Posted in FanFiction (semua umur)

DBSK ficlet [based on song]

Title: DBSK drabble

Author : Seven94 @ https://indonesiafanfictionarea.wordpress.com/

Cast :all DBSK member and you

Genre :romance

Rating : PG 15

[Yunho] Gotta my own way-HSM ost. Vanessa hudgens and Zac efron

“maafkan aku oppa…” aku tertunduk tidak berani menatap yunho oppa.

“jadi kau memutuskan untuk pergi?” yunho oppa bertanya lirih,aku mendongak mendapati yunho menahan airmatanya yang hampir jatuh.

“maafkan aku oppa,aku..ini yang terbaik untuk ku oppa.” Aku meremas pergelangan tanganku dengan keras nya menahan tangis.

“jadi kau lebih memilih amerika di bandingkan aku?”

“tidak,aku hanya berpikir ini yang terbaik.” Aku tidak tahan lagi,airmata bercucuran membasahi pipiku.

“baiklah..aku mencintaimu,aku ingin yang terbaik untuk mu.”suara yunho oppa terdengar serak,dia menangis.

“maafkan aku oppa..aku harus pergi menemukan jalanku sendiri.” Aku memeluk nya untuk terakhir kalinya.

Setelah berpelukan yunho mencium bibirku dengan lembut,dia memeluk tubuhku dengan erat aku bisa merasakan hangat tubuh nya menjalar ketubuhku setelah beberapa menit yunho melepaskan ciuman nya.

“jaga dirimu baik-baik ok?”dia mengelus pipiku.

“ne,terimakasih oppa..saranghaeyo.” aku mencoba untuk tersenyum di tengah tangisku.

“nado saranghaeyo.”yunho oppa mencium keningku.

Aku akhirnya berbalik pergi menarik koperku menuju pesawat terbang yang sudah menungguku untuk membawa ku ke negeri paman sam,ke negeri dimana aku akan mencapai semua cita-citaku.

Sometime you just have to go on your own way..

[Jaejoong] Start it again-AZIATIX

Kutatap sebuah foto yang ada di laci meja kerjaku,sudah lama aku tidak duduk di ruang kerjaku.belakangan ini aku sibuk sekali dengan tugas kuliahku dan syuting drama.

Menjadi seorang aktris dan mahasiswi membuatku lelah sekali,aku bahkan tidak punya waktu untuk bersenang-senang seperti teman-temanku.jangankan untuk bersenang-senang untuk berkencanpun aku tidak punya waktu.

Kulirik jam dinding di ruang kerjaku,jam dinding itu di penuhi oleh fotoku dan jaejoong oppa.

Masalalu selalu indah aku tahu itu.apalagi masalalu bersama jaejoong oppa kau bisa biang dialah cinta pertamaku..dialah orang pertama yang menciumku,memeluk dia adalah segalanya bagiku,walaupun itu dulu.

Rasanya ingin aku memukul diriku sendiri saat aku meminta putus padanya,betapa bodoh nya aku! Mengapa juga aku ingin bebas?! Andai saja aku tahu kalau aku akan kesepian seperti ini aku tidak akan pernah meminta putus padanya.

Untuk beberapa saat aku melamun,jadwal ku hari ini kosong..haruskah aku menelpon jae oppa?aku merindukan nya.tapi aku malu,dia mungkin tidak sudi untuk bertemu denganku lagi yang tidak tahu terimakasih ini.

Dred..dred..dred..

Suara getar handphoneku mengagetkanku,kulihat di layar handphoneku di sana tertera nama jaejoong oppa..dia menelponku untuk bberapa saat aku masih tidak percaya namun akhirnya kuangkat panggilan itu.

“yobuseyo..”kuangkat panggilan itu.

“hi..apa kabar?” suara jaejoong oppa menyapaku.

“oppa..aku baik-baik saja,bagaimana dengan oppa?”tanyaku kembali,betapa senang nya aku bisa mendengar suaranya kembali,membuatku semakin rindu padanya.

“aku baik-baik saja,emh..sudah lama tidak bertemu,apa kau mau minum kopi denganku di starbuck?” dia menawarkan membuatku hampir berteriak kegirangan.

“tidak,aku tidak ingin minum kopi..”kataku menggodanya.

“wae?kenapa?apa kau tidak ingi bertemu lagi denganku?”Tanya jaejoong oppa panik.

“andwe..aku ingin bertemu dengan oppa tapi bukan untu minum kopi.”kataku tersenyum.

“lalu apa?”Tanya jaejoong penasaran.

“aku ingin kita bertemu untuk memulai segalanya dari awal,oppa aku masih mencintaimu.”

“omo…jangan pernah membuatku panik seperti tadi.” Jaejoong oppa kelihatan nya benar-benar panik.

“aku juga ingin bersamamu lagi,kau tidak tahu betapa aku merindukanmu.” Jaejoong oppa melanjutkan.

[Yoochun] What if – Ashley tisdale

“pembohong! Kamu pembohong!” kulemparkan bantal sofa kearah yoochun.

“dengarkan aku dulu! Kau tidak mengerti…”yoochun menarik tanganku.

“kamu yang tidak mengerti!”bentak ku.

“aku tahu tapi keluargaku tidak merestui hubungan kita..aku tidak bisa seperti ini.” Yoochun menatapku.

“aku mencintaimu oppa,tapi kenapa..kenapa harus seperti ini.” Aku menangis dengan kerasnya menjatuhkan tubuhku kelantai.

“dengarkan aku sayang…aku mencintaimu tapi ini yang terbaik.”

“bullshit!! I never believe you!” aku membentak membuat yoochun menghela napas.

“this is the best for us,im sorry..i love you.” Yoochun mengecup keningku dia berdiri dan meninggalkanku sendirian di apartermenku menangis tersedu-sedu.

Seharusnya aku tidak pernah mencintainya..mencintainya adalah kesalahan besar!aku kira dialah jodohku,aku kira cerita kita akan seperti di dongeng-dongeng yang berakhir bahagia.aku mencintaimu park yoochun,aku benar-benar mencintaimu.

Namun mengapa??mengapa kau meninggalkanku seperti ini?apakah ini yang kau maksud dengan mencintai?

“ARGGHHH!” kulemparkan semua bantal yang ada di sofaku.

Aku bangkit dari tangisku kupungut semua foto-foto,baju,barang-barang yang bersangkutan dengan yoochun,ku kumpulkan semua barang itu kedalam sebuah keranjang.

Aku berlari keluar dari apartermenku sambil menjingjing keranjang itu,kulemparkan keranjang itu di hadapanku ku lumujri keranjang itu dengan minya tanah.

Goodbye park yoochun

Tanpa ragu ku lemparkan korek api kearah keranjang itu,dengan ganasnya api melahap semua yang ada di dalam keranjang itu.

I can’t believe this is here happening our situasion isn’t right..

[Junsu]-  baek ji young-That woman

“Aisshh..kau menyebalkan sekali.” Aku memarahi lelaki yang sedang duduk di sebelahku,namanya adalah kim junsu dia adalah lelaki paling menyebalkan yang penah aku kenal.

Namun entah mengapa setiap kali aku melihat dia bersama wanita lain,hatiku terasa tercabik-cabik.

“ayolah..ajak dia bertemu denganku please..”dia memohon-mohon agar aku mengajak sahabatku min young untuk berkenalan dengan nya.

“aku sudah bilang dia tidak mau..” kataku manyun.

“aigoo..kenapa?apa jangan-jangan kau cemburu yah?”godanya.

Cemburu?yah aku cemburu junsu,andai kau tahu..

“ayolah,telepon dia aku janji aku akan belikan baju yang bagus sekali untuk mu.” Bujuk junsu oppa.

“baiklah,tapi janji yah?” aku menyipitkan mataku.

Junsu oppa mengangguk,aku mengehela napasku dan akhirnya menelepon min young.aku harap dia tidak mengangkat teleponku…aku tidak ingin dia mengangkat teleponku.

Aku mohon tuhan,tanganku mengetuk-ngetuk meja kayu yang ada di depanku menunggu jawaban dari min young,diam-diam aku bahagia dia tidak mengangkat teleponku.

“dia tidak mengangkat oppa.” Ku tutup teleponku.

“aishh..coba lagi.” Junsu menyuruhku untuk menelepon nya lagi,aku sebenarnya tidak ingin meneleponya lagi namun aku harus.

Kutekan lagi nomor min young…yang aku daptkan hanya nada tunggu,tidak ada jawaban darinya.

“oppa sudah kubilang dia tidak mengangkat teleponya.”aku protes.

Junsu oppa akhirnya merebut handphoneku dari tanganku dan menelepon min young,sayang nya kali ini keburuntungan tidak memihak padaku.

“yobuseyo..”suara min young terdengar dari speaker handphoneku mengangkat telepon.

“ah..yobuseyo.” junsu oppa menjawab.

Aku ingin sekali menutup telepon itu,aku tidak ingin junsu oppa bertemu dengan min young.

Ku rebut handphoneku dari tangan junsu oppa dan menutup teleponya.

“yah! Kenapa kau menutup teleponya?!”junsu oppa marah,aku bisa merasakan airmata mulai mengumpul di pelupuk mataku.

“kau kejam!” aku berteriak dan segera berlari meninggalkan junsu oppa yang kebingungan,aku bisa mendengar langkah kaki nya mengikutiku.

“kau kenapa?!”junsu oppa menarik tanganku membuatku berhenti berlari.

“kau kejam!”ku tutupi muka ku dengan kedua tanganku.

“apa maksudmu?”junsu oppa bertanya kebingungan.

“aku..aku..aku menyukaimu oppa.”akhirnya perasaanku yang selama ini kupendam akhirnya tersampaikan juga.

“mwo?!”dia terdengar kaget,untuk beberapa saat hanya sunyi yang menemani kami.

“yah!kenapa kau tidak bilang dari tadi!” dia akhirnya berbicara.

“aku tidak berani oppa..aku___”

Sebelum aku bisa menyelesaikan kalimatku,junsu oppa menciumku membuatku terperanjat kaget.aku memberontak ,namun junsu oppa memegang kedua tanganku dengan kuat setelah beberapa menit aku akhirnya mengalah dan membiarkan junsu oppa untuk menciumku,setelah bebrapa menit akhirnya dia melepaskan ciuman nya.

“bodoh,seharusnya kau bilang dari dulu kalau kau suka padaku.”junsu oppa mengecup keningku.

“mianhe..”aku meminta maaf membuatnya tersenyum.

[Changmin] Taylor swift-invisible

“wow..dia cantik sekali.” Changmin melongo melihat yuri,yang berjalan melewatinya.

“yah!changmin,kau ini!”aku menepuk lengannya.

“mian..dia cantik sekali,kau tahu siapa dia?”Tanya changmin.

Betapa kecewa nya aku..selama ini aku selalu menyukai changmin,mungkin bagi changmin kami adalah teman dekat tapi bagiku changmin adalah segalanya.

“iya namanya kwon yuri.”jawabku singkat.

“yuri yah,thank’s nanti kita ketemu lagi disini oke?”changmin loncat kebelakang kursi kayu yang kami duduki dan pergi menuju kearah dimana yuri dan teman-teman populernya berkumpul.

Kuamati changmin dari kejauhan,sepertinya dia tidak sukses mengajak yuri kencan.karena yuri segera meninggalkan changmin sendirian tertawa bersama teman-teman nya.

“what a bitch!” runtuk ku.

Andai saja aku yang dia ajak kencan..aku mungkin akan langsung mengatakan iya,changmin adalah lelaki yang baik,dia tidak pernah lelah membantuku,dia pintar,tampan dan lucu.

Sayang sekali yuri tidak mengetahui itu,well sepertinya yang ada di otaknya hanyalah uang lihat saja mantan-mantan nya yang kaya raya dan sombong sama seperti dirinya.

Suara bel yang nyaring membuatku terperanjat kaget,sepertinya acara olahraga tahunan akan di mulai.

“apa kurang nya aku?”Tanya changmin menghela napas duduk di sampingku.

“kau?tidak ada,tapi mata yuri lah yang buta.”kataku singkat membuat changmin tertawa.

“kau kenapa?kau mulai terdengar seperti pacar yang cemburu.” Changmin membelai rambutku.

“cemburu?hahaha kau lucu sekali changmin!” aku tertawa dengan sarkastiknya.

Ku teguk airmineral yang baru saja kubeli.

“tapi..aku tetap tertarik padanya,rasanya sudah lama aku tidak menantang diriku sendiri.” Changmin merebut air mineral itu dan meminumnya.

Apakah dia tidak jijik?botol itu kan bekasku..

“apa?” dia bertanya padaku yang dengan tidak sadar sudah memandangi nya untuk beberapa menit.

“tidak,bukan apa-apa.”kataku memalingkan pandanganku darinya.

“ngomong-ngomong,kau yakin ingin bersama dengan yuri?kau tahukan dia itu playgirl dan mantre.” Kataku menyakinkan changmin.

aku tidak ingin dia di sakiti oleh yuri atau apakah aku yan tidak ingin tersakiti melihat changmin bersama wanita lain?

“jangan khawatir,aku tidak serius soal yuri.” Changmin berkata membuatku mengehelanapas lega.

“kenapa kau terlihat lega seperti itu?”changmin menyipitkan matanya curiga padaku.

“apa?benarkah?”aku berlagak bodoh,menutupi rasa legaku.

“ayo ngaku,kamu legakan aku gak pacaran sama yuri?”changmin menggelitik pingangku membuatku tertawa.

“ahw…changmin geli!”aku mencoba mengelitiknya kembali.

Beberapa menita kemudia kami saling mengejar mencoba mengelitiki satu sama lain sampai kami jatuh ke tanah,changmin jatuh tepat diatasku sedangkan aku jatuh di bawahnya masih tertawa.

“kau sengaja kan?”Tanya changmin.

“sengaja apa?”tanyaku kebingungan.

“menjelek-jelekan yuri..”jawab dia.

Aku menghela napasku,memberanikan diri untuk mengaku.

“kalau iya memang kenapa?”kataku menantang.

Taklama setelah itu bibir changmin menyentuh bibirku.

“kalau iya,berarti kau memang menyukaiku.”changmin bangkit dan berlari.

Aku hanya bisa tertawamelihat tingkah nya yang sperti anak kecil.

“awas kau changmin! Aku akan balas dendam!”teriaku changmin malah menjulurkan lidah nya padaku menantangku.

Penulis:

Nothing special about me im just a women who have alot of free time

3 thoughts on “DBSK ficlet [based on song]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s