Posted in FanFiction NC 17+

[PICTURE chapter 11

[PICTURE] Chapter 12 - horror jaemin yaoi yoosu yunjae indonesia - main story image

A A A A

[Yoochun POV]

Clak..clak..clak…

Suara tetesan air membangunkanku.

“ehm..dimana aku?”Tanyaku melirik kearah kanan dan kirinya.

“apa kau baik-baik saja?” sesosok lelaki memandangiku dengan heran.

“waaa!”aku kaget melihat sosok itu.

“siapa kamu?”Tanyaku.

“perkenalkan,aku jung yunho.”lelaki itu mengulurkan tangan nya.

“jung yunho?”

nama itu begitu tidak asing di telingaku.

“park yoochun.” Aku memperkenalkan diriku.

Aku mengingat berita menghilangnya artis terkenal jung yunho yang kemarin aku baca.

“oh! Aku ingat kau jung yunho artis terkenal itu kan?”

yoochun menunjuk kearah yunho membuat yunho tersenyum dan mengangguk.

“iya,kau benar.”

“kau selamat?aku kira kau…”suara yoochun melemah.

“mati?” yunho melanjutkan.

“aniya…”yoochun mengelengkan kepalanya.

“seseorang mencarimu yunho.”

Yunho tersenyum dan mengangguk.

“yah,aku tahu jaejoong kan?”dia menebak,tak kusangka dia mengetahui nya.

“bagaimana kau tahu?”tanyaku kebingungan.

“kalau bukan dia siapa lagi?aku sudah yatim piatu,tak ada orang yang peduli padaku selain jaejoong.” Dia mengungkapkan.

“sebaiknya kita mencari jalan keluar,ayo.”dia mengulurkan tangan nya padaku,aku segera menyambut nya dan bangkit berdiri.

“bagaimana kau bisa selamat?”tanyaku lagi,dia kelihat sehat.

“aku membawa beberapa bekal sebelum aku datang kesini.”jawabnya singkat.

Kami berjalan menulusuri lorong yang gelap gulita,entah dimana kami berada sekarang yang jelas tempat ini sungguh pengap dan gelap.

“apa kau tahu dimana kita berada?” aku tidak bisa berhenti bertanya.

“entahlah,jika aku tahu mungkin aku sudah keluar berbulan-bulan yang lalu.” Yunho berkata namun pandangan nya masih focus ke depan.

Kami berdua menemukan  sebuah pintu besar yang berukiran,pintu itu sangat besar sekali dan terlihat tua.

Yunho dengan perlahan membuka pintu itu.

Ternyata di balik pintu itu ada sebuah ruangan,di dalam ruangan itu terdapat banyak boneka kecil yang di tancapi paku.

“ruangan apa ini?” aku mengernyit.

“ini adalah ruangan,ritual pengorbanan.” Yunho melirik kearah batu besar yan berbentuk persegi panjang yang berada di tengah-tengah ruangan itu.

“disinilah,semua kutukan itu di mulai.” Yunho mengusap noda darah yang ada di batu itu.

“maksud mu?”

aku benar-benar membutuhkan penjelasan.

“ritual inilah yang menyebabkan hantu-hantu di rumah itu gentayangan.”yunho menjelaskan.

“benarkah?apakah ada cara untuk kita menghentikan kutukan ini?”tanyaku penasaran,mataku masih memperhatikan boneka-boneka kecil yan di paku di dinding ruangan itu.

“ya,kau harus mencabut paku di tubuh tuan hashimoto.” Yunho berkata,dia terdengar serius.

“tapi aku tidak tahu dimana tubuhnya.”

“kita akan menemukan nya tenang saja.”yunho tersenyum.

[Jaejoong POV]

“kemana lagi kita harus mencari dia?”tanyaku kelelahan setelah hampir setengah jam berkeliling rumah tua,mencari sosok yoochun yang menghilang.

“shut..”tiba-tiba saja changmin menutup mulut ku.

Dia melirik kearah koridor gelap di samping kami,aku bisa melihat sesosok wanita berjalan menilisuri koridor itu dengan santainya.

“ayo ikuti dia.”changmin berbisik membuat aku dan junsu mengangguk.

Dengan pelan nya aku mengikuti sosok wanita itu di belakang,bersama junsu dan changmin aku bisa melihat wanita it uterus bejalan menuju sebuah ruang bawah tanah.

“apa kita harus mengikutinya?”tanyaku.

“sepertinya iya.”changmin mengangguk mantap dan mengikuti wanita itu.

Walaupun aku dan junsu ragu akhirnya kamipun mengikuti changmin,seteelah sampai di ruang bawah tanah itu aku bisa melihat begitu banyak lorong.

“kita kehilangan jejak wanita itu,sial!”changmin menendang tanah.

“kemana kita harus pergi?”Tanya junsu kebingungan melihat begitu banyak lorong.

“sebaiknya kita,memilih lorong yang ini.”jaejoong menunjuk salah satu lorong.

[yoochun POV]

Aku terkagum-kagum dengan dalam nya sebuah jurang yang aku dan yunho tatap.

“aku tidak pernah berani menulusuri jurang ini,tapi aku yakin tubuh tuan hashimoto ada di dasar jurang ini.” Kata yunho,matanya masih menatap kearah jurang yang sangat besar dan dalam.

“bagaimana kita bisa kebawah sana?”Tanya ku.

“tenang saja,ada tangga tua disana.”yunho menunjuk kearah tangga tua yang berada di sudut jurang,tangga itu sepertinya terbuat dari batu.

“ayo,kita tidak punya banyak waktu.”yunho mulai menuruni tangga itu,aku hanya mengiktinya dari belakang.

Suasasana di dalam jurang itu begitu menakutkan,banyak sekali tumbuhan liar yang tumbuh di dekitar tangga.

Apabila aku tidak berhati-hati aku bisa saja jatuh.angin malam begitu terasa menusuk kulitku semakin kami ke bawah bukan nya semakin panas namun semakin dingin,seakan ada kutub es di bawah.

Yunho melirik kearahku.

“kau tidak apa-apa?”Tanya dia.

“tidak,mari kita lanjutkan.”kataku.

Kamipun menuruni tangga itu untuk beberepa menit akhirnya kami sampai di dasar jurang,ternyata di dasar jurang itu ada semacam kuil yang menyeramkan.

Disana terdapat banyak patung-patung dan karung-karung yang di gantung ke langit-langit entah apa isi karung itu.

Kalian tidak boleh ada disini

Suara lelaki terdengar,mengelegar sangat menyeramkan.

“siapa disana?”Tanya yunho di melirik kesegala arah mencari sumber suara itu.

Kalian di kutuk..

Suara lelaki itu terdengar lagi,sampai akhirnya kami berdua bisa melihat sesosok pendeta namun pendeta itu tidak memiliki kulit semua tubuh nya hanya tulang kerangka.

“berhati-hatilah.”yunho berkata mundur beberapa langkah,aku melirik kesegala arah mencari tempat pelarian,sampai akhirnya aku melihat sebuah pintu.

“yunho ayo lari..”yoochun menarik tangan yunho.

Yunhopun mencoba berlari namun sebuah tangan menarik kaki nya membuat dia terjatuh.

“pergilah!”yunho berteriak.

“tidak aku tidak akan pergi.” Aku berkata menarik tangan yunho.

Pendeta menyeramkan itu melayang menuju arah kami.

“pergilah!aku mohon!”yunho mendorongku menjauh.

Dengan berat hatinya aku berlari kearah pintu sebelum sepenuh nya kututup pintu itu aku melirik kearah yunho dia tersenyum.

Aku tersenyum kembali padanya dan berlari secepat kilat menyelamatkan diri dari hantu pendeta itu.

Penulis:

Nothing special about me im just a women who have alot of free time

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s