santun mu kwangmin? Apa kau tidak melihat haneul-shi dari tadi memandangimu dengan tatapan aneh?”youngmin menunjuk kearahku yang masih berdiri cangggung di ambang pintu.

Kwangmin melirik kearahku dan tersenyum dnegan cerianya,senyuman itu memang menular aku tidak bisa menahan senyumanku dan akhirnya akupun ikut tersenyum. Mata bening kwangmin terlihat sangat murni dan menenangkan dan dia juga tampan..andai saja aku bisa lebih dekat dengan nya.

“maafkan aku haneul-shi,perkenalkan aku jo kwangmin..kau pasti tahu aku kan?”dia bertanya dan mendekat kearahku.

Aku ingin sekali mengatakan iya,namun sayang aku benar-benar tidak tahu siapa dia..aku hanya tahu kalau dia popular dan sekumpulan anak SMA menyukainya. Aku tidak tahu dia bekerja sebagai apa atau asal usul nya darimana,aku hanya tahu kalau dia adiknya youngmin karena tadi dia memanggil youngmin dengan sebutan hyung.

“maaf kwangmin-shi..tapi aku tidak tahu.”aku menggelengkan kepalaku.

Kwangmin kelihatan kaget mulut dan matanya melebar sedangkan youngmin hanya tertawa,sepertinya ada sesuatu yang aneh jika aku tidak mengenal kwangmin aku merasa heran melihat kwangmin yang sangat shock.

Dia mendekat kearahku dan menyentuh bahuku,dia menatapku dalam-dalam.

“apa sekarang kau mengenalku?”dia bertanya lagi.

Aku menggelengkan kepalaku,kwangmin menguncang-guncang tubuhku sekali lagi namun yang kudapatkan hanyalah pusing aku tetap tidak tahu siapa dia.

“apakah kau ingat aku sekarang?”kwangmin bertanya.

“maaf kwangmin-shi tidak.”aku menjawab dengan halus.

“arghh bagaimana?ah..apa kau dari aka pa?oh..aku mengerti disana pasti tidak ada tv ya?”kwangmin bertanya padaku.

APA DIA BILANG?AKU DARI KAMPUNG?!

“maaf kwangmin-shi aku dari seoul,dan sepertinya kau memang kurang populer sehingga hanya anak SMA saja yang tahu anda.”dengan kesalnya aku pergi dan menutup pintu kantor youngmin dengan kasar.

“jangan lupa untuk dtaang pagi-pagi!”

Aku bisa mendengar suara youngmin berteriak,persetan dengan kwangmin dan youngmin kau ingin pulang!

“aish!jinja! kenapa juga aku harus punya bos seperti youngmin?!lalu kenapa juga aku harus bertemu dengan si kwangmin yang aneh itu??? Arggh MOLLA!”aku mengacak-ngacak rambutku kesal dan naik kedalam lift.

“hyung?!dia tidak mengenalku?!”

Kwangmin menyentuh kedua sisi mukanya dan memasang wajah kagetnya,youngmin hanya menggelengkan kepalanya dan mendengus.

“tapi hyung..bagaimana bisa?!bahkan para ahjumma tahu aku?”kwangmin mengacak-ngacak rambutnya.

“oh ayolah..dia benar,kau tak sepopuler itu.”youngmin berkata dan kwangmin segera terjatuh ketanah.

“hentikan aktingmu,aku bosan melihatnya.”youngmin berkata dan membereskan dokumen yang tadi dia baca.

“sebaiknya kau kembali bekerja atau lakukan sesuatu,pergilah sana aku tidak suka melihat kau bermain-main dan membuang waktumu.”youngmin menceramahi dan kwangminpun bangkit lalu membereskan bajunya.

“ne..ne..arrasseo,aku pergi dulu hyung.”kwangmin pamitan dan youngmin hanya mengangguk sambil aka p isyarat ‘cepat keluar’ dengan tangan nya.

Kwangmin membuka pintu dan hendak keluar tapi dia malah berbalik lagi.

“hyung apa kau akan memperkejakan wanita tadi?”aka  kwangmin.

Youngmin memutar matanya dan melirik tajam kearah kwangmin.

“bukan urusanmu!”dia menjawab.

“ayolah hyung..siapa namanya tadi?hye neul?hyomin?hyorin? beri tahu aku!”kwangmin merengek.

“namanya haneul bodoh! Dan aku tidak akan mengatakan apapun.”youngmin bersih kukuh.

“kalau begitu aku akan diam disini selamanya.”kwangmin mengancam dan dia segera menutup pintu kantor youngmin saat dia melihat sepatu youngmin sudah melayang kearahnya.

~Youngmin Pov~

Aku menarik nafasku,tanpa sadar sudut bibirku terangkat. Aku ingin tertawa namun entah kenapa susah sekali. Aku melirikkearah berkas CV yang haneul tinggalkan untukku,aku membuka-buka lagi background gadis itu dan membaca beberapa paragraph CV itu dan memandangi fotonya yang ada di sudut kanan atas.

Wajahnya biasa-biasa..tak ada sedikitpun kemewahan ataupun kecantikan yang terpancar,namun entah kenapa saat aku menatap lurus kearah matanya aku menemukan sesuatu yang luar biasa.

Mata itu mengingatkanku pada seseorang,aku bangkit dari dudukku dan memandang jendela yang lebar di hadapanku. Aku bisa melihat mobil-mobil dan orang-orang sibuk di seoul yang berlalu-lalang di jalanan,aku mulai merasakan mataku berat dan akhirnya aku menutupnya tidur siang sejenak tidak akan apa-apakan?aku lelah..

~Flashback~

“oppa..kau mau minum teh?”

Suara lembut wanita itu terdengar lagi,aku melirik kesampingku dan menemukan seorang gadis cantik yang memakai gaun putih duduk di sampingku.dia menyodorkan sebuah cangkir kecil yang berisi teh kepadaku,walaupun aku tidak mau aku harus menerimanya kalau tidak dia akan merengek.

“terimakasih.”aku menjawab dengan singkat.

“oppa,aku dengar oppa akan pergi ke amerika untuk kuliah..apa itu benar?”Tanya gadis itu,mata besarnya menatap kearahku dengan tatapan sedih.

“krystal,maafkan aku.”aku berkata dan menunduk,aku tidak berani menatap wajah krystal.

“jadi kau berbohong kemarin? Kau bilang kau akan melanjutkan kuliahmu disini.”krystal terdengar sangat kesal dan sedih.

“maafkan aku ok?aku..orang tuaku akan bercerai.”aku mengungkapkan semua kegundahan yang selama ini aku sembunyikan dari krystal.

“apa?oppa kenapa kau tidak mengatakan nya?”krystal menyentuh bahuku.

“maafkan aku,aku tidak ingin membebanimu saja.”

“kau tidak pernah membebaniku oppa.”

Krystal menyentuh tanganku,aku menyentuh tangan nya lagi.setidaknya aku memilii seseorang yang mau mendengar keluh kesahku karena sudah jelas aku tidak bisa mengatakan apapun pada kwangmin,dia tidak akan bisa menerima semua kenyataan ini.

Pestanya sangat ramai sekali,aku melihat banyak sekali tamu yang datang dan krystal mulai sibuk menjamu tamu-tamu kehormatannya. Merasa bosan aku berjalan keluar dari ruangan pesta menuju halaman belakang rumah krystal.

Aku termenung sejenak dan mengusap wajahku,entah kenapa aku tidak bisa berhenti memikirkan tentang keputusan orang tuaku yang memutuskan untuk berpisah. Aku tidak ingin berkata apapun pada kwangmin,biarkan saja dia fokus pada karir entertainer nya aku tidak ingin mengganggunya dengan masalah eomma dan abeoji.

“DOR!”

Mendengar suara yang cukup keras itu aku kaget dan melirik ke sumber suara,ternyata kwangmin sudah datang dia tersenyum kearahku dan duduk disampingku.

“apa yang kau lakukan disini sendirian hyung?”Tanya kwangmin.

“aku hanya butuh udara segar.”aku menjawab dengan singkat.

Kwangmin mengangguk dan untuk sejenak hanya keheningan yang ada diantara kami,aku memutuskan untuk diam walaupun mulutku gatal ingin mengatakan tentang kedua orangtua kita yang akan bercerai.

“kwangmin..”aku memanggil dan kwangmin memberikan perhatian nya padaku.

“apa hyung?”

“apa kau bahagia?”

Kwangmin kelihatan bingung namun dia mengangguk,aku cukup senang dengan jawaban nya,biarkan saja beban ini aku yang menanggungnya biarkan saja kwangmin bahagia dan sukses dalam mencapai impian nya.

“bagus kalau begitu,kau harus sukses ok?jangan sia-siakan perjuanganmu selama ini.”aku menyentuh bahu kwangmin,memberikan nya sedikit dukungan tidak salahkan?

“ne hyung,aku tidak akan mengecewakanmu.”kwagmin berkata dengan senyum lebarnya,senyum itu begitu lepas dan tulus.

Aku berpikir kapan aku bisa tersenyum seperti itu?aku tidak pernah bisa tersenyum seceria dan selepas kwangmin,apakah ini alasan nya kenapa teman-teman wanitaku menyebutku sebagai ice prince?

Kwangmin..aku iri padamu.

Aku membuka mataku perlahan,kenapa aku mengingat lagi soal krystal?wanita itu sudah lama hilang dari kehidupanku. Aku meraih figura foto yang ada di sudut mejaku dan menatapkearah foto didalam nya fotoku dengan kwangmin dan krystal.

Sudah berapa lama krystal?

Sudah berapa lama aku tidak melihat wajahmu dan senyum mu?

Aku merindukanmu…

Aku melirik lagi kearah Cv haneul dan mulai menghubungi nomor wanita itu sebaiknya aku minta maaf ah tidak..seorang jo youngmin tidak akan meminta maaf,aku punya seribu jalan untuk mendapatkan nya.

Aku tahu haneul tidak pantas untuk di perlakukan seperti tadi,Namun itu semua salahnnya dia kelihatan seperti target yang mudah untuk di kerjai,menunggu beberapa menit haneul tidak juga mengangkat telepon nya apakah dia marah?

~Kwangmin Pov~

Haneul..nama yang bagus,aku penasaran ingin bertemu lagi dengan gadis itu,apakah dia benar-benar dari seoul?melihat penampilan nya susah sekali untuk mempercayainya namun dia cukup cantik,dia hanya butuh sedikit make over.

Aku berjalan masuk kedalam studio rekaman,aku segera di sambut oleh produser aka  ku G-dragon,yah dia suka di panggil seperti itu…padahal aku tidak tahu bagian tubuh mana nya yang mirip dengan naga,apakah kepala nya yang besar??ataukah kulitnya yang bersisik?jangan Tanyakan itu padaku.

G-dragon atau nama aslinya adalah ji young adalah anggota boyband big bang namun setelah beberapa tahun kepopuleran big bang mulai pudar dan merekapun mulai sibuk dengan kegiatan masing-masing.

“yo..kwangmin,kau dari mana saja?”Tanya g-dragon dengan logat hip hop nya.

“yo..GD ahjusshi,tadi aku mengunjungi kakakku dulu,bagaimana dengan lagu nya apa sudah beres?”aku bertanya sambil mendekat kearah GD.

“ada sedikit masalah lirik disini.”GD ahjusshi menunjuk kearah deretan lirik yang ada di komputernya,seperti yang di harapkan dari musisi yang berkelas lagu GD ahjusshi selalu rapih dan up to beat.

“wah GD ahjusshi,kau memang hebat dalam menciptakan lagu..aku menyukainya.”

Tubuhku bergerak mengikuti lantunan aka  yang terdengar cukup keras saat GD ahjusshi memutarkan lagu barunya untukku,kakiku bergerak dan tanganku juga entah kenapa setiap kali aku mendengarkan music tubuhku selalu gatal dan ingin menari.

“aku bahagia jika kau suka,aku mengerjakan lagu ini semalaman.”GD ahjusshi berkata,aku percaya melihat kantung mata nya yang besar dan hitam.

“Ahjusshi,kenapa kau tidak tidur saja..kau lelahkan.”aku berkata menepuk bahunya.

“baiklah,aku tidur dulu sebaiknya kau cepat menghubungi koreografer dan kirimkan lagu ini padanya.”

“YAH! Lalu apa tuga s managerku?kenapa aku yang harus mengatarkan nya?”Tanya ku kesal,aku sedang malas untuk keluar karena setiap aku keluar dari sebuah gedung pasti wanita di sekitarku menjerit atau mulai berbisik-bisik.

“jarak dari disini ke studio tari tidak jauhkan?sebaiknya kau yang mengantarnya kan lebih cepat.”

GD melemparkan sebuah CD dan dengan sigap aku menangkapnya.

“managermu cukup sibuk,sebaiknya kau membantunya juga.”GD ahjusshi berkata dan keluar dari studio aka  untuk tidur.

Akupun dengan terpaksanya harus mengantarkan CD itu artinya aku harus menyamar lagi,aku memakai helmku dan menaiki motorku aku mengendarai motorku agak ngebut aku ingin segera sampai.

Di perjalanan aku sedikit melamun sampai akhirnya aku sadar kalau seorang nenek-nenek akan menyembrang dihadapanku akupun segera menyerem motorku sekaligus mencoba menghindari nenek-nenek itu,beruntung sekali aku berhasil nenek-nenek itu baik-baik saja dan aku segera turun dari motorku.

“nek,apa nenek tidak apa-apa?”tanyaku khawatir tanpa sadar aku sudah membuka helmku membuat wajahku terpampang.

“KYAA KWANGMIN!!!”

“LIHAT ITU JO KWANGMIN!”

Taklama aku mendengar semua orang yang berlalu-lalang di jalanan menjerit dan mulai mendekat kearahku,akupun tidak punya pilihan lain selain berlari menjauh dari kerumunan yang mencoba menangkapku bagiku mereka kelihatan seperti zombie yang kelaparan.

KYAAA SESEORANG TOLONG AKU!!

Aku berlari sekuat tenaga dan melempar helmku entah kemana,aku bisa mendengar suara seorang lelaki yang mengaduh,ternyata helmku berhasil mendarat di kepala seorang bapak-bapak yang sedang berjalan di belakangku dia kelihatan kesal aku hanya bisa tersenyum sambil minta maaf.

Aku yang panik segera bersembunyi di gang kecil berharap tak ada seorangpun yang menemukanku,aku berjalan mundur dan perlahan namun tiba-tiba saja sepasang tangan menutup mulutku aku panik dan hendak menjerit namun sosok yang ada di belakangku menyuruhku untuk diam.

“shut..kwangmin-shi,mereka akan menemukanmu.”

Aku bisa bernafas lega saat aku melihat sosok haneul di belakangku,ternyata dialah yang membungkap mulutku.

“aisshh..haneul-shi kau ingin aku kena serangan jantung eoh?”tanyaku dan haneul tersenyum kecil.

“maaf,aku tidak tega melihatmu di kejar-kejar seperti itu.”haneul berkata.

Dia masih terlihat rapih namun sekarang dia memakai seragam hitam putih,mirip dengan seragam pelayan. Aku jadi penasaran,haruskah aku bertanya padanya dimana dia bekerja? aka pa lagipula aku memang ingin mengenalnya.

“kau bekerja dimana haneul-shi?”tanyaku.

“aku bekerja di toko buku disebelah sana.”haneul menunjuk kearah toko buku di seberang jalan.

“oh disana,pantas saja kau tahu aku ada disini.”

Haneul mengangguk,ada sedikit kecanggungan antara aku dan haneul,aku benar-benar tidak menyukainya aku ingin segera akrab dengan nya.

“hm..kalau boleh apa aku bisa bersembunyi di toko buku dimana kau bekerja?aku benar-benar membutuhkannya.”aku memohon sambil memegang tangan haneul.

“hm..ne kwangmin-shi.”haneul menjawab,aku bisa melihat kedua pipi haneul memerah dia pasti sangat malu.

Aku segera melepaskan tanganku dari tangan haneul dan memasukan kedua tanganku kedalam saku jeansku,aku benar-benar ingin memarahi diriku sendiri yang dengan beraninya menyentuh tangan haneul.

Kwangmin sadar! Kau belum akrab dengan haneul.

“baiklah kalau begitu ayo.”aku mengajak haneul namun sekarang haneul yang menyentuh tanganku dan mencegahku untuk melangkah.

“tunggu kwangmin-shi,sebaiknya kau memakai ini.”

Haneul memberikanku satu celemek hitam sama dengan yang dia gunakan,dengan ragu akupun memakai celemek itu dan tiba-tiba saja haneul mengeluarkan sebuah kacamata bening dari sakunya dia berjingjit karena aku lebih tinggi darinya dan memasangkan kacamata itu dia terlihat serius dan sesekali membenarkan kacamata itu.

“maaf kwangmin-shi,jika kau tak ingin di kenali kau harus berpura-pura menjadi pegawai toko buku sepertiku.”

Haneul berkata dengan senyum manisnya,tanpa sadar aku melamun sambil menatap kearah haneul membuat haneul berdehem dan akupun segera kembali pada kenyataan.

“oh ya tentu saja.”aku mengangguk dan akupun mengikuti langkah haneul yang sudah pergi duluan.

Pada awalnya kami berjalan dengan normalnya namun aku sangat kaget melihat kerumunan orang yang masih mencariku,aku segera berbalik dan menarik haneul aku pura-pura memeluknya agar wajahku tidak terlihat.

Kerumunan orang-orang itu kelihatan nya sudah kelelahan untuk mencariku dan merekapun bubar,aku tidak sadar dan tetap memeluk haneul. Aku merasa nyaman dalam pelukan haneul,entah bagaimana haneul bisa memberikan kehangatan yang orang lain tak bisa berikan padaku ada sesuatu special dalam dirinya.

~Haneul Pov~

Aku kaget sekali saat kwangmin memelukku,aku tidak tahu harus berkata apa namun aku cukup beruntung..jarang sekalikan ada orang tampan yang mau memelukku?kekeke..aku sebaiknya melepaskan pelukan nya dia terlalu ke enakan..eh tunggu,atau aku yah yang keenakan?

“hm..kwangmin-shi..”aku berkata namun kwangmin tak juga merespon.

“kwangmin-shi!”aku mempertegas intonasiku dan kwangmin segera melepaskan pelukan nya.

“maaf..aku benar-benar minta maaf.”kwangmin berkata dan segera berlari menuju motornya lalu pergi.

Aku tidak mengerti,sebenarnya apa yang salah?apa dia baik-baik saja?perlakuan nya sangat aneh sekali,apakah ada sesuatu yang menganggu nya?

Aku berbalik menuju toko buku namun aku sangat kaget sekali melihat sosok lelaki yang sangat kukenal,siapa lagi kalau bukan si arrogan tuan jo youngmin. Kenapa juga dia ada disini?bukankah sudah cukup baginya untuk mempermalukanku tadi?

Dengan malasnya aku menghampiri youngmin dan dia kelihatan senang sekali melihatku,dia segera berdiri tegak dan berakting sangat cool di hadapanku,huh..tipikal lelaki sombong yang kaya dan tampan apa?!kalian akan berkomentar?ya dia tampan aku mengakuinya.

“maaf tuan jo saya tidak akan bekerja di perusahaan anda.”aku berkata dan masuk kedalam toko buku,mengacuhkan nya.

Dasar tidak tahu malu! Apa dia tidak merasa bersalah sudah mempermalukanku tadi pagi? Aku benar-benar tidak habis pikir dia masih berani mendatangiku.

“nona kim,aku tahu anda tersinggung dengan perlakuanku tadi pagi.”dia berkata mengikuti masuk kedalam toko.

“oh bagus kalau kau sudah menyadarinya.”aku berkata dengan sinis.

“tapi apa anda yakin anda tidak mau bekerja di perusahaanku?”Tanya youngmin.

SIAL!dia kelihatan sangat percaya diri kalau aku akan menerima pekerjaan yang dia tawarkan,haneul bertahanlah setidaknya sampai dia mau meminta maaf atas perlakuan nya yang semena-mena padamu.

“masih banyak perusahaan lain yang membutuhkan pekerja.”aku menjawab pura-pura cuek.

Tuhan berikanlah aku kekuatan untuk melawan iblis di hadapanku ini!

“ya..aku tahu,apalagi orang sepertimu pasti banyak sekali yang membutuhkan.”youngmin mendekat kearahku dan menyentuh kepalaku,sangat tidak sopan!

“tapi apa kau yakin dengan penampilanmu mereka akan menerimamu sebagai sekertaris?aku rasa tidak.”youngmin menggeleng-gelengkan kepalanya.

“tapi tak usah khawatir,kau punya aku..aku bisa merubahmu menjadi sekertaris yang layak aku bisa melatihmu.”

Huh?!kau pikir aku cukup bodoh untuk jatuh kedalam perangkapmu?aku rasa tidak jo youngmin! Kita lihat sampai mana kau menginginkanku.

“maaf tuan youngmin,tapi sepertinya tawaranmu itu pasti keluar dengan imbalan yang cukup besar,aku tidak ingin bekerja dengan gaji pegawai biasa.”aku menjawab,aku bisa melihat ekspressi youngmin berubah.

Hahaha rasakan itu brengsek!kita lihat siapa yang menang

“oh..jadi masalahnya uang huh?tak masalah,asalkan kerjamu bagus aku berani membayar berapapun uang di akun bank ku masih banyak.”

Aish…berani sekali dia membahas uang di hadapanku,dasar.mentang-mentang dia kaya jadi dia ingin pamer padaku?baiklah kita lihat seberapa kaya kamu jo youngmin.

“bukan itu saja,aku juga ingin mobil dan fasilitas yang bagus.”aku berkata dengan penuh kepercayaan diri dia pasti menyerah bukan tapi dia harus menyerah,kalau tidak berarti dia benar-benar gila.

“baiklah,kau ingin mobil apa?BMW,Ferrari?kau bisa memesan nya.”youngmin menyeringai,aku benar-benar ingin merobek wajah tampan nya itu dasar lelaki kaya yang brengsek!

“aku ingin dua-duanya.”aku menjawab dengan malas,tak ada gunanya untuk melawan iblis kejam yang ada di hadapnku.

“baiklah,aku tinggal membawa mobilnya besok dan ingat jam 7 pagi kau sudah harus ada di kantor.”youngmin berkata dan keluar dari toko buku.

“apa?tunggu youngmin-shi aku tidak akan bekerja di perusahaanmu!”aku menjerit namun youngmin mendadak budeg dan mengacuhkan ku.

Oh tuhan aku benar-benar sudah terjerumus dalam perangkapnya!

dont forget the comment!

maaf chapter pertama pendek hehehe tapi untuk chapter2 berikutnya di usahain biar panjang,makasih udah baca😀 oh iya bagi yang mau ngasih saran bisa hubungi aku di FB atau twitter alamatnya ada diatas!

LOVE,SEVEN94❤

Penulis:

Nothing special about me im just a women who have alot of free time

11 thoughts on “Double Trouble ~Chapter 1~

  1. Annyeong q reader bru…

    Crtny bgs…

    Kykny neh crt cinta sgtg ya?? Klo q liat kwangmin ma youngmin mulai tertarik dh ma haneul. Tgl haneulny aj neh suka ma sapa…

    Di tunggu ya lnjtnny

  2. knp youngmin pengen bgt haneul jd sekretarisny? Sampe mw fasilitasi bmw sama ferari..hebat..huhuhu..
    Tp ceritany menarik..izin baca lanjutanny y..^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s