Posted in FanFiction NC 17+

[PICTURE] CHAPTER 10

[PICTURE] Chapter 11 - horror jaemin yaoi yoosu yunjae indonesia - main story image

A A A A

JANGAN LUPA KOMENYA

DON’T BE A SILENT READER

“jaejoong??” aku bisa mendengar mendengar suara changmin, namun aku tidak bisa membuka mataku.

“jaejoong..”aku bisa merasakan dia menguncang tubuhku.

“bangunlah..”dia terdengar sangat khawatir.

“emh..”dengan susah payah nya aku membuka mataku.

“jaejoong sadar!”aku bisa mendengar junsu berteriak memberitahu yoochun yang berdiri di samping pintu.

Pandanganku masih buram namun aku bisa mengenali changmin yang berada di sampingku membantuku untuk bangun.

“dimana aku?”tanyaku kebingungan mengedarkan pandangan ku ke sekitar.

“kau pingsan tadi,jadi kami bawa kau ke kamar ini.” Changmin menjelaskan.

Aku masih mengingat jelas mimpiku,aku melihat takeshi.

“takeshi..tubuh nya di buang ke sumur.”aku berkata,changmin menganguk dan menunjukan gambar di dalam buku tua yang dia pegang.

Disana tergambar sebuah sumur tua,penuh dengan tanaman liar dan sebuah kayu yang menutupi mulut sumur itu.

“apa sumur yang kau maksud,adalah sumur ini?”changmin bertanya ragu.

“iya benar,ini sumur nya.”aku mengangguk.

“kalau begitu lebih baik kita mencarinya sekarang.” Yoochun mengusulkan.

“yoochun benar,kita tidak punya banyak waktu.” Junsu melirik kearah jam tangan hitam nya.

[junsu POV]

“aku tidak mengerti,sebenarnya siapakah gadis ini?” junsu memandangi sebuah foto hitam putih yang di pasang di ruang tengah,dimana hantu takeshi tadi mengamuk.

“aku tidak tahu,tapi yang jelas dia cantik.”yoochun berkata membuat junsu memutar matanya.

“sungguh yoochun kau tak usah memberitahuku itu,aku tahu dia cantik.”

Yoochun hanya mengangat bahu nya.

“berapa lama kalian akan berdiri disana?”Tanya changmin.

“sebentar..”aku dan yoochun menyusul changmin dan jaejoong.

“apa kau tahu dimana sumur tua itu?”changmin bertanya pada jaejoong yang sedang serius mencoba mengingat dimana letak sumur itu.

“yah,aku mengingat nya.sumur itu berada di halaman belakang rumah ini.”

“halaman belakang?!” aku terkejut mendengar jaejoong mengatakan halaman belakang.

“kami sudah kesana,aku tahu jalan nya.”

Changmin melongo.

“yang benar saja?apa kalian sudah mengelilingi rumah ini?”Tanya changmin tidak percaya.

“sebenarnya kami tadi..bertemu dengan yohwan.”yoochun mengagaruk pungung leher nya.

“yoohwan?”jaejoong mengernyit,tidak mengenali nama yang yoochun sebut.

“dia adik yoochun.”aku menjelaskan.

“apakah adik mu hilang juga?” Tanya changmin,matanya melirik kearah yoochun.

“tidak,dia sebenarnya sudah meninggal…”suara yoochun melemah.

“oh maaf aku tidak bermaksud.”changmin menutup mulut nya,merasa bersalah mengingatkan yoochun pada adik nya.

“tidak apa-apa,sebaiknya kita lanjutkan perjalanan kita ayo…”yoochun memimpin di depan.

Aku tahu yoochun pasti ingin segera meninggalkan rumah ini.

“yoochun bersabarlah kau pasti menemukan yoohwan.” Ku tepuk bahu yoochun pelan,membuat yoochun mengangguk.

Dia mungkin tersenyum,namun aku bisa melihat dia menahan air mata nya.

Dia ingin menangis.

[changmin POV]

Berjalan di koridor yang sepi dan menyeramkan.

Malang nya nasibku,sebenarnya mimpi apa aku semalam?

“changmin..!!”

Aku bisa mendengar jeritan sun young.

“sun young?!”aku melirik kesegela arah mencari sumber suara itu.

“changmin…changmin! Tolong aku.”

Suara jeritan sun young semakin jelas di telingaku.

“ada apa changmin?”jaejoong bertanya padaku.

“aku mendengar suara sun young.” Jawabku masih mencari darimana asal suara sun young.

Krakkk…

Aku bisa mendengar sesuatu pecah.

“awas!” yoochun berteriak,melihat sebuah tangan keluar dari lantai yang kami injak.

“gyahh..”junsu mundur bersembunyi di balik pungung yoochun.

Tangan itu dengan pelan nya merayap,terus naik…sampai tangan yang satu nya lagi muncul,tak lama kemudian tubuh seorang wanita keluar dari lantai itu.

Wanita itu menyeramkan sekali,tubuh nya berlumuran darah.rambut hitam panjang nya menutupi wajah nya setiap langkah yang di buat semakin banyak darah yang membanjiri lantai.

Wanita itu mengangkat tangan nya,mencoba mengapai tubuh kami.namun kami segera mundur menjauh dari sosok itu.

“to..long.. tolong aku”

Ronta wanita itu,tubuh nya lalu perlahan menghilang meninggalkan bau amis yang begitu menyengat membuatku dan yang lain nya menutup hidung.

“bau amis nya sangat menyengat!”junsu mengeluh,menutup hidung nya.

“apa lebih baik kita pergi sekarang?” yoochun bertanya.

Tak ada satupun dari kami yang menjawab,aku sendiri ragu untuk menjawab iya.

Yoochun melangkah kedepan walaupun ragu-ragu.awalnya tidak apapun disana yoochun melanjutkan melangkah sampai akhirnya sebuah lengan menarik kakinya membuat dia terjatuh.

“arghh!!”yoochun menjerit merasa kesakitan karena kakinya di tarik.

“yoochun!” aku segera berlari mencoba melepaskan lengan itu dari kaki yoochun.

Namun usahaku nihil lengan itu dengan kerasnya memegang kaki yoochun,changmin dan jaejoong pun datang membantu tapi usahanya nihil.

Sesosok perempuan datang,dia merangkak menuju yoochun,membuat kami bertiga mundur.wanita itu menatap kami dengan mata putih nya yang menyeramkan.

“pergilah!temukan hantu yang lain nya!.”yoochun berteriak membuatku melotot kaget.

“tidak!aku tidak akan meninggalkan mu..”aku menjawab.

“pergilah!”yoochun mendorongku untuk menjauh karena hantu wanita itu sudah dekat.

“tidak!” aku mencoba menolong yoochun namun jaejoong dan changmin menarik ku menjauh dari yoochun.

Terakhirnya yang bisa kulihat hanyalah sosok yoochun yang berhadapan dengan hantu wanita itu.

[jaejoong POV]

“hah..hah..hah..” aku mencoba bernapas setelah berlari begitu jauh.

“kalian jahat sekali! Kenapa kalian meninggalkan yoochun!” junsu membentak dia kelihatan panik.

“tenang junsu!” changmin membentak.

“ini bukan saat nya untuk panik,kalau kau ingin menyelamatkan yoochun kita harus segera menemukan sumur tua itu.” Changmin mengedarkan pandangan nya kesekitar halaman belakang.

“dimana sumur itu?”changmin kebingungan tidak mendapati sumur yang dia cari di halaman belakang.

Akupun ikut melirik-lirik mencari sumur,aku ingin segera menemukan sumur itu dan mencabut paku yang ada di tubuh takeshi.

Changmin pergi lebih jauh memasuki hutan yang lebat dia akhirnya menemukan sebuah sumur yang di tutup oleh sebuah papan kayu.

“junsu,jaejoong!”changmin memanggil,aku dan junsu segera pergi mencari changmin.

“kau menemukan nya?”tanyaku.

“yah..bantu aku mengangkat kayu ini.”changmin mencoba mengangkat kayu besar yang menghalangi mulut sumur.

Setelah kami bertiga mengangkat kayu itu ,bau busuk segera menyapa hidung kami.

“urgh..” aku menutup hidungku.

“bagaimana aku bisa mencabut paku dari tubuh takeshi?”tanyaku kebingungan.

Aku segera menarik tali yang ada di katrol sumur itu changmin dan junsu menahan nya,semakin turun nya tubuhku masuk kedalam sumur itu semakin menyengat bau busuk yang kucium.

Beruntung nya aku,sumur itu tidak terlalu dalam setelah berhasil menginjak dasar sumur aku aku mendapati mayat seorang anak kecil tergelak begitu saja,sebagian tubuh nya di basahi oleh air sumur yang keruh.

“jaejoong apa kau bisa menemukan mayatnya?”Tanya junsu.

“yeah aku menemukan nya.” Aku berteriak kembali.

Dengan ragunya ku sentuh tubuh takeshi,aku raba-raba tubuh nya mencai paku sampai akhirnya aku menemukan paku itu di lengan kiri nya,dengan cepatnya ku cabut paku itu.

“tarik aku!” aku berteriak tali yang ku pegang lambt laun menarik ku keatas sesampai nya diatas aku bisa melihat junsu dan changmin terengah-engah.

“omo..apakah aku berat?”tanyaku.

Changmin dan junsu mengangguk lemas,aku hanya bisa tersenyum.

Penulis:

Nothing special about me im just a women who have alot of free time

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s