Posted in FanFiction NC 17+

[PICTURE] chapter 7

JANGAN LUPA COMMENT,RATE DAN LIKE

DONT BE A SILENT READER!!

[Junsu POV]

“kemana kita akan pergi?”Tanyaku pada yoochun yang masih saja antng berjalan meninggalkanku di belakang nya.

“sampai kita mendapatkan petunjuk.”jawab yoochun datar dia mencoba membuka pintu yang ada di samping nya mencari petunjuk ternyata tidak semudah yang dia bayangkan.

“junsu apakah kau melihat sesuatu?”Tanya yoochun membuatku memutar mataku aku sudah bosan mendapatkan pertanyaan itu dari tadi.

“tidak yoochun.”jawabku.

“sial kemana hantu-hantu itu pergi?kau bisa berkomunikasi dengan mereka kan?”Tanya yoochun padaku.

“iya setahuku begitu,nenek ku bilang aku mempunyai kekuatan yang ‘special’.” Kataku sambil menghela napas bosan.

“lalu kenapa mereka tidak datang kepadamu?”Tanya yoochun.

“mungkin karena aku tidak mau mereka datang padaku?”aku balik bertanya aku bukanlah cenayang seperti nenek ku yang sudah biasa melihat mahluk-mahluk aneh yang bernama setan walaupun aku bertemu dengan salah satu nya setan itu berhasil membuatku ngacir ketakutan.

“kamu yakin?”Tanya nya lagi masih membuka pintu-pintu yang lain nya aku sudah malas membalas peranyaan yoochu kulemparkan pandanganku kearah jendela dan betapa kaget nya aku melihat seorang lelaki sedang berdiri di air mancur halaman belakang rumah tua ini.

“yoochun!”panggilku membuat yoochun melirik kearahku.

“ada apa?”tanyanya melangkah menghampiriku yang berdiri tepat di depan jendela aku masih bis amelihat lelaki itu dengan jelas dia seakan sedang menatap kearahku dengan mata coklat nya wjah lelaki itu entah mengapa mengingatkanku pada yoochun.

“aku melihat seorang lelaki sedang berdiri di air mancur itu.” Aku menunjuk kearah lelaki yang kulihat.

“dimana?bagaimana penampilan nya?”Tanya yoochun penasaran dia ikut memandang kearah air mancur yang ku tunjuk tapi sepertinya dia tidak melihat apa yang kulihat.

“hyung..”

Lelaki itu membuka mulut nya aku bisa membaca jelas gerakan bibir nya dia mengatakan kata hyung apakah mungkin dia adik yoochun?

“yoochun lelaki itu bilang hyung.”kataku.

“yoohwan! Dia pasti yoohwan,junsu coba kau panggil dia kesini!”yoochun histeris.

“tenang dulu yoochun kita harus menyusul nya,ayo!”aku menarik tangan yoochun menuju air mancur itu.

“hyung tolong aku…”

Sesampainya di airmancur itu aku kehilangan yoohwan dia sudah pergi entah kemana aku mencari sosok yoohwan namun tak ku temukan.

“diamana yoohwan junsu?”Tanya yoochun.

“dia tadi berdiri disini.”kataku menunjuk air mancur yang sudah kering air nya itu.

“yoohwan!”yoochun berteriak memanggil nama adik nya itu.

“yoohwan…!”lagi-lagi dia berteriak.

“cukup yoochun,dia sudah pergi.”kataku sedikit marah.

“aku…aku ingin bertemu dengan nya junsu.”yoochun bersih keras.

“aku tahu! Tapi tidak dengan berteriakan?! Dia itu hantu bukan manusia.” Aku meninggikan suaraku membuat yoochun diam diapun duduk di sisi air mancur kering dimana yoohwan tadi berdiri.

“tenangkanlah dirimu,kita pasti bertemu dengan nya.”aku duduk di samping nya.

Dug..dug..dug

Kami berdua bisa mendengar suara seperti palu besar yang di pukul-pukul ketanah membuat kami berdua berdiri dari duduk kami.

“suara apa itu?” tanyaku.

“entahlah.”yoochun sepertinya sama bingung nya denganku.

Angin tiba-tiba saja berhembus dengan kencang membuat ku agak sedikit kedinginan untuk beberapa saat hanya sepi yang menyelimuti kami tak ada suara apapun sampai akhirnya sesosok lelaki yang tadi sore mengejar kami datang kembali.

Mata putih nya menatap pada kami penuh dengan kebencian membuatku semakin gemetaran.

“junsu..ayo lari.”yoochun berkata dia sudah menarik tanganku.

Tidak! Kita tidak bisa menghindar dia akan muncul lagi lari bukanlah solusi yang tepat aku memiliki kekuatan untuk berkomunikasi dengan mahluk halus kan?seharusnya aku berkomunikasi dengan dia.

“hei tuan hantu yang menyeramkan!”aku berteriak membuat hantu lelaki itu berhenti berjalan.

“aku mohon berhentilah mengejar kami.”aku memerintahnya betapa konyol nya aku! Dia bukan anak kecil.

“kalian harus pergi!”

Suara hantu lelaki itu begitu menyeramkan dia terdengar sangat marah dia bisa saja berlari dan memukulkan palu super besar nya kepada kami dengan seketika.

“aku mohon dengarkan kami dulu..”namun sebelum aku bisa menyelesaikan kalimatku hantu itu berlari dan mengangkat palu besar nya itu tepat di depanku membuatku terjatuh melihat pukulan nya tidak berhasil hantu itu mengangkat lagi palu besar nya dan menghantamkan nya lagi karah ku namun aku segera berguling membuat palu itu tak jadi menghantamku aku segera bangkit dan berlari.

“junsu menunduk!” aku bisa mendengar perintah yoochun aku segera menunduk seketika palu besar itu sekali lagi gagal menghantam tubuhku.

Aku segera berlari secepat mungkin kearah yoochun dan kamipun berlari keluar dari halaman belakang itu masuk kembali kerumah namun baru saja kami masuk tiba-tiba saja sosok lelaki itu ada di hadapan kami dan mencoba memukul ku dengan palu besar nya lagi tapi yoochun mendorong ku sehingga dialah yang terpukul.

“yoochun!!!”aku berteriak kaget melihat tubuh yoochun yang melayang dan membentur tembok dengan kerasnya.

Aku tidak bisa meninggalkan nya sendiri di sini dialah yang menyelamatkanku tapi hantu lelaki itu terus saja mengejarku aku berlari dan terus berlari sampai aku tersandung kakiku terasa sakit sekali aku bisa melihat darah keluar dari lututku menembus celana jeans ku.

Dengan susah payah nya aku merangkak menjauh dari hantu lelaki itu namun aku tahu lambat laun hantu itu akhirnya aku berhasil memukulku dengan palu besar nya kulihat hantu itu sudah semakin dekat dia melayang dengan cepat nya dan bersiap untuk memukulkan palu besar nya aku hanya bisa pasrah dan menutup mataku sampai akhirnya aku mendengar suara dentuman yang sangat keras.

Kubuka mataku aku bisa melihat figur abu-abu bagaikan bayangan menghalangi tubuhku dari palu hantu lelaki menyeramkan itu figur itu melawan hantu lelaki itu sehingga hantu lelaki itu pergi menghilang.

Aku hanya terpaku terdiam masih shock dengan pemandangan yang kulihat figure itu akhirnya melirik kearahku.

“pergilah..cari jaejoong.”

Figur abu-abu itu berkata wajah nya tidak begitu asing bagiku aku mengenalnya namun entah dimana kucoba ingat-ingat lagi sampai akhirnya aku mengingat siapa figure abu-abu itu.

dia jung yunho…

aku baru mengingatnya yah dia jung yunho aku bisa mengenali nya karena tahi lalat diatas bibirnya. “tuan jung..”aku memanggil figur abu itu namun figur itu hanya tersenyum dan pergi meninggalkan ku dengan keheningan.

Aku mencoba bangkit menahan sakit di lututku walaupun agak pincang aku masih bisa berjalan dengan pelan aku pergi menuju dimana yoochun tergeletak tadi aku masih bisa melihat tubuh yoochun tergeletak di lantai tak berdaya dia mungkin pingsan aku segera mendudukan yoochun ketembok dia masih bernafas aku bisa melihat dada nya bergerak teratur.

Kubuka jas yoochun agar dia bisa bernafas dengan bebas kelihatan nya jas nya membuat nya sedikit susah untuk bernafas kulihat dahi yoochun berdarah aku yakin tubuh nya pasti terasa remuk sekarang.

“awwhh..”yoochun mengerang menyentuh dahinya dia akhirnya sadar juga.

“kau tidak apa-apa?”tanyaku khawatir.

“iya aku baik-baik saja hanya luka sedikit.”kata yoochun sambil mengusap darah nya yang mengotori dahi nya.

Aku segera membuka kantong hitam kecilku yang kubawa kebetulan di sana ada perban kecil aku segera memberikan nya pada yoochun.

“ini pakailah..”

Yoochun melirik kearah kakiku yang juga terluka.

“tidak,kau saja kamu terluka juga kan?”

Aku mengelengkan kepalaku.

“tidak apa-apa,lukaku tidak separah dengan luka mu.”kataku tersenyum padanya entah mengapa aku bisa melihat pipi yoochun bersemu merah.

“gomawo..”katanya sambil mengambil perban kecil itu dari tanganku.

“cheonmanayo”aku menjawab senyum masih belum hilang dari wajahku.

Penulis:

Nothing special about me im just a women who have alot of free time

One thought on “[PICTURE] chapter 7

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s