Posted in FanFiction NC 17+

[PICTURE] chapter 5

[jaejoong POV]

Pagi itu aku baru saja membereskan apartermen ku sekarang apartermenku terlihat lebih rapih dan bersih dari sebelum nya aku memutuskan untuk mengganti posisi-posisi barang di apartermenku setelah selesai aku segera berkemas kumasukan beberapa pakaian ku kedalam koper hitam milikku selain pakaian ku masukan juga beberapa alat mandi dan barang-barang lain nya yang akan kubutuhkan selama aku pergi.

Ya aku memutuskan untuk mencari yunho sendirian pihak kepolisian boleh menyerah namun aku tidak! aku akan mencari kebenaran sampai tuntas aku ingin mengetahui kemana sebenarnya dia pergi yunho tenang saja aku akan menemukan mu.

Ting..tong..

Suara bel pintu membuatku kaget segera aku berlari membuka pintu rumahku kudapati seorang lelaki memakai jas formal berdiri di depan apartermenku dengan senyum lebar di wajah nya dia sepertinya seorang salesman.

“maaf jika anda mau menjual produk aku tidak tertarik.” Kataku dingin.

“mwo?! Bukan,..aku bukan salesman,perkenalkan aku junsu.” Dia menyodorkan tangan nya padaku.

“aku jaejoong.”aku menjabat tangan junsu.

“mwo?!! Kamu jaejoong??” dia kelihatan terkejut sambil menunjuk kearahku mata nya melebar dia benar-benar kelihatan kaget sekali.

“iya benar,kenapa kau kaget?”tanyaku mengernyit.

“aku..aku kira kau seorang wanita,tapi umma bilang tadi malam..”dia kelihatan berpikir.

“oh…jadi yunho ‘begitu’ yah ”kata dia mungkin akhirnya mengerti semua situasi yang membuat nya bingung.

Aku hanya bisa melihat kearah nya dengan tatapan dingin.

“jadi apa mau mu?”tanyaku singkat.

“aku kesini untuk membantumu mencari yunho.”

Aku terkejut dengan pernyataan junsu sebenarnya siapa dia? Apa mungkin dia seorang detektif yang dikirim oleh inspektur lee?

“apakah kau detektif?”tanyaku curiga mataku masih memandang kearah nya dari ujung kaki sampai ujung rambut.

“hm..sebenarnya bukan,tapi aku bisa membantumu.”

“mengapa kau ingin membantuku?” kulemparkan pertanyaan lagi jaman sekarang tidak ada orang yang tulus mereka pasti menginginkan sesuatu.

“sebenarnya ummaku lah yang menyuruhku dia bilang kau membutuhkan bantuan jadi aku memutuskan untuk membantumu.”

Dia mungkin kelihatan innocent tapi penampilan bisa menipu haruskah aku percaya padanya?

[changmin POV]

Sekarang aku datang lagi ke studio sun young ada sedikit rasa takut yang menghantui mengingat kejadian tempo hari yang mengejutkanku penampakan wanita itu masih jelas sekali di kepalaku sangat menakutkan mata merah nya masih bisa kuingat dia menatapku dengan tajam membuatku gemetaran.

Kubuka pintu studio sun young perlahan keadaan masih seperti kemarin bedanya hantu wanita yang kemarin aku temui tidak ada hanya kamera sun young lah yang berada di wastafel tergeletak lensa nya rusak karena mungkin aku lempar dan jatuh membentur wastafel.

Aku berjalan kelantai dua sepertinya komputer sun young hidup semalaman aku segera meng klik mouse dan aku terperanjat kaget melihat tulisan di komputer.

Di layar komputer sun young terdapat beberapa potongan email aku segera duduk dan membaca potongan email itu.

From: littleladyjassie@gmail.com

To:sunnySunyoung@gmail.com

Hi girl where have you been? i missed you so much!
I heard you looking for a haunted house right?  I find one for you..This house is really haunted you better watch out if you don’t want to get hurt

  Aku mengernyit membaca email itu email itu di tulis dengan bahasa inggris aku kurang mengerti namun aku mengerti beberapa kata di email itu inti nya bahwa sun young mencari rumah yang berhantu.

Tapi untuk apa sun young mencari rumah berhantu?

Aku membuka email yang ada di bwah email itu di dalam email itu terdapat alamat sebuah rumah dan foto nya aku segera mencatat alamat rumah tua itu.

Dengan buru-buru kumatikan komputer sun young dan berlari keluar studio berniat untuk pergi kealamat rumah tua itu siapa tahu aku bisa menemukan sun young aku sekarang punya harapan.

Tunggu aku sun young..Aku akan menjemput mu….

[yoochunPOV]

Kubulak-balikan kertas yang lumayan tebal yong hee berhasil menemukan data yang lengkap tentang rumah tua itu aku memang selalu puas dengan performa kerja yong hee yang cekatan dan cepat.

Membaca data-data rumah tua itu membuatku semakin penasaran untuk datang melihat rumah itu sebenarnya seseram apakah rumah itu kalau dilihat secara langsung?

Menurut data yang yon ghee berikan rumah itu sudah pernah di tinggali oleh keluarga korea namun nasib keluarga korea itu sama tragis nya dengan keluarga jepang yang sebelum nya menempati rumah itu semua anggota keluarga korea itu mati secara misterius.

Rumah itu juga ternyata pernah direnovasi dan akan di jadikan sebuah sekolah namun entah mengapa semua donator yang menyumbang untuk membangun rumah itu menjadi sekolah tiba-tiba saja menghilang sungguh aneh.

Kasus menghilang dan kematian yang misterius lah yang kubaca di dalam lembaran kertas tebal itu entah sudah berapa kasus yang kubaca yang jelas rumah hantu ini benar-benar berbahaya sekali.

Rasa penasaranku makin besar saja apalagi belakangan ini aku jadi sering bermimpi tentang yoohwan yang terjebak di rumah itu apakah mungkin benar dia terjebak disana sunguh kasihan apabila benar,aku harus menyelamatkan nya.

Yah aku harus menyelamatkan yoohwan setidak nya aku bisa menyelamatkan nya

Aku ingin membayar rasa bersalah ku

Akulah penyebab kematian yoohwan

Aku harus meneyelamatkan nya

Aku bangkit dari dudukku mengambil kunci mobil ku dan pergi meninggalkan kantor menuju parkiran bawah tanah.

[junsu POV]

“jadi bagaimana jaejoong ssi ?”tanyaku padanya setelah menjelaskan semua tentang teoriku bahwa yunho di culik oleh mahluk halus.

Jaejoong kelihatan memperhatikan saat aku berbicara namun aku tidak tahu kalau dia percaya atau tidak .

“apakah kau benar-benar bisa melihat hantu?”Tanya dia bukan nya menjawab pertanyaan ku dia malah berbalik bertanya.

“iya aku kebetulan aku memiliki indra ke enam.”kataku menjawab.

“apakah kau bisa melihat yunho di sekitar sini?” jaejoong kelihatan serius.

“tidak jaejoong-ssi.” Kataku.

“ikutlah denganku.” Jaejoong memberi isyarat padaku agar aku mengikutinya dia berjalan dan berhenti di depan sebuah pintu lalu membuka nya.

Aku kaget sekali melihat banyangan seorang wanita yang sangat menyeramkan sedang berdiri di sudut ruangan yang jaejoong tunjukan aku gemetaran.

“junsu-ssi?apa kau tak apa-apa?”Tanya jaejoong mungkin kaget melihat reaksiku yang gemetaran.

“maaf jaejoong-ssi aku melihat sesuatu..”kataku sambil menunduk tak berani melihat kearah ruangan yang jaejoong tunjukan padaku.

“apa yang kamu lihat?”Tanya jaejoong sambil menyentuh pundakku.

“seorang wanita…dia sangat menyeramkan.”kataku terbata-bata.

“benarkah?dimana?” aku bisa melihat jaejoong melirik kesegala arah.

“kau tidak bisa melihat nya jaejoong ssi.” Aku masih gemetaran karena penasaran aku mencoba melirik kearah dimana wanita itu berada dia sudah menghilang aku menghela napas dan tidak gemetaran lagi.

“dia sudah hilang..”aku menghela napas lega.

“bagus kalau begitu tunggu disini.” Jaejoong pergi kearah rak buku yang berada di pinggir tembok dan membawa sebuah kamera yang lensa nya rusak.

“ini adalah barang kepunyaan yunho,kau mungkin bisa mendapatkan petunjuk dari kamera ini.” Jaejoong memberikan kamera itu padaku.

Kuraba-raba kamera itu dan memejamkan mataku beberapa menit kemudian keadaan di sekitarku berubah menjadi sepi aku bisa merasakan angin dingin menusuk kulitku perlahan ku buka mataku.

Kulihat sosok yunho yang memakai mantel coklat tua dia kelihatan membawa kamera yang persis sama seperti yang kupegang yunho tanpa ragu memasuki rumah tua yang berada tepat di depanku.

Akupun mengikuti nya dari belakang saat dia sampai di depan pintu utama rumah itu dia kelihatan ragu-ragu namun akhirnya dia membuka pintu itu ketika pintu itu terbuka sekumpulan kelelawar keluar dari rumah itu membuat yunho kaget.

“kelelawar sialan!” aku bisa mendengar runtukan yunho.

Dia melanjutkan melangkah masuk kerumah itu keadaan rumah itu masih terlihat rapi namun sarang laba-laba dan debu sudah mengotori lantai dan perabotan rumah itu yunho sekilas melirik ke kanan dan ke kiri dia seakan mencari sesuatu yang hilang.

Yunho memotret beberapa barang yang ada di rumah itu aku hanya bisa mengikuti nya sampai tiba-tiba dia terperanjat mundur ketakutan dia menatap lurus kearah tangga yang bercabang dua akupun ikut menatap kearah tangga itu akupun ikut kaget aku dengan jelas bisa melihat seorang wanita duduk sudut tangga itu.

Yunho segera memotret wanita itu lagi..lagi dan lagi banyangan wanita itu mendekat namun yunho tidak gentar dia terus menekan kamera nya yang mengeluarkan cahaya flash dengan liar nya hantu wanita itu kelihatan marah dia terus mendekat kearah yunho namun yunho masih belum juga menghentikan aktivitas nya sampai akhirnya hantu wanita itu melayang kearah nya sambil menjerit membuat yunho ketakutan dan menjatuhkan kamera nya.

“junsu-ssi,junsu ssi??” jaejoong menggoyang-goyangkan tubuhku membuat ku sadar.

“jaejoong ssi apakah yunho memiliki mantel warna coklat?”tanyaku.

“iya dia punya.”jaejoong mengangguk.

“lebih baik kita secepatnya kerumah tua itu.” Kataku.

“baiklah tunggu aku sebentar..”jae belari kearah kamar nya membawa koper kecil kamipun pergi keluar dari apartemen jaejoong.

Namun saat jaejoong membuka pintu ibuku sudah berdiri disana. “jaejoongie ambilah ini,ini sebagai bekal mu disana.” Ibuku tiba-tiba saj memberikan segepok kertas berwarna kuning dengan tulisan cina.

“umma untuk apa ini?”tanyaku penasaran.

“kertas ini akan menjagamu dan jaejoongie dari setan-setan yang menganggumu,nenek mu sudah menuliskan mantra di dalam kertas ini.” Umma ku menjelaskan.

“terimakasih.”jaejoong tersenyum pada ummaku.

“semoga kau berhasil menemukan yunhoo-ah,kami sangat merindukan nya.”umma ku megusap bahu jaejoong memberinya semangat.

“dan kamu junsu,jaga baik-baik jaejoongie.”ummaku memeluk ku dia berbisik kepadaku untuk hati-hati dan pergi meninggalkan kami berdua.

[changmin POV]

“inikah rumah tua seram itu?” aku terpaku memandangi rumah tua yang berdiri tepat di hadapanku keadaan di sekitar rumah itu sudah sangat menyeramkan apalag di dalam nya aku memegang pagar tua yang sudah karatan yang menghalangi jalanku untuk masuk kehalaman depan rumah itu.

“kau siapa?!”aku bisa mendengar suara wanita tua mengagetkanku aku segera menoleh kebelakang dan mendapatkan seorang nenek tua berdiri di belakang ku.

“maaf nek,saya ingin bertanya apa nenk mengetahui gadis ini?”aku menyodorkan foto sun young yang ada di dompetku kepada nenek itu.

“tidak,kau seharusnya tidak masuk kerumah itu berbahaya!” nenek itu membentaku.

“maaf nek,tapi aku ingin mencari pacarku namanya sun young dia menghilang di rumah ini.”

Nenek itu menatapku dengan mata keabu-abuan nya.

“dia sudah mati,tak ada gunanya kau mencarinya.” Dengan sinis nya nenek itu berkata.

“tapi nek bagaimana…” belum juga aku selesai berkata nenek itu memberikan ku sebuah kalung liontin tua.

“pakailah ini jika kau bersih keras untuk masuk dan tolong satukan kembali pecahan-pecahan yang terlanjur terpisah jauh.” Nenek itu berlalu meninggalkanku ku tatap kalung liontin tua itu kubuka kalung itu disana terdapat foto seorang lelaki yang tampan sekali membuatku penasaran siapakah lelaki yang ada di dalam kalung liontin ini.

“nek kalau boleh tahu..” kulihat nenek itu sudah menghilang sungguh aneh sekali.

Taklama setelah nenek itu menghilang sebuah mobil sedan hitam mewah datang menelusuri jalan tua yang berada tepat did depan rumah tua itu.

Mobil sedan itu berhenti tepat di depanku. “permisi,apakah anda orang yang tinggal disini?” Tanya lelaki yang ada di dalam mobil sedan itu.

“bukan,aku baru datang kesini.”kataku.

“oh begitu kah?” lelaki itu turun dari mobil sedan nya.

“apa yang akan anda lakukan disini?”tanyaku pada lelaki yang baru turun dari mobil itu.

“aku akan masuk kerumah ini.”kata lelaki itu menjawab datar.

“kebetulan aku juga akan masuk kesana.”kataku.

“perkenalkan park yoochun.”dia memperkenalkan dirinya sambil menyodorkan tangan nya.

“shim changmin.”aku memperkenalkan diriku dan menjabat tangan nya.

Taklama setelah aku berkenalan dengan yoochun tiba-tiba aku bisa mendengar langkah kaki ternyata ada 2 orang pria sedang berjalan mereka kelihatan kelelahan.

“junsu seharusnya kau tak mengambil jalan ini kaki ku lelah sekali.” Salah satu pria yang memakai baju hitam dan jeans kelihatan kesalterhadap lelaki yang berjalan di samping nya.

“maaf jaejoongie aku benar-benar tidak tahu jalan nya akan seperti ini.”kata lelaki itu kedua lelaki itu kahirnya berhenti berjalan dan berhenti di depan kami berdua sambil terengah-engah mungkin karena lelah.

“apakah kalian juga akan masuk kerumah tua itu?” Tanya yoochun kepada kedua pria itu.

“iya kami akan masuk.”lelaki yang yang memakai baju hitam itu menjawab.

“perkenalkan aku jaejoong” lelaki yang memakai baju hitam itu memperkenalkan dirinya dan tersenyum mataku tidak bisa lepas dari nya dia mungkin lelaki tapi entah mengapa aku merasa dia kelihatan begitu menawan rambut hitam bersinar di tempa oleh sinar matahari kulit putih nya mulus dan bibirnya merah merekah seperti buah cherri.

“dan aku junsu,kim junsu.”lelaki yang di sebelah jaejoong memperkenalkan dirinya.

“aku yoochun dan ini changmin.”yoochun memperkenalkanku dan dirinya sendiri.

“senang bertemu dengan kalian.”aku berkata sambil tersenyum.

Penulis:

Nothing special about me im just a women who have alot of free time

One thought on “[PICTURE] chapter 5

  1. oke oke..
    Ekspedisi rumah berhantu segera di mulai…
    Bersiap-siaplah akan kejutan di dalamnya..
    Hahahaha *evil laugh*🙂
    Oke oke..
    Next next di baca..
    Sapa tw next chapnya mulai ada titik terang..

    Keep writing ya thor..😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s