Posted in FanFiction (semua umur)

Before You Leave

                              JANGAN LUPA KOMEN,LIKE ATAU RATE!!  DONT BE A SILENT READER!!

Title : Before You Leave       

Author : Seven94 @ https://indonesiafanfictionarea.wordpress.com/

Cast : Jung Yunho

Jung Tae sa (OC)

Kim jaejoong

Genre : romance,straight,sad

Length : Oneshoot

Rating : PG

“ARGHHH!!!”

Seorang wanita tinggi berambut coklat pendek menjerit di sisi pantai yang sepi dia mengacuhkan sebagian orang yang melihat nya dan pergi mungkin ketakutan dengan tingkah nya yang sudah seperti orang gila.

Wanita itu bernama jung Tae sa istri syah dari jung Yunho CEO terkenal dari perusahaan SM corporation.

Wanita itu menangis tersedu-sedu airmata dengan deras mengalir membasahi pipinya yang mulus sesekali wanita itu mengusap airmata nya dengan jaket abu-abu yang dia kenakan wajah wanita itu sangat pucat sekali bibir nya kering matanya bengkak karena menangis.

Wanita itu mengodok saku celana jeans nya tangan nya gemetaran entah mengapa di tekan nya tombol digit nomor dalam handphone nokia hitam nya itu dengan pelan.

Setelah selesai wanita itu mendekatkan handphone nya ketelinga nya dia bisa mendengar teleponya tersambung untuk beberapa saat dia hanya bisa mendengar nada tunggu sampai akhirnya.

“nomor yang anda tuju tidak menjawab tolong hubungi nomor ini beberapa menit kemudian.”

Wanita itu mengigit bibirnya kesal ingin rasanya dia membantingkan handphone nya itu namun dia mengurungkan niat nya dan menyimpan handphone nya kembali ke celana jeans nya.

“honey,dimana kamu?..”

***********

“selamat tuan jung,anda benar-benar berhasil dalam mempromosikan produk ini.” Seorang lelaki paruh baya menjabat tangan yunho,yunho hanya bisa tersenyum bangga atas pujian lelaki itu.

“terimakasih tuan kang,senang bisa bekerja sama dengan anda.”

Betapa bangga nya yunho atas semua kerja keras nya selama ini untuk meroketkan produk nya bekerja sebagai CEO di perusahaan terkenal memang membutuhkan usaha yang keras dia tidak ingin sampai seseorang menggeser kedudukan nya.

Handphone nya sudah bergetar berkali-kali namun dia mematikan nya lagi dan lagi dia belum selesai bercengkrama dengan rekan-rekan bisnis nya yang dia anggap sangat penting..yah sangat penting untuk saat ini.

****

   Tae sa masih menatap kearah langit biru penuh kesedihan matanya masih bengkak tak ada satupun orang yang mau menghiburnya..bukan,bukan begitu banyak orang yang mencoba menghiburnya namun dia tidak ingin dirinya di hibur.

“I need you baby..i love you didn’t I tell you long ago?” tae sa bergumam suara serak nya hilang tertiup angin.

Tae sa bukanlah nama dia yang sebenarnya dia berasal dari negeri jiran nama Tae sa di berikan kepadanya karena dia menjadi warga Negara korea.

Angin berhembus dengan kencang mengeringkan airmata nya namun wanita itu kembali menangis mengingat masa-masa indah bersama suami nya di pantai ini.

Masih jelas di dalam otak nya kenangan saat mereka berdua memadu kasih disini betapa bahagia nya mereka penuh canda tawa namun sekarang hanya airmata yang memenuhi hari-harinya.

“unni kau dimana?aku sangat khawatir..”

sepotong voice mail itu masuk ke mesin penjawab otomatis Tae sa terdengar  suara ji hae adik ipar nya yang sebenarnya lebih tua darinya betapa lucu nya itu dia memanggil nya unni seharusnya dialah yang memanggilnya unni dia tidak pernah keberatan saat Ji hae memanggil nya dengan nama nya tapi dia adalah wanita yang baik dia tidak pernah memanggil kakak ipar nya dengan sebutan nama nya selalu memanggil nya unni.

*****

Yunho akhirnya keluar dari ruang meeting dengan perasaan yang puas sekali dia bisa menjamin jabatan nya sebagai CEO tidak akan pernah di rebut oleh orang lain lagi setelah berjalan beberapa menit dia sampai di ruang kerjanya dan duduk di kursi meja nya dia pun melirik kearah figura foto yang ada di sudut mejanya itu.

Seorang wanita dengan senyum simpul nya terlihat di dalam foto itu wanita itu kelihatan bahagia sekali setiap kali yunho menatap foto itu rasa lelah dan letih nya hilang seketika setelah beberapa menit memandangi foto wanita itu yunho baru ingat bahwa selama meeting handphone nya bergetar berkali-kali.

Yunho segera mengodok saku celana nya ternyata benar dia mendapatkan 5 panggilan tidak terjawab semuanya dari istrinya wanita yang ada di figura yang dia pegang sekarang yunho tidak pernah sampai mendapatkan 5 panggilan tidak terjawab dari istrinya sebelum dia pun menghubungi kembali nomor istri tersayang nya itu.

Dengan santai nya yunho menunggu telepon nya untuk tersambung beberapa menit setelah nada tunggu istrinya itu tidak mengangkat telepon nya juga membuat yunho menjadi khawatir tidak biasanya istrinya bertingkah seperti ini.

Yunho pun mengirimkan pesan pada istrinya.

“baby what’s wrong?why didn’t you pick up my phone?”

*******

Sekarang giliran handpnone Tae sa yang bergetar berkali-kali dia mendapatkan beberapa pesan dan 1 panggilan tidak terjawab tentu saja dari suaminya jung yunho dia tidak memperdulikan lagi pesan dan panggilan-panggilan ke handphone nya.

handphone nya bergetar memutarkan suara dentingan piano yiruma-kiss the rain menambahkan suasana sedih.

Pikiran untuk mengakhiri hidup sudah memenuhi pikiran tae sa dia sudah muak hidup di dunia ini apapun yang dia lakukan tidak bisa membuat batin nya bahagia seperti dulu semua ini karena dia kehilangan..

Kehilangan jabang bayi yang akan dia lahirkan walaupun dokter mengatakan bahwa dia bisa hamil kembali tapi pikiran tentang si jabang bayi yang meninggal di dalam perut nya selalu menghantui nya setiap saat.

Tae sa meremas perut nya dia begitu membenci dirinya sendiri yang tidak bisa menjaga anak nya dan yunho walaupun orang-orang bilang itu bukan salah nya tetap saja tae sa merasa dirinya lah yang bertanggung jawab atas kematian si jabang bayi.

Tae sa membenci tatapan orang yang melihat nya dengan tatapan iba apalagi setelah dia baru keluar dari rumah sakit semua kerabat yunho datang dan menjenguk memberikan support pada nya tapi sebenarnya tae sa membenci semua itu yang dia butuhkan hanyalah suami nya yunho.

Yunho baru saja mendapat jabatan sebagai CEO di perusahaan nya dia tidak bisa lagi menemani tae sa sesering mungkin dia mulai sibuk dengan segala pekerjaan nya dia mulai mengacuhkan tae sa membuat tae sa semakin stress dia bukan kehilangan anak nya saja namun lambat laun dia juga akan kehilangan suaminya.

“baby you don’t love me anymore?you want to leave me right?”

*******

“apa?! Tae sa hilang?!”yunho kaget mendapat laporan dari adik nya ji hae.

“iya oppa maafkan aku tadi dia bilang dia ingin sendiri jadi aku tinggalkan dia sendiri.” Tutur ji hae.

“kenapa kau meninggalkan nya sendiri?! Diakan sedang sakit bagaimana kalau dia pingsan di tengah jalan?!” yunho memarahi adik nya yang ceroboh itu.

“maafkan aku oppa aku memang salah sekarang aku dan ibu sedang mencarinya.”kata ji hae.

“bagus kalau begitu aku juga akan mencarinya kabari aku juga kau sudah menemukan nya.” Yunho menutup teleponnya dan segera berlari keluar dari ruang kerjanya menuju parkiran.

Dia menancap gas nya dengan cepat yunho sudah tidak mengingat apapun lagi semua pekerjaan nya ia tinggalkan sekarang pikiran nya terfokus pada istrinya nya yang mnghilang begitu saja dia sudah sangat khawatir apalagi keadaan istrinya sekarang sedang lemah baik secara fisik maupun mental.

Mata yunho jeli mencari sosok istrinya nya diantara kerubunan orang yang berlalu lalang di jalanan kota seoul yang ramai namun dia tidak juga menemukan sosok isrinya yang snagat dia cintai itu.

“Tae sa kemana kau pergi?” yunho bergumam sekarang tangan nya menggapai handphonenya menghubungi nomor istri nya berkali-kali namun panggilan nya selalu di terima oleh mesin penjawab otomatis nya.

“hi this is Tae sa I’m not around just leave me a message after the beep I’ll call you back…”

Suara tae sa terdengar ceria di mesin penjawab otomatis itu yunho tidak memiliki pilihan lain selain meninggalkan pesan untuk istrinya itu.

“honey..wherever you’re don’t do stupid things I love you,you know that right? Please call me if you get the massage don’t make me worry like this.”

Setelah meninggalkan pesan itu yunho menyimpan kembali handphone nya dan fokus kembali untuk mencari sosok istrinya.

*******

Tae sa bangkit dari duduk nya perlahan tapi pasti langkah nya melaju menuju air laut yang sudah mulai menyapa kaki nya ombak begitu besar sekali sore itu walaupun pantai sepi tapi suara deru ombak membuat pantai ini ramai.

Ombak besar menggulung dan datang kearah Tae sa yang sudah berdiri di mulut pantai dia sudah memejamkan matanya sampai akhirnya handphone nya bergetar membuat tae sa membuka kembali matanya dia mendapat satu voice mail dari suami nya yunho tidak ada salah nya untuk mendengar suara indah lelaki yang dia cintai selama 3 tahun itu sebelum dia menghilang di telan ombak laut.

Tae sa mengangkat voice mail itu tak lama kemudia dia bisa mendengar suara yunho yang menurutnya begitu indah.

“honey..wherever you’re don’t do stupid things I love you,you know that right? Please call me if you get the massage don’t make me worry like this.”

Mendengar pesan suaminya itu tae sa menangis airmatanya kembali membanjiri pipinya dia sedih sekali saat mendengar suara suami nya yang begitu gundah dan gelisah itu dia tidak bisa membayangkan bagaimana wajah suami nya sekarang.

“I love you too honey,but I have to do this because I love you too much.”

Tae sa menghela napas nya dan melemparkan handphone nya ke tepi pantai dia sudah mantap untuk mengakhiri hidupnya saat ini juga dia tidak ingin merasakan sakit yang mendalam lagi dia sudah muak.

“my baby mommy will come to you,mommy will save you..”

Akhirnya tubuh Tae sa menghilang tenggelam kedalam laut yang begitu dalam sekali sedalam luka hatinya nya yang menganga.

Yunho yang melihat tubuh istrinya tenggelam kedalam lautan segera turun dari mobil nya dan membuka jas nya tanpa ragu dia langsung terjun kedalam laut dan menyelamatkan istrinya yang usdah terkulai lemah tidak sadarkan diri.

Di pangku nya tubuh istrinya yang rampng itu dia letakan tubuh istrinya itu di sisi pantai dia segera melakukan nafas buatan karena istrinya itu tidak bernafas dia menekan-nekan dada istrinya dan memberikan oksigen melalui mulut ke mulut jantung yunho berdegup dengan kencang dia benar-benar takut kehilangan wanita ini.

Beberapa saat wanita itu masih tidak bernafas juga yunho benar-benar mulai panic sekarang dia bisa merasakan air matanya bercucuran membasahi pipinya namun dia belum berhenti memberikan nafas buatan pada istrinya itu.

“please..come back to me..please…”sambil menangis yunho berkata dia benar-benar tidak ingin kehilangan istrinya dia mencintai istrinya lebih dari apapun di dunia ini.

Sekali lagi dia menekan dada istrinya itu mencoba mengeluarkan air laut yang mungkin sudah memenuhi paru-paru wanita cantik itu.

“aku mohon Tae sa aku sangat mencintaimu jangan tinggalkan aku..aku mohon sayang kembalilah..”yunho memeluk tubuh tae sa dengan putus asa.

“ohok..ohok..”mendengar suara batuk yunho melepaskan pelukan nya ternyata tae sa sudah membuka matanya.

“yunho why are you here?”Tanya dia kebigungan.

“stupid! Are you trying to kill yourself?!” bukan nya menjawab yunho malah memarahi wanita itu dia memeluk Tae sa dengan erat Tae sa bisa merasakan airmata yunho menetes di pungung nya lelaki itu menangis.

“im sorry..” hanya kata-kata itulah yang bisa Tae sa katakan.

7 tahun kemudian….

“umma!!!” seorang anak lelaki kecil berlari dengan lincah nya memeluk seorang wanita cantik yang berdiri di hadapan nya wanita itu tersenyum dan mengendong nya.

“hi baby,how’s your school today?” wanita itu bertanya sambil mencium  pipi anak kecil mungil itu.

“it’s fun! I meet a lot Korean friends they so nice to me.”celoteh anak kecil itu dia sangat pintar sekali berbahasa inggris seperti ibunya.

“Tae sa kau datang?aku kira kau sibuk syuting.”seorang lelaki tinggi berambut hitam menyapa wanita itu dia kelihatan memakai baju formal seperti biasanya tidak ragu-ragu dia mencium pipi Tae sa dengan mesra.

“iya aku sibuk tapi aku tidak bisa mengatakan tidak pada anak ku tersayang ini..” tae sa mencubit pipi tembem anak lelaki nya itu membuat anak itu tersenyum riang dan memeluk ibunya itu dengan hangat senyum nya mirip sekali dengan ayah nya.

“nyonya kim,tuan kim.”sapa guru TK yang berdiri di depanku tersenyum.

“ah ibu guru selamat siang.”Tae sa menyapa dengan hangat nya.

“selamat siang,tumben sekali saya melihat anda berdua datang menjemput joshua bersama-sama.” Ibu guru itu tersenyum.

“iya kebetulan aku dan suamiku memiliki waktu luang yang sama.”kataku tersenyum tangan jaejoong sekarang mengandeng pingangku dengan mesra.

“kalau begitu saya pergi dulu saya masih harus mengecek beberapa anak lagi.” Ibu guru itu pergi berlalu meninggalkanku.

Kuturunkan Joshua seperti biasa kami berjalan bergandengan dengan Joshua di tengah memegang tanganku dan tangan jaejoong bersamaan.

Setelah bercerai dengan yunho hidupku berubah 180 derajat semuanya berubah aku tidak ingin di hatui oleh rasa bersalahku aku memutuskan untuk bercerai dengan nya setelah 1 tahun bercerai aku bertemu dengan jaejoong pada awalnya aku tidak tahu kalau dia adalah teman yunho sampai akhirnya dia bercerita tentang yunhoo padaku.

Pada awalnya kamipun tidak pernah menyangka bisa saling jatuh cinta dan menikah namun sepertinya takdir berkata lain setelah kami berteman beberapa bulan rasa cinta mulai tumbuh diantara kami jaejoong selalu ada saat aku membutuhkan nya mungkin inilah kenapa aku jatuh cinta padanya.

Taklama setelah menikah kami segera dia karunai anak lelaki yang tampan dan lucu aku beri nama dia Joshua dan seperti nya jaejoong tidak keberatan dia bahkan menyukai nama itu karena nama berawalan huruf J sama seperti namanya.

Jaejoong memiliki sesuatu yang tidak yunho miliki dan aku membutuhkan itu ….

Mereka bertiga berjalan menulusuri taman kota seoul yang agak ramai hari ini banyak anak-anak yang berlalu lalang di taman siang itu,dan ada beberapa orang tua yang juga sibuk mengurus anak nya sekarang sedang musim liburan jadi taman kota penuh.

“umma aku ingin es krim..”rengek Joshua pada ibunya itu menunjuk stall es krim yang tidak berada jauh dari tempat mereka berdiri.

“Joshua do you remember what I’ve told you yesterday?ice cream will make you teeth hurt sweety.”kataku mengingatkan nya dia sering sakit gigi karena memakan ice cream gigi nya sensitive sekali sama seperti gigiku.

“but momy..i want it please..just this once.”dia memelas wajah memalasnya begitu lucu sekali.

“iya sayang,biarkan saja dia membeli cup yang kecil tak usah banyak-banyak,tidak apa-apakan Joshua?”jaejoong mencubit pipi anak nya itu dengan gemas.

“anak dan ayah sama saja..”kataku membuat jaejoong tertawa.

“mwo?istriku yang cantik ini marah?”goda jaejoong sekarang giliran pipiku yang jadi sasaran cubitan nya.

“kau ini..aku bukan Joshua.”Tae sa manyun membuat jae semakin gemas.

“umma!! Appa!! Cepetan sebelum tukang es krim nya pergi..”Joshua menarik baju ayah nya.

“baiklah,beli sana tapi ingat ukuran nya yang kecil.”kataku akhirnya luluh.

“yay thank you umma I love you.”Joshua berjingkrak-jingkrak sifat nya benar-benar seperti ayah nya pasti merayu kalau ada mau nya.

“ayo kita duduk..”jaejoong menggandeng tangan Tae sa kami berdua duduk di salah satu bangku taman yang tidak jauh dari stall es krim.

“kamu cantik sekali hari ini..”puji jaejoong mengelus pipi Tae sa.

“kau juga tampan sekali.” Tae sa memuji kembali suaminya yang benar-benar terlihat tampan dengan rambut hitam nya dan jas formal nya.

“aku mencintaimu Tae sa.”jae mengecup bibirku untuk sesaat kami berciuman sampai akhirnya Joshua mengagetkan mereka berdua.

“umma aku bawa 3 !!” seru Joshua.

“Joshua umma sudah bilangkan beli satu kenapa 3?” tae sa kesal dengan tingkah anak nya itu.

“anu..umma tadi ada ajjushi dia membelikan ketiga es krim ini dan menitipkan surat ini.” Joshua memberikan ketiga es krim itu pada ayah nya dan sepucuk surat itu kepadaku.

“long time no see I guess youre really happy now.”

*******

Thank you for giving me happy memories
You go on and don’t remember, forget anything
Don’t look at me with worried eyes, I’m okay

Someday all my heart’s wounds will be cured
Someday I will meet a nice person
Forget, yeah, forget everything and hurry up and go
Before I change my mind and hold onto you

Before you go- tohoshinki

******

Aku mencari sosok yunho di sekitar es krim stall itu sampai akhirnya aku menemukan sosok yunho sedang menatap kearahku dia kelihatan sehat dia memakai baju sweater coklat dan syal setia melilit leher nya mungkin karena udara hari ini agak dingin.

Betapa aku merindukan senyum itu dia mengacungkan jempol nya padaku entah apa yang dia maksud aku tidak bisa menahan air mataku akupun menangis dan sepertinya yunho pun begitu aku bisa melihat airmatanya meluncur membasahi pipinya.

“umma kenapa?”Tanya Joshua kebigungan melihat ibunya menangis.

“tidak apa-apa sayang,terimakasih atas es krim nya.”aku memeluk Joshua menyembunyikan wajah sedihku di balik pungung nya.

“I still love you Tae sa…”

Tae sa bisa membaca gerakan mulut yunho membuatnya semakin menderita melihat sosok yunho saja membuat nya menangis apalagi mendengar kembali suaranya yang indah suara yang membuat nya tergila-gila selama 3 tahun.

Maafkan aku yunho mianhe

But I don’t love you anymore

I have Joshua and jaejoong

Don’t be sad

I pray for you everyday

To find happiness and love

Just like I found jaejoong and Joshua.

Yunho akhirnya membalikan badanya dan masuk kembali ke mobil sedan hitam nya mobil itu melaju menjauh dari taman entah pergi menuju kemana.

“sayang kamu yaki tidak apa-apa?”Tanya jae khawatir.

Aku melepaskan pelukanku dari Joshua yang masih bingung dengan situasi yang dia hadapi namun Joshua tetap tersenyum.

“umma tidak apa-apa?”Tanya Joshua.

“ne..joshua umma baik-baik saja,ayo pulang.” Tae sa menyeka air matanya dan kembali mengandeng anak lelaki satu-satunya itu.

Just like wind

Everything gonna change

Please find your happiness jung yunho

I love you

Well I was love you

Kim Tae sa

Penulis:

Nothing special about me im just a women who have alot of free time

2 thoughts on “Before You Leave

  1. mian ya thor..
    Tolong di koreksi lg soal pov nya ya..
    Byk yg campur soalnya.
    Hehee😀

    Sbnrnya udh bgs se ide ceritanya..
    Tp koq kurg greget yaa..
    Kurg ad pnjbran konflik antra yunho ma taesa. Lalu pertemuan antra taesa ma jaejong. Mian ya thor aq cerewet dan suka ngritik. Pdhl bikin ff itu juga susah.
    But overall bgs thor..
    Keep writing ya🙂

  2. mian ya thor..
    Tolong di koreksi lg soal pov nya ya..
    Byk yg campur soalnya.
    Hehee😀

    Sbnrnya udh bgs se ide ceritanya..
    Tp koq kurg greget yaa..
    Kurg ad pnjbran konflik antra yunho ma taesa. Lalu pertemuan antra taesa ma jaejong. Mian ya thor aq cerewet dan suka ngritik. Pdhl bikin ff itu juga susah.
    But overall bgs thor..
    Keep writing ya🙂🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s