Posted in FanFiction NC 17+

Burning Passion PART 2

Title : Burning Passion (Part 2)

[WARNING! YAOI means BOYXBOY]

Author : Seven94 @ https://indonesiafanfictionarea.wordpress.com/

Cast :

Nam Woohyun

Kim Sunggyu

Kim Taeyon

Kwon Yuri

Kim Hae-suk

Genre :Yaoi,Romance,Drama

Length : Two shoot

Rating : NC- 17 +

[woohyun POV]

“kau memang gilaaa!”yuri meracau entah apa yang dia katakan aku sudah tidak peduli aku sendiri tidak minum karena pasti aku harus mengantar nya pulang dan juga aku tidak mood untuk minum kalau aku bersama sunggyu sekarang mungkin akan beda lagi cerita nya.

Aku mungkin sudah melempar nya ke tempat tidur dan bercumbu dengan nya semalam suntuk aku tidak pernah bisa lepas dari tubuh seksi nya.

“woohyun…kau kenapa??”yuri memegang wajahku mengarahkan wajahku kearah wajah nya aku bisa mencium bau alkohol dari mulut nya.

“tidak apa-apa.”jawabku datar .

[sunggyu POV]

“jadi ceritakan padaku bagaiamana kau bisa bertemu dengan tuan nam?” taeyon noona tiba-tiba bertanya soal woohyun sungguh aku malas sekali untuk membicarakan tentang dia apalagi setelah kulihat dia dengan yuri begitu dekat.

“aku..aku..” terbata-bata aku menjawab aku bingung mencari alasan tak mungkin aku harus menceritakan cerita yang sebenar nya.

“ya tuhan! Aku baru sadar,apakah tuan nam pacarmu?”Tanya taeyon noona melirik kearahku dengan tatapan yang mencurigakan.

“tidak noona itu tidak mungkin.”jawabku aku bisa merasakan pipiku memanas mungkinkah pipiku merona?

“sudahlah kau tak usah malu padaku,pipimu sudah merah begitu pasti ada sesuatu diantara kalian.” Taeyon noona menunjuk ku dengan jari telunjuk nya dia kadang-kadang seperti anak kecil saja.

“aku benar-benar tidak bisa kabur dari mu noona,baiklah aku pernah tidur dengan nya.”aku mengaku lagi-lagi taeyon noona kelihatan kaget dia membuka mulut nya saking kaget nya.

“ya ampun apa kamu tahu dia nam woohyun saat kau tidur dengan nya?” Tanya taeyon noona penasaran.

“aku tahu nama nya tapi aku tidak tahu dia keponakan bos kita.” Kataku.

“well aku tidak bisa menyalahkan mu lebih baik aku pulang,sampai besok.” Taeyon noona pergi dan melambaikan tangan nya padaku yang kubalas tak lama kemudian sosok nya pun menghilang masuk kedalam lift.

Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan tapi aku lega juga taeyon noona sudah mengetahui siapa aku sebenar nya.

[woohyun POV]

“yuri bertahanlah kau bisa berjalan?”aku membopong yuri yang sudah mabuk berat sekarang dia tidak berbicara sedikitpun dia benar-benar mabuk berat.

Ku masukan dia kemobilku akupun berlari segera masuk ke mobilku dan menghidupkan mesin mobil ku menuju kerumahku.

Selama di perjalanan yuri tidak berbicara sedikitpun dia mungkin sudah tertidur dia lelah sudah menari-nari dan minum-minum dengan gila nya bahkan akupun tidak bisa minum sambil menari-nari seperti yuri.

Setelah sampai di rumahku ku gendong dia dan membaringkan tubuh slim yuri di tempat tidur ku aku melepaskan high heels yang dia pakai.

“oppa..hiks..hiks..”tiba-tiba saja aku bisa mendengar isakan yuri apakah dia menangis?aku segera melirik kearah wajah yuri ternyata benar air mata sudah membasahi pipi nya dia kelihatan menderita sekali.

“oppa kamu boodoh!!”dia memukul-mukul tempat bantal aku segera menyeka air mata nya yang membanjiri pipi putih yuri.

“yuri kau tidak apa-apa?”aku bertanya suaraku seperti nya membuat yuri terbangun dari tidur nya dia segera bangun.

“arghh..kepalaku.”dia memegang kepala nya.

“kau pusing?kuambilkan obat untuk mu.”aku hendak bangkit dari duduk ku namun yuri menarik tanganku.

“tidak apa-apa woohyun aku baik-baik saja,aku hanya..”sebelum yuri bisa menyelesaikan kalimat nya dia terisak menangis dia menangis sejadi-jadi nya membuatku iba kupeluk dia.

“shuuss..sudah..sudah.”kubelai rambut coklat nya.

“woohyun..maafkan aku,ini sangat memalukan.”katanya dia seperti nya mencoba tertawa.

“tidak apa-apa kau mau menceritakan apa yang terjadi?”tanyaku.

Yuri hanya mengelengkan kepala nya dia terus menangis dalam pelukan ku aku bisa merasakan tubuh nya gemetaran karena menangis mungkin?

“terimakasih sudah mengantarku.”dia melepaskan pelukan ku.

“sebaik nya aku pulang.”yuri bangkit dari ranjangku.

“kau yakin?tidurlah disini ku antar kau besok pagi.”aku hanya mencoba untuk sopan bukanya aku ingin tidur dengan nya aku sama sekali tidka tertarik padanya apalagi setelah melihat bagaimana gila nya dia saat di diskotik.

“bolehkah?”katanya nya kelihatan senang mendengar penawaranku.

“tentu saja.”aku menganguk.

“kau baik sekali woohyun.”yuri kembali duduk di ranjangku.

“andai saja aku bertemu kamu lebih awal.” Tutur yuri sambil menghela napas.

“apa perbedaan nya?”kataku.

“mungkin kita bisa bersama.”kata yuri sambil membelai pipiku ku sentuh tangan yuri mata yuri menatap sayu padaku entah mengapa wajah sunggyu lah yang kulihat sekarang bukanlah yuri aku mengedipkan mataku berkali-kali apakah aku sudah gila?sunggyu tidak bersamaku sekarang tapi yuri.

“kau kenapa woohyun?matamu kelilipan?”Tanya yuri.

Aku hanya mengelengkan kepalaku dan mengucek mataku sekarang wajah sunggyu sudah menghilang dan di gantikan oleh yuri wuih..halusinasi yang aneh.

“kau akan membuat matamu terasa perih kalau di kucek begitu.” Yuri memegang tanganku dan melepaskan nya membuatku berhenti mengucek mataku.

Dia melebarkan mataku dan meniup mataku.

“bagaimana sudah tidak gatal?”Tanya nya aku mengangguk saja tangan yuri masih di kedua pipiku kami saling bertatap.

Tanpa sadar aku mencium yuri karena terbawa suasana tak kusangka yuri membalas ciumanku kami berciuman dengan nafsu nya lidahku dengan bebas nya menjelajahi mulut yuri begitupun dengan lidah yuri dengan lembut nya menggigit bibir bawahku namun aku segera melepaskan ciuman ku dan yuri aku ingat pada sunggyu.

“yuri maaf ini pasti karena aku tadi minum.”aku meminta maaf namun sepertinya yuri tidak keberatan.

“jika kau mau aku tidak keberatan.”katanya.

“tidak yuri,lebih baik kita tidak melakukan nya.”aku segera bangkit berdiri dari ranjangku dan keluar dari kamarku meninggalkan yuri yang kecewa.

[sunggyu POV]

“whoamm.”aku baru saja bangun dari tidur oh betapa tenang nya beda sekali dengan hari kemarin aku harus berlari-lari karena kesiangan.

Aku segera bangkit dari tempat tidurku dan mandi setelah selsai mandi seperti biasanya aku menyiapkan sarapanku sambil nonton tv ku hidupkan tv lalu aku mengorng telur di dapur.

“berita terbaru model terkenal bernama nam woohyun terlihat bersama dengan aktris kwon yuri”

Mendengar suara pembawa acara gossip pagi di tv yang menyebutkan nama woohyun dan yuri ku aku segera pergi berlari  melihat TV ternyata benar di layar tv aku bisa melihat foto yuri yang baru saja keluar dari rumah woohyun.

“seorang saksi mata menyatakan bahwa yuri menari-nari dengan gila nya di club di temani oleh woohyun mereka berdua lalu pulang setelah tengah malam dengan keadaan yuri yang mabuk berat.”

Lanjut pembawa acara itu entah mengapa emosiku naik tak peernah aku merasa semarah ini kemarin dia membujuk ku untuk tidur dengan nya lagi dan sekarang dia tidur bersama wanita kau memang brengsek woohyun!

Kumatikan tv aku tidak ingin melihat wajah nya besok ataupun lain kali aku benar-benar membenci nya.

Aku segera memakan sarapanku dan pergi kerja.

[woohyun POV]

“sebenarnya apa yang kalian berdua lakukan?”Tanya tanteku dia kelihatan kesal sekali.

“maafkan aku tante.”yuri meminta maaf dia sepertinya sangat menyesal.

“maafkan aku juga tante,tapi sungguh kami tidak berbuat apa-apa.”tuturku sambil menunduk tak berani melihat wajah tanteku kami berdua sanagt malu sekali.

“kalian akan syuting iklan hari ini,dengan gossip negative yang seperti ini tidak mungkin perusahaan iklan mau menyewa kalian.”tanteku marah.

“maaf tante.”kami berdua hanya bisa menunduk meminta maaf.

“sudahlah aku tidak butuh perminta maafan kalian.”tanteku member isyarat untuk pergi meninggalkan dia sendirian di kantor.

Aku dan yuri pun keluar aku berdua tidak pulang hanya saling bertatap di luar dan menghela napas.

“bodoh nya aku seharusnya aku tidak mengajakmu keluar.”yuri berkata kelihatan menyesal.

“aku benar-benar minta maaf woohyun.”yuri kelihatan sedih tatapan matanya kembali berubah seperti saat dia menangis kemarin malam.

“kau tak usah minta maaf aku juga salah.”

“lebih baik kau pulang saja dan istirahat kepalamu masih pusingkan?”aku menyarankan.

“baiklah kalau begitu sampai ketemu besok.”yuri mengecup pipiku dan pergi untuk pulang.

[sunggyu POV]

Aku berjalan menuju lift aku harap hari ini ada sesuatu yang bisa menghiburku pagiku saja sudah di mulai dengan gossip woohyun dan yuri aku benar-benar tidak mau bertemu dengan salah satu diantara mereka maupun kedua nya.

Lift terbuka aku pun hendak untuk memasuki lift namun sosok yuri sudah berdiri di depanku dia tersenyum.

“ah..tuan kim.”dia ternyata mengenalku oh tuhan kenapa kau mempertemukan ku dengan yuri aku sangat tidak menyukai nya sekarang.

“nona kwon,apa kabar?”dengan terpaksa nya aku meladeni nya walaupun aku sebenarnya tidak ingin.

“baik,senang bertemu dengan mu.”kata yuri sambil melangkah keluar dari lift.

“aku harus pergi bekerja,sampai bertemu lagi.”kataku segera masuk kedalam lift aku bisa melihat yuri mengangguk.

Fiuh…aku bisa menghindar darinya setelah pintu lift terbuka aku segera melangkah keluar betapa kaget nya aku melihat sosok woohyun yang sedang mengobrol dengan taeyon noona sepertinya dia sedang mencariku.

Aku segera menutup wajahku dengan tas ku dan berjalan miring bagaikan kepiting berharap taeyon noona atau  woohyun tidak menyadari keberadaanku.

“sunggyu!”tiba-tiba saja aku bisa mendengar suara taeyon noona memanggilku sial! Dia menyadari keberadaanku akupun menurunkan tas dari wajahku dan tersenyum kearah woohyun dan taeyon noona dengan terpaksa nya.

Taeyon noona dan woohyun segera menghampiriku. “kenapa kau bersembunyi tuan nam mencarimu katanya dia ingin mengobrol denganmu.”tutur taeyon noona.

Woohyun hanya nyegir berdiri di depan taeyon noona ingin seklai kupukul wajah tampan nya dengan keras.

“begitu yah…apa yang ingin kau bicarakan?”tanyaku ketus sambil berjalan menuju mejaku menyimpan tasku.

“maaf soal yuri aku ben..”sebelum woohyun menyelesaikan kalimatnya kututup mulut nya apa dia sudah gila?! Ingin membahas tentang hubunganku dengan dia di depan teman-teman kerjaku.

Taeyon noona hanya melihat kearah kami aneh. “woohyun lebih baik kita bicara di kantin.”aku menyeretnya ke kantin meninggalkan taeyon noona dengan seribu pertnyaan yang seperti nya dia ingin tanyakan padaku.

“kau sudah gila! Aku bilang jangan pernah datang ke kantorku.”aku marah sekali padanya.

“maaf,aku benar-benar merindukan mu sunggyu.”napas hangat woohyun mengelitik leherku.

“kau ini! Bukanya kau sudah punya yuri pergilah padanya tiduri dia sampai dia pingsan.”cibirku.

“apa kau cemburu?”Tanya dia menyipitkan matanya.

“tidak kenapa harus!”aku cemberut.

“sebaiknya kau jangan keras kepala sunggyu kau rugi nanti.”woohyun mengacak-ngacak rambutku.

“hah? rugi?aku tidak pernah merasa rugi kehilangan kau.”kataku.

“kau yakin?”Tanya nya menggoda.

“ya tentu saja.”aku jawab dia dengan nada yang seyakin mungkin tidak ingin ku berikan kesan bahwa aku mengharapkan nya sedikitpun.

“baiklah kita lihat saja nanti.”woohyun seakan menantangku dia pegi meninggalkanku sendirian di café aku bisa melihat sosok jangkung nya menghilang di balik tembok.

“arrgghhh.”ku acak-acak rambutku dengan gila nya aku benar-benar akan menjadi gila karna nya benar-benar gila!!

Tak kusadari semua orang menatapku sengan tatapan aneh sekali lagi aku dianggap oleh orang gila karena wooohyun.

“jadi kau yang bernama kim sunggyu.” Nyonya minyoung menatap kearahku aku merasa sangat terintimidasi karena dia adalah bos pemilik perusahaan dimana aku bekerja sekarang.

“aku sangat menyukai pekerjaan mu begitu rapih dan menarik.”puji nya membuatku melayang kelangit ketujuh.

“terimakasih nyonya nam.” Aku tersenyum.

“ngomong-ngomong kamu kan yang membuat sketsa untuk iklan minuman berenergi terbaru kita.” Dia bertanya sambil menyimpan selembaran iklanku.

“iya benar nyonya.”aku mengiyakan.

“bagus,aku ingin kau mengawasi di lokasi syuting iklan aku ingin adengan iklan nya terlihat bagus dan persis seperti di sketsamu.”

Aku tidak percaya apa yang dikatang oleh nyonya minyoung jadi aku harus menghabiskan seharian bersama di lokasi syuting dan bertemu dengan yuri dan woohyun?! Betapa kejam tuhan membiarkanku bertemu dengan si brengsek itu.

“tapi nyonya apakah aku harus?”tanyaku mencoba protes.

“kenapa sunggyu bukankah seharusnya kau senang bekerja dengan temanmu.”katanya membuatku bingung siapa temanku apakah taeyon noona juga aka nada di lokasi syuting?

“kau dan woohyun keponakan ku teman bukan?”Tanya nya.

Oh ternyata si brengsek itu mengaku-ngaku menjadi temanku dasar kurang ajar sejak kapan aku menjadi teman nya kami bahkan tidak pernah mengobrol dengan akrab nya kecuali..saat malam itu kugeleng-gelengkan kepalaku tak ingin mengingat malam yang kuhabiskan bersama woohyun.

“tuan kim kau tak apa-apa?”suara nyonya minyoung membuatku sadar dari lamunan ku.

“tidak nyonya baiklah saya akan berada di lokasi syuting setiap saat.”kataku.

“bagus kalau begitu,kau boleh pergi sekarang.”

Aku segera meninggalkan ruangan nyonya minyoung.

[woohyun POV]

Pagi-pagi sekali aku sudah ada di lokasi syuting semua orang sibuk mempersiapkan set untuk syuting nanti kebetulan kami akan syuting di pantai hari ini.

‘aku pasti bisa!’ aku menyemangati diriku sendiri aku memang agak gugup ini pertama kali nya kau akan masuk tv aku tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini.

Kulihat yuri sudah berpakaian bikini memamerkan tubuh sexy nya dia tersenyum padaku dan melambaikan tangan nya aku hanya tersenyum kenapa pula aku harus bertemu dengan nya lebih baik ak bertemu dengan sunggyu.

“tuan nam apakah anda ingin mengganti baju anda sekrang.” Seorang coordi.

“oh boleh”kataku aku segera pergi keruang ganti untuk berganti pakaian.

[sunggyu POV]

oh bagus sekali pantai,aku sangat membenci pantai selain udara panas,air asin nya pun selalu berhasil membuat kulitku gatal-gatal akupun tidak suka suara ombak yang sangat berisik.

“kau kenapa sunggyu?”taeyon noona sepertinya menyadari expressi BT ku.

“sudahlah nikmati saja dari pada kita harus diam di kantor seharian.”taeyon noona memang selalu dapat melihat sesuatu dari sisi baik nya hah betapa jealous nya aku andaikan saja aku bisa seprti taeyon noona sedikit saja.

“iya noona aku tahu.”akupun duduk di bangku yang sudah di sediakan oleh kru.

Baru saja aku duduk dan hendak melepaskan topiku kulihat sosok woohyun baru keluar kulit coklat nya terlihat bersinar di bawah sinar matahari dia hanya memakai celana pendek menunjukan perut six pack dan lengan berotot nya dia terlihat sedang merapikan rambut nya semua kru wanita di lokasi syuting pasti melirik kearah nya seakan dia adalah barang yang di pajang di etalase toko.

“waww..tuan nam benar-benar mempesona kau beruntung sekali pernah tidur dengan nya.”taeyon noona menggodaku.

“noona! Kalau kau ingin woohyun pergi saja sana goda dia.”kataku sambil cemberut.

“hahaha sunggyu kau benar-benar menyukai tuan nam.”sekarang taeyon noona tertawa.

“aku tidak menyukai dia.”aku bersih keras.

[woohyun POV]

Sudah waktu nya bagiku untuk berakting scenario di mulai dengan aku harus berlari dengan cepat nya menolong yuri yang akan tenggelam aku nervous sekali apalagi setiap sutradara mulai mengoreksi setiap langkah ku yang salah.

“action!” aku bisa mendengar sutdara berteriak aku segera berlari kamera mulai mengikuti dari sisiku dan seteelah melakukan bebrapa kesalahan aku akhir nya berhasil mendapat scene yang bagus sudah waktu nya kau beristirahat karena mereka akan mensyuting bagian yuri.

“kerja yang bagus.”aku bisa mendengar suara sunggyu aku menoleh betapa bahagianya aku mendapati dia disini.

“sedang apa kau disini?”tanyaku bukankah kau senang dia di sini tapi kenapa aku bertanya seakan aku tidak ingin dia ada disini.

“tante mu menyuruhku untuk ada disini memastikan kamu tidak mengacaukan iklan nya.”tutur sunggyu.

“aku bukan anak kecil sunggyu sebaik nya kau pulang.”saat aku berkata seperti itu ingin sekali aku memukul mulutku sendiri.

“baiklah kalau itu mau mu.”aku bisa melihat sunggyu mulai melangkah menjauh.

“tunggu!”aku menarik tangan nya.

“maafkan aku,baiklah kau bisa tinggal disini.” Sunggyu menghela napas nya dan duduk di sampingku.

“ngomong-ngomong maaf aku sudah datang ke kantor mu,sebenar nya aku hanya ingin minta maaf soal yuri.” Kataku.

“yah tidak apa-apa lagi pula kitakan hanya one night stand bukan berarti kau pacar aku kan?”

Entah mengapa saat sunggyu berkata seperti itu emosi ku meluap ingin sekali aku marah padanya tidak pernah aku merasa sekesal ini pada seseorang.

“yah aku bukan pacar nya jadi kau bisa tidur dengan seniormu itu,kim taeyon iyakan?”

Aku segera beranjak dari duduk ku kesal sunggyu hanya menatapku dia kelihatan nya kaget.

“fuck!fuck!fuck!”aku membantingkan skrip ku kemeja cermin bodoh sekali aku menghancurkan momen ku untuk berbicara serius dengan sunggyu kenapa aku menjadi sebodoh ini! Aku mencoba menenangkan diriku sendiri aku harus tenang.

Oh tuhan sunggyu pasti sudah membenciku sekarang aku memang brengsek.

“tuan nam sudah saat anda kembali kelokasi syuting seorang cordi mengingatkan ku aku hanya mengangguk dan keluar dari ruang gantiku.

[sunggyu POV]

Woohyun berlari menyelamatkan yuri yang tenggelam betapa romantis nya bagaikan romeo dan Juliet orang-orang mulai berbisik bahwa mereka pasangan yang serasi yuri cantik dan woohyun tampan ya..ya..ya aku mengerti.

Aku bahkan merasa iklan ini berubah menjadi drama percintaan bukanlah iklan minuman berenergi yang seharus nya aku bahkan sudah bilang ke produser untuk tidak mengubah konteks yang ada di sketsa aku namun pak sutradara masih saja kukuh dia bilang agar iklan nya laku di tonton karena yuri dan woohyun sedang gencar-gencar nya di gosipkan pacaraan jadi tidak aneh kalau mereka harus berakting mesra untuk menambah kepopuleran iklan yang di sutradarai nya itu.

“baiklah woohyun sekarang kau harus mencium nya.” Mendengar instruksi sutradara semua orang termasuk yuri dan woohyun kaget.

“tapi pak sutradara di skrip tidak ada adengan bahwa aku harus mencium yuri.”woohyun protes.

Aku ingin sekali memprotes juga namun percuma tetap semua saranku sutradara itu acuhkan sepertinya dia tidak peduli padaku.

“woohyun kau bukan anak kecilkan,lagipula ini bukan ciuman pertama kalian.”pak sutradara memberi alasan.

Woohyun melirik kearah yuri,yuri hanya mengangguk saja setuju dasar!kalau kalian saling suka tak usah protes saja! Runtuk ku dalam hati.

“kenapa sunggyu kau sudah mulai berperilaku seperti pacar yang cemburu.”goda taeyon noona.

“memang aku cemburu!” aku kelepasan segera kututup mulutku dan pergi dari hadapan taeyon noona oh sial kenapa juga aku harus kelepasan kalau woohyun mendengar itu pasti dia berjingkrak-jingkrak bahagia.

Ku hela napasku sedalam-dalam mencoba menenangkan emosiku kulihat laut yang begitu biru terpapar di hadapanku setidak nya aku menyukai warna biru laut dipikir-pikir pantai tidak jelek juga aku suka sekali pemandangan yang ada disini lalu angin nya juga sekarang bertiup dengan kencang menghilangkan rasa gerahku.

Apakah woohyun juga seperti pantai bagiku? Aku membenci woohyun karena dia itu brengsek selalu saja menggodaku pikiran nya kotor yang dia inginkan hanyalah sex tapi jika ku pikir-pikir kembali saat pertama kita bertemu dan bercinta dia sangat lembut sekali dan sexy dia selalu tahu bagaimana cara membuatku terkulai lemas.

Dia berbeda dari lelaki yang ku tiduri selama ini dia memintaku untuk menelpon nya kembali dia ingin terus berhubungan denganku padahal biasanya setelah one night stand mereka tidak pernah menelponku lagi walaupun aku meninggalkan nomor teleponku oleh sebab itu aku tidak meninggalkan nomor telepon ku untuk nya  itu sudah menjadi kebiasaanku.

Tapi dengan woohyun semua nya aneh aku selalu merasa lemas dan nervous setiap berada di dekat nya dan apabila dia sudah mendekati aku selalu saja cemas perasaanku menjadi kacau yang bisa aku expressikan hanya marah aku marah karena aku gugup bukan karena aku membenci nya.

Mungkinkah aku mencintai nya?

[woohyun POV]

“kau menyelamatkanku terimakasih.”yuri mulai berakting.

“sama-sama nona lain kali berhati-hatilah berenang di pantai.” Aku tersenyum dengan percaya dirinya.

Aku bisa melihat kamera terus mendekat kearah wajah kami berdua itu tanda aku harus segera mencium yuri.

Yuri mulai menutup matanya kudekatkan wajahku kewajah yuri dengan pelan nya wajah kami semakin mendekat,mendekat dan terus mendekat sampai akhirnya aku bisa meraskan tanganku di tarik.

“apa-apaan ini?!”aku hendak marah namun saat kulihat sosok sunggyu yang menarik ku hatiku luluh aku mengikuti keinginan nya untuk pergi.

“sunggyu kau membawa woohyun kemana?!”  pak sutradara marah kepada sunggyu namun seperti nya sunggyu tidak menghiraukan nya kami terus berlari dan berlari sejauh mungkin dari lokasi syuting entah kemana sunggyu akan membawaku sampai akhirnya kami berhenti di dekat sebuah gua di bawah karang besar.

“hah..hah..hah.”sunggyu terengah-engah lelah berlari.

“kau sudah gila sunggyu?!”aku membentak padanya.

“yah woohyun aku gila,aku gila karena mu.”sunggyu berkata.

Aku tidak percaya dengan apa yang dia katakan dia tidak benar-benar gila kan?

“sunggyu apa aku tidak salah dengar?”

Sunggyu berbalik padaku dia tiba-tiba saja menciumku.

Aku sangat kaget sekali sehingga aku tidak membalas ciuman nya sampai akhirnya beberapa menit dia melepaskan ciuman nya.

“aku mencintaimu woohyun.”katanya dia terisak menangis.

“sunggyu..”aku segera memeluk nya betapa leganya aku mendengar bahwa dia mencintaiku aku senang sekali aku bisa merasakan jantungku berdebar dengan kencang.

“aku juga sunggyu..aku mencintaimu,aku baru menyadarinya.” Sunggyu melepaskan pelukan ku.

“benarkah?!aku kira kau mencintaiku dari pertama kita bertemu.” Sunggyu cemberut.

“oh ayolah jangan rusak moment ini.”

Mendengar perkataan ku sunggyu tertawa.

“baiklah ku berin kau 1 kesempatan.”dia kembali menciumku.

Tangan sunggyu dengan lincah nya meraba rambutku sedangkan tanganku kulingkarkan di pingang slim sunggyu kami berciuman dengan penuh nafsu lidah kami berdua bermain-main di dalam mulutku saling mengalahkan aku bisa merasakan temperature tubuh kami naik berbagi kehangatan satu sama lain kusedot bibir sunggyu dengan keras membuat nya mendesah kecil ku gigit bibir bawah nya dengan gemas dan melanjutkan ciuman kami dengan mesra nya kupeluk tubuh sunggyu betapa bahagia nya aku bisa merasakan tubuh indah sunggyu untuk yang kedua kali nya.

“woo..hyun..”dia mencoba memanggil namaku di tengah ciuman kami. “apa sayang?”kubisikan kata-kata itu di telinga nya membuat nya meringis.

“aku..ingin kamu.”katanya.

“kau yakin?”tanyaku menggodanya.

“hmm..yakin sekali.”dia menjawab aku bisa merasakan sesuatu menganjal dianta kami mungkinkah sunggyu benar-benar terangsang sehingga ‘adik’ nya berdiri seperti ini.

“baiklah kalau begitu.” Aku mencium nya kembali kuangkat tubuh sunggyu kami berdua masuk ke gua di bawah karang besar itu.

Kubaringkan sunggyu diatas pasir putih yang menjadi alas gua itu kuciumi leher dan dada sunggyu dengan liar nya membuat sungyu mendesah dan sesekali mengeliat.

Tanganku dengan lincah mulai menulusuri setiap lekuk tubuh slim sunggyu sampai akhirnya berhenti di ‘adik’ nya.

“wwoohyun jangan..”desah nya perlakuan dan perkataan nya tidak cocok sekali.

“kau lucu sekali sunggyu.”ku gigit daun telinga sunggyu dan kucium kembali leher nya tanganku masih anteng memegang ‘adik’ sunggyu yang sudah hard on dan mulai mengeluarkan precum.

Aku terus menyentuh ‘adik’ sunggyu keatas dan kebawah membuat sunggyu mendesah tak karuan dia mengengam bahuku dengan keras aku bisa melihat dia menikmatinya.

“sunggyu aku mencintaimu.”bisik ku.

Kucium bibir merah sunggyu yang sudah mulai kering aku tidak pernah bosan mencium nya bagiku bibir sunggyu bagaikan obat yang tidak bisa kutolak dia adalah canduku.

“woohyun cepat masukan.”suruh nya tak sabaran dia memang penuntut.

“sabar,aku tidak ingin menyakitimu.”kataku.

“tapi ‘adik’mu sudah sempit disana kan?”sunggyu meraba daerah tersensitiveku.

Nafsuku padanya semakin besar saja dengan kasar nya ku buka celana sunggyu tubuh sunggyu sekarang hanya di tutupi oleh sehelai kaos saja.

Kumasukan jariku ke anus sunggyu mengerakkan nya perlahan padahal aku sudah tidak kuat ‘adik’ku sendiri sudah meronta-ronta ingin masuk kelobang sunggyu namun kutahan aku tidak ingin menyakiti nya.

“oh wwohyun yeah.. leb..ih dalam.”sunggyu memeluk ku erat kumasukan 2 jariku yang lain dengan mudah ya 3 jariku masuk ke anus sunggyu sepertinya lubang sunggyu sudah melonggar.

Aku segera melepaskan celanaku mengexpose ‘adik’ku yang sudah keras dia sudah siap untuk masuk kelubang sunggyu,sunggyu hanya tersenyum melihat ‘adik’ku.

Kumasukan adik ku kelubang sunggyu.

“arghh..pelan.”aku bisa mendengar sunggyi mengerang ku pengang tangan nya erat kuciumi leher nya dengan perlahan aku mulai bergerak membuat sunggyu meremas tanganku aku tahu dia kesakitan karena kami tidak memakai lotion namun nafsu ini sudah membara tak bisa kutahan lagi.

Aku terus mendorong adik ku masuk kelubang sunggyu lama-kelmaan ritme nya semkain cepat dan cepat membuat desahan demi desahan kelur dari mulut sunggyu membuatku puas.

Kuhisap nipple sunggyu dengan keras kutinggalkan kissmark di beberapa bagian tubuh nya menandakan bawah dia miliku.

“woohyun aku..ti..dak ta..han lagi.”sunggyu mencoba berbicara di tengah desahan nya.

Kuremas ‘adik ‘ sunggyu sampai akhirnya dia mencapai klimaks hampir berbarengan denganku cairan sperma ku memuncrat mengotori lubang sunggy dan pasir sebagian mengotori dada sunggyu.

Kucium kening sunggyu dan bibirnya lalu aku berbaring di samping nya sunggyu berbaring di dadaku masih terengah-engah karena lelah.

“apa yang harus kita katakan pada mereka saat kita pulang nanti?”Tanya sunggyu mengingatkan ku bahwa kami berdua kabur dari lokasi syuting.

“bilang saja kita sudah berhubungan sex.”aku tertawa.

“kau gila! Bilang saja kita tersesat.”sunggyu memberi inisiatif.

“ya.. kita tersesat dalam permainan cinta.” Aku mencium kembali bibir sunggyu.

Aku selalu tahu ada nafsu yang membara diantara kami berdua sunggyu dan aku di takdirkan untuk bersama.

~THE END~

Penulis:

Nothing special about me im just a women who have alot of free time

2 thoughts on “Burning Passion PART 2

  1. hihihhi…
    Part 1 sunggyu polos, tp di part ini sunggyu berubah jdi liar, meskipun ga seliar woohyun se..😀
    Sunggyu lucu bgt klo cemburu,heehe😀
    Akhirnya, terucap juga kalimat sakral, jdinya mreka bersatu deh..
    Conggratss..!!

    Keep writing ya chingu..
    Dtggu ya krya2 ff mu yag lainnya..
    Fighting..!!🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s